AKU MENCINTAIMU, BIARLAH ALLAH SAJA YANG AKAN MENJAWABNYA

AKU MENCINTAIMU, BIARLAH ALLAH SAJA YANG AKAN MENJAWABNYA
BAB 13


__ADS_3

"**Kenalin om Tante saya Adi Nugroho temen Arini, ini papa sama Mama saya" Adi memperkenalkan diri "Oh iya nak Adi" jawab Rahmat bapak Arini. "Kalo boleh saya mau izin untuk foto keluarga tapi dengan Arini juga Om? apakah boleh?" Adi meminta izin kepada bapak Arini yang membuat Arini dan Mifta terkejut "Oo ya gapapa Di, tanya ke orang nya aja, mau atau tidak" jawab bapak Arini sambil memandang putrinya itu. Sontak Arini langsung membelalakkan matanya, "Gimana Rin kamu mau?" tanya Adi pada Arini " Ahh ii..ya Di bo..Leh" jawab Arini terbata-bata.

__ADS_1


Setelah melakukan foto bersama orang tua Adi pamit terlebih dahulu, tinggallah Adi bersama Arini juga bapak dan mamaknya, Sahabatnya itu pun sudah pulang, karena akan pulkam untuk menjenguk kakeknya di Sumbar yang sedang sakit. "Oh iya om sama Tante mau pulang? biar Adi aja yang Anter ya?" Adi membuka suara "Ahh ga usah Di nanti kami naik taksi online aja" Arini yang menjawab karena ia sudah merasa tidak enak dengan teman lelakinya itu. Biar gimana pun Arini tidak enak karena belom bisa membalas perasaannya.

__ADS_1


"Ayolah Rin sekali-kali, lagian aku memang sengaja belum pulang karena ingin mengantarkan mu" jawab Adi, Arini hanya pasrah, karena ia tau bagaimana lelaki yang dihadapannya itu adalah pria yang tidak mudah menyerah. Mereka pun berjalan ke parkiran lalu melaju ke rumah bibi Arini, sesampainya di rumah bibi Arini kedua orang tua nya langsung turun dan menawarkan Adi untuk singgah tentu saja Adi akan menerima tawaran itu karena ia sangat ingin menghabiskan waktu bersama wanita pujaannya itu karena sebulan lagi Adi akan kuliah di luar kota.

__ADS_1


Arini keluar dengan membawa minuman beserta cemilan yang baru saja di ambilnya dari dalam dan duduk di kursi sebelah Adi. "Rin kamu rencananya mau kuliah dimana?" tanya Adi yang membuat Arini bingung karena ia sendiri tak tahu apakah ia bisa kuliah atau tidak, karena sebelumnya Arini mendapatkan undangan kuliah dari Universitas terbaik di Bandung namun karena kedua orang tuanya sudah tak sanggup lagi membiayai dengan terpaksa ia menolak tawaran itu. "Hmm aku belum tahu Di, mungkin nanti aku bakalan kuliah disini aja, sambil kerja biar bisa biayain sendiri dan ga menambah beban apalagi merepotkan kedua orang tua ku lagi" jawab Arini. Adi tambah kagum mendengar jawaban Wanita yang sangat ia sayangi itu, "selain mandiri ternyata ia juga sangat berbakti pada orang tuanya, sampai-sampai tidak ingin membebani biaya kuliahnya" gumam Adi dalam hati.

__ADS_1


Cukup lama mereka saling berbincang dengan diselingi candaan dan tawa. " Nanti kalo aku udah jauh aku bakal rindu banget sama kamu Rin" "Aku juga pasti rindu juga lah Di, tapi kamu janji yah kalo dapat temen baru jangan lupa sama aku" kata Arini sambil menyodorkan jari kelingking nya, Adi pun mengaitkan jari kelingking nya dengan Arini "Iya janji sayang" jawab Adi "Ih kamu apaan sih?" "Ya ga papa dong, kan ga ada yang marah kamu aja masih jomblo" balas Adi sambil mencubit gemas pipi Arini. Adi pamit pulang karena hari sudah mulai sore. Tanpa minta izin Arini Adi langsung memeluk Arini seolah-olah mereka akan berpisah hari itu juga😆**

__ADS_1


__ADS_2