
Pukul 05.00 wib terdengar suara Alarm dari sebuah kamar kost yang di dalamnya terdapat seorang gadis yang bernama Arini Sasmitha. Sayu-sayu matanya yang terpejam dipaksanya untuk bangun dari kasur nan empuk dan sederhana itu. Terdengar suara adzan berkumandang menambah suasana pagi yang amat tentram baginya segera diraihnya handuk lalu bergegas masuk ke dalam kamar mandi. 15 menit kemudian akhirnya ritual mandi Arini selesai, ia segera mengenakan baju seragam sekolah dan langsung melaksanakan sholat subuh.
Setelah selesai bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah Arini tak lupa mempersiapkan pakaian yang akan di bawanya pulang, ya hari ini Arini memang ingin pulkam karena Minggu depan ia akan melaksanakan Ujian Nasional Arini berniat ingin meminta maaf serta mencuci kaki kedua orang tuanya, itu memang sudah menjadi kebutuhan bagi Arini setiap kali akan melakukan sesuatu yang dianggap nya sangat berarti seperti akan melaksanakan ujian apapun ia selalu meminta izin dari kedua orang tuanya terlebih dahulu.
Arini menyusuri Gang menuju ke sekolah nya, Arini memang sengaja mencari kost-kostan yang dekat dengan sekolah nya supaya ia bisa hemat waktu dan dan duit juga😂. Tak butuh waktu lama Arini kini telah sampai di gerbang belakang sekolah, dilihatnya ke sekeliling tidak begitu ramai yang datang ke sekolah hari sabtu karena memang tidak diwajibkan sekolah kecuali mereka yang sedang ada ujian praktek. Arini sengaja kesekolah karena ia ingin bertemu dengan sahabat nya yang bernama Miftah Syahidah Arini berniat ingin meminta tolong Sahabatnya itu untuk mengantarkan nya ke loket Travel. Di susurinya lorong sekolah sambil melirik dan mencari-cari keberadaan sahabatnya itu. Lalu tiba-tiba "Woy Arini!!" suara yang tak asing di telinga Arini ya benar saja ternyata suara itu milik sahabat nya sendiri Mifta. "Eh kamu kemana aja aku udah dari tadi nyariin loh?" tanya Arini. "Maaf ya aku telat bangun😁 soalnya tadi malam lagi asyik nonton film India jadi lupa waktu hehehehe" Kata Miftah cengengesan. "Ya udah gak papa, eh nanti habis praktiknya anterin aku ke loket ya" Dengan wajah datarnya. "Loh kok tiba-tiba pulang Rin?" tanya Mifta.
"Iya ni aku udah rindu sama mamak bapakku di kampung udah lama juga aku ga pulang, kemaren pas UAS aku ga sempet pulkam mif" mendengar alasan sahabatnya itu Mifta pun meng iyakan Arini.
__ADS_1
Mereka berdua pun berjalan menuju Aula tempat ujian Praktik yang akan dilaksanakan Mifta, karena sewaktu kelas mereka ujian Mifta tidak hadir makanya ia digabung dengan kelas lain, walaupun begitu Arini selalu berada di dekat Mifta untuk sekedar memberikan semangat untuk sahabat cantiknya itu. Mifta adalah wanita yang sangat cantik bahkan sangat populer disekolah karena kecantikannya, tidak sedikit pria yang berebut untuk mendapatkan hatinya, Arini dan Mifta memiliki sifat yang sama tidak mudah jatuh cinta, tetapi jika sudah cinta mereka akan memberikan yang terbaik untuk pasangan nya namun entah karma apa sehingga kekasih yang mereka dambakan dengan mudah pergi begitu saja sekedar mampir lalu setelah menemukan yang baru maka akan lupa dengan Arini dan Mifta.
Sesampainya di depan Aula mereka langsung masuk karena ujian seni budaya nya sudah mulai, Kebetulan Mifta mendapatkan nomor undian yang dekat, setelah melaksanakan Ujian Arini dan Mifta pun meninggalkan Sekolah menggunakan sepeda motor milik Mifta.
Di perjalanan Mifta memulai perbincangan " Rin mau balik ke kost dulu apa langsung ke loket nih?" " Oh langsung aja Mif, aku udah bawa pakaian kok di ranselku" " Oh okeoke kalo gitu, kita sarapan dulu yuk Rin laper nii?" ajak Mifta dengan nada yang sedikit memohon. " Iya cari yang dipinggir jalan aja Mif" "Oke Bosquu" Mifta pun membelokan motornya di depan warung lontong di pinggir jalan dan mereka segera masuk untuk sarapan setelah sarapan kedua gadis itupun melaju menuju loket travel.
"Kamu hati-hati yah nanti kalo udah Sampek kabari loh!" "Iya bawel, nanti begitu Sampek kamu orang pertama yang aku kabari" kata Arini sambil tersenyum sok imutnya. Lalu Arini masuk ke dalam mobil travel dan Mifta hanya memperhatikan kepergian sahabatnya itu, sampai mobil yang dinaiki oleh Arini tak terlihat lagi, barulah Mifta beranjak dan meninggalkan loket tersebut.
__ADS_1
.
.
.
.
__ADS_1
Maaf jika kata-kata dan tulisan didalam novelnya masih acak-acakan ya reader, maklum Author baru belajar buat novel nih😁🙏 semoga suka dan terhibur🥰 Ditunggu kritik dan sarannya.