Aku Bukan Masa Lalu Mu

Aku Bukan Masa Lalu Mu
Doa Tulus Seorang Suami Yang Tulus


__ADS_3

Brakk.


Jino membuka kasar toilet wanita dan tubuhnya bergetar hebat saat melihat istrinya duduk bersandar di dinding toilet dengan darah keluar dari sela-sela pahanya.


"Sa-sayang," panggil Jino gemetar seolah merasakan Dejavu teringat kembali masa lalunya bersama dengan Melisa.


Celine menoleh menatap lemah suaminya. Matanya bengkak dan memerah karena menangis, wajahnya pucat pasi.


"Mas, a-anak kita," lirih Celine dengan suara serak dan terbata-bata.


Jino terdiam, pria itu benar-benar merasa ketakutan. Bayangan masa lalunya saat Melisa pendarahan terlintas dalam benaknya. Masih terekam jelas bagaimana dulu Melisa meninggal karena pendarahan.


Hah.


Hah.


Nafas Jino tidak beraturan, pria itu mengalami sesak nafas.  Dia ambruk ke lantai toilet, satu sisi Jino ingin menolong Celine, namun di sisi lain dirinya tak memiliki tenaga untuk bangkit berdiri.


Tubuhnya terasa lemas tak berdaya.


"Mas … hiks … sakit!" lirih Celine parau.


"Mas Jino, sakit … hiks." Suara Melisa terdengar jelas di telinganya. Seolah suara Celine dan Melisa saling bersahut-sahutan membuat Jino merasa pusing.


"Ahhkkk!" teriak Jino memukul kepalanya keras berusaha mengusir suara Melisa di kepalanya. 


Celine menangis melihat Jino yang tampak kesakitan dan trauma nya kambuh. 


"Mas," panggil Celine parau hingga tak sadarkan diri lagi karena tubuhnya melemah sebab darah tak berhenti mengalir dari sela-sela pahanya.


Seolah waktu berhenti sejenak, sang suami sedang berjuang dengan trauma nya, kesakitan batin yang ia rasakan membuat pria tampan itu merasa sangat lemah tak berdaya.

__ADS_1


Sedangkan sang istri jatuh pingsan karena pendarahan. Tetesan air mata keduanya dapat menyiratkan seberapa besar rasa sakit yang dirasakan keduanya. 


Tidak ada yang ingin musibah ini terjadi.


Jino pun tak ingin lemah, dia berusaha keluar dari lingkaran trauma masa lalunya.


Luka karena kehilangan seseorang yang dicintai tidak akan pernah bisa sembuh. Hanya orang-orang yang merasakan kehilangan pasti paham betul apa yang Jino rasakan.


"Seiring berjalannya waktu pasti akan sembuh dengan sendirinya." Begitulah yang dikatakan orang-orang pada orang yang merasa kehilangan.


Salah besar! Faktanya kalimat itu hanyalah teori saja. 


"Ahh …" Jino memukul dadanya yang terasa sesak karena tak mampu bernafas dengan benar. 


Air matanya mengalir deras melihat sang istri terkapar tak berdaya di lantai dengan darah yang berlinang.


"Tuhan, aku tidak ingin kehilangan lagi! Tolong istriku … aku rela mati demi istriku, tapi tidak bisa hidup lagi tanpa Istriku!" 


Jino berdoa dalam hati berusaha kuat kembali.


Begitu Pula dengan Celine.


"Ahh … tolong menantu dan anakku?!" jerit Margaret histeris membuat sekuriti itu segera membantu keduanya.


Perlahan kesadaran Jino menghilang, mata yang tadinya terbuka perlahan tertutup. Suara tangis Margaret samar-samar terdengar di telinga Jino.


Tuhan, tolong dengarkan doa ku yang penuh dengan dosa ini.


Tolong selamatkan istri dan anakku. 


Jangan pisahkan lagi diriku dan mereka.

__ADS_1


Cukup sekali Engkau pisahkan aku dengan anak dan istriku.


Tuhan, aku berjanji akan menjaga mereka dengan baik nantinya.


Bila doa ku sebagai sosok pendosa enggan untuk Kau kabulkan.


Maka dengarkanlah doa ku sebagai sosok suami yang begitu tulus mencintai istri juga anaknya.


Jino terus berdoa dalam hati meski kesadaran nya perlahan menghilang. Pria tampan itu tidak lagi mampu bertahan hidup bila tidak ada istri juga anaknya.


*


*


"Ada apa ini, Ma?" tanya Junior yang baru datang ikut berlari mengikuti langkah para sekuriti.


"Mama tidak tahu, Pa! Ya Tuhan … Celine menantuku, Jino anakku!" 


Margaret menangis sesegukan. Untuk pertama kalinya dia memanggil Celine dengan nama. Namun, sayang nya Celine tidak mendengarnya.


Andai Celine sadar, pastilah dia merasa bahagia sebab mertua tercintanya itu tak lagi memanggilnya Missqueen.


*


*


Author mewek nulis part ini. Mereka benar-benar couple paling sweet namun sad yang pernah author tulis 😭😭


Ayo komentar yang banyak, berdoa berjamaah di kolom komentar semoga anak Celine dan Celine tidak meninggal.


Bersambung.

__ADS_1


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏


__ADS_2