AKU MENCINTAIMU, BIARLAH ALLAH SAJA YANG AKAN MENJAWABNYA

AKU MENCINTAIMU, BIARLAH ALLAH SAJA YANG AKAN MENJAWABNYA
BAB 14


__ADS_3

**Setelah Adi pamit pulang Arini langsung masuk dan merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur yang empuk tapi tak begitu besar. Diingatnya tadi ia akan menelpon seseorang, lalu segera di ambil hapenya dari dompet dan segera menghubungi nomor yang di tuju. Cukup lama seseorang itu mengangkat telpon nya.


*DiDarussalam


Abdul tertegun saat melihat siapa yang sedang menelpon nya itu, ia sangat gugup mengangkat telpon itu, lalu dihembuskan nya nafas dengan kasar lalu menggeser tombol hijau, di dengarnya suara Arini "Hallo Assalamu'alaikum, maaf mengganggu tapi saya sekarang sedang tidak sibuk, jadi jika anda ingin ngobrol atau mengatakan sesuatu katakanlah!" Abdul hanya diam "Ternyata dia benar-benar menepati kata-katanya untuk menelpon ku kembali" gumam Abdul dalam hati, "Hallo, hallo, Hallo apakah anda mendengar saya?" tanya Arini yang langsung membuat Abdul tertegun dari lamunannya itu "Ah iya walaikumsalam, terimakasih sudah mau menelpon saya kembali" " iya sekarang katakanlah apa yang ingin anda katakan!" pinta Arini. "Saya hanya ingin memberi tahu kalo saya adalah Muhammad Abdul" "Apa!" Arini terkejut, "Ada apa? apakah kamu baik-baik saja?" tanya Abdul "Ahh iya bang Arini baik-baik saja, bagaimana bisa Abang dapat nomor Arini?" Arini kembali bertanya " "Maaf saya lancang Rin, kemaren saya sempat bertemu dengan ayahmu, lalu aku meminta nomormu padanya" mendengar jawaban Abdul Arini tak percaya lelaki yang selama ini memenuhi pikirannya dengan sendiri nya datang. Tanpa disadarinya Arini kini senyum-senyum sendiri entah karena apa😁

__ADS_1


"Arini kapan kamu kembali ke kampung? tadi kamu bilang sedang mengadakan acara perpisahan sekolah berarti kamu sudah lulus?" tanya Abdul " hmmm mungkin 2 hari lagi bang, soalnya Arini harus beres-beres kostan untuk pindah" "Oh kalau begitu, nanti kalau kamu sudah kembali kesini apakah kamu mau keluar denganku? nanti biar aku yang jemput dan meminta izin pada orang tuamu" Abdul memberanikan diri untuk mengajak gadis itu keluar walaupun sebenarnya ia takut bakalan di tolak mentah-mentah. "Oke bang, nanti kalo Arini udah pulang Arini kabari lagi yah" jawab Arini sambil menahan rasa senangnya " Ya udah kalo gitu aku tutup telponnya ya? udah masuk waktu Magrib, kamu jangan lupa sholat!" ucap Abdul yang membuat hati Arini semakin berbunga-bunga "Iya bang, siap Assalamu'alaikum" "Walaikumsalam" jawab Abdul dan telponnya pun sudah terputus.


Arini berteriak kegirangan sehingga mengejutkan orang yang berada di dalam rumah bibinya itu, Arini menari-nari tak jelas entah kenapa hatinya terasa sangat senang. Arini bergegas mandi dan melaksanakan sholat magrib.


.

__ADS_1


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2