AKU MENCINTAIMU, BIARLAH ALLAH SAJA YANG AKAN MENJAWABNYA

AKU MENCINTAIMU, BIARLAH ALLAH SAJA YANG AKAN MENJAWABNYA
BAB 16


__ADS_3

**Arini terlelap cukup lama, sampai\-sampai ia terbangun dari tidurnya karena mendengar suara adzan. Arini mengira Adzan itu adalah adzan magrib, lalu diraih ponselnya dan pergi ke kamarnya untuk mandi dan menunaikan sholat, sehabis mandi Arini melihat jam di samping nakasnya mata Arini spontan langsung terbelalak saat melihat pukul 05.30 wib yang mengingat kan bahwa yang membangun nya dari tidur tadi adalah adzan subuh, Arini menepuk jidatnya sendiri. "Astaghfirullah bisa\-bisa nya aku ketiduran sampai subuh, di depan tv lagi" gumam Arini sambil mengenakan mukenah untuk sholat subuh.


Setelah sholat Arini bersiap-siap karena pagi ini ia akan pulkam dan hatinya pun mulai semakin tak sabar karena ia akan bertemu dengan sang pujaan hati. Ceklek (suara pintu terbuka dan tertutup) tampaklah wujud Arini yang sudah rapi dengan balutan kemeja dan rok panjang beserta jilbabnya. Sambil berjalan menghampiri orang tua dan bibi beserta paman nya Arini bertanya "Mak, tadi malam aku kok gak di bangunin?" "Ya Allah Rin kalo bisa ngomong sendiri lidah mamak ni, udah dibilangnya capek kali dia bangunin mu" jawab nur dengan wajah datarnya.


"Masak iya Mak?" tanya Arini masih tak percaya, karena ia merasa bahwa mereka tak ada yang membangunkannya dari tidur. "Tanya bapakmu, bibimu dan pamanmu juga, terakhir mamak suruh pindah ke kamar koe cuma jawab hmm doang, ydh mamak tinggal tidurlah" jelas Nur pada anak gadisnya itu. "Hehehe iya deh Mak maap, mungkin Arini kecapean" balas Arini sambil cengengesan.

__ADS_1


Usai sarapan bersama, akhirnya travel yang akan mereka tumpangi sudah datang menjemput di depan rumah, Arini dan bapaknya serta di bantu pamannya segera menaiki barang-barang dan koper yang akan di bawa pulang. Selesai memasukkan barang-barang Arini beserta kedua orang tuanya pamit kepada bibi dan pamannya, dan tak lama travel mereka sudah melaju meninggalkan kota Pekanbaru.


Perjalanan dari kota Pekanbaru memakan waktu 2 jam tergantung supir yang membawanya sih.


akhirnya Arini dan kedua orang tuanya sudah sampai dan adiknya Yanti sudah menunggu di depan rumah untuk menyambut orang tua dan kakaknya itu. Mobil pun sudah berhenti Arini dan bapaknya langsung menurunkan barang, sedangkan Yanti langsung memeluk mamaknya. "Eh dek bantuin dong, nih malah langsung peluk-peluk mamak" gerutu Arini " kan kakak udah gede" jawab Yanti "dasarr kamu, adek durhaka tau" Arini kembali menjawab kata-kata adiknya itu "Iya-iya kakak kuh yang paling bawel, adek bantuin " akhirnya Yanti dengan terpaksa membantu sang kakak karena biar bagaimanapun Arini adalah kakak satu-satunya dirumah karena kedua saudara mereka tingganya jauh.

__ADS_1


.


.


.

__ADS_1


.


maaf author agak lama update nya reader🙏 kalo ada kritik dan saran tulis aja di kolom komentar terima kasih😊😘**


__ADS_2