
****Setelah Dul kembali bekerja Arini berniat untuk keluar melihat suaminya itu tapi sebelum keluar ia menyempatkan bersih\-bersih ruangan kerja Dul. Setelah selesai barulah Arini keluar Dan duduk di depan teras sambil memakan\-makan cemilannya. Namun tanpa ia sadari ada sepasang mata yang mengawasi nya Dari kejauhan.
2 jam berlalu akhirnya Dul selesai memanen ayam peliharaannya Dan langsung menghampiri istri kecilnya itu yang sedang duduk Manis di teras. "Rin, ayok pulang, abang udah selesai!" ajak Dul. "ah iya bang, tunggu Arini ambil rantang dulu ke dalam" jawab Arini, Dul pun berjalan menuju parkirannya deluan tanpa menunggu Arini.
__ADS_1
Arini yang sudah mengambil rantangnya, ia melihat sudah Tak Ada lagi sang suami di teras, ia tahu suaminya pasti sudah ke parkiran deluan. Sesampainya di parkiran Arini mendapati Dul Dan orang kepercayaannya hamzah. Arini hanya berdiri di samping Dul tanpa berkata Satu katapun karena Dul juga sedang berbincang serius dengan hamzah, setelah mereka selesai berbincang-bincang, mata hamzah tertuju pada wanita yang sedang berada di samping bosnya itu yang Tak lain adalah Arini.
"Wah siapa dia Bos? boleh lah dikenalin hehehe" tanya hamzah penasaran, yang ditanya Dul malah Arini yang menjawab "Saya Arini sasmitha, istri bang Dul" jawab Arini "Hahhh masak? bos dia becanda kan? Tanya hamzah semakin Tak percaya pada perkataan Arini. Hamzah memang Tak mengetahui siapa istri bosnya itu, karena sewaktu mereka menikah ia Tak bisa hadir dikarenakan sedang pulang kampung menjenguk ibunya yang sedang sakit. "Iya aku lupa mengenalkannya padamu zah, ini Arini istriku" ucap Dul " Masak sih Bos? kok keliatannya masih kecil" Tanya hamzah Sedikit berbisik "Iya aku memang masih kecil Kenapa emangnya ha?" jawab Arini ketus yang mendengar Tanya hamzah "Heheheh dekbos jangan marah-marah ntar cantiknya ilang lo" goda hamzah yang membuat Arini semakin jengkel padanya.
"Sudah-sudah kalian ini, Rin ayok pulang, udah sore!" ucap Dul melerai perang mulut antara hamzah Dan istrinya itu, mereka pun menaiki sepeda motornya Dan berlalu meninggalkan kandang ayam. Arini yang berada di belakang Dul membalikkan wajahnya sembari mengacungkan genggaman tangannya kepada hamzah, hamzah yang melihat tingkah Arini semakin gemas dibuatnya. 10 menit perjalanan akhirnya mereka pun sampai di rumah.
"Ternyata disini Kamu tinggal Rin, lihat saja aku Akan merebutmu Dari lelaki yang telah merebutmu dariku" ucap Dirga sendiri. Setelah menemukan tempat tinggal Arini, Dirga pun berlalu meninggalkan tempat persembunyiannya.
__ADS_1
*Dirga pov off
"Abang mau langsung Mandi atau mau aku buatkan kopi dulu?" Tanya Arini "Langsung Mandi aja, badan abang udah ga enak rasanya udah lengket, Kalau Kamu mau buatin kopi ya buat saja nanti setelah Mandi aku minum" jawab Dul "Oh iya deh, Arini ke dapur ya bang mau lanjut masak" belum sempat Arini melangkahkan kakinya ke dapur tiba-tiba dari belakang Dul menarik lengannya, yang membuat Arini berbalik melihat ke arah suaminya itu. "Kenapa bang? apa Ada perlu sesuatu biar ku ambilkan?" kata Arini tanpa kata-kata Dul memeluk tubuh mungil Arini yang langsung di balas pelukan hangat juga dari Arini.
"Kamu Kenapa bang? " Arini bertanya sambil mengusap punggung Dul dengan lembut. Lalu Dul mengangkat tubuh mungil Arini Dan mendudukkan nya di atas meja makan. "Aku takut sekali kehilangan kamu Rin" ucap Dul lirih "Aku tidak Akan kemana-mana bang, aku sekarang sudah menjadi milikmu seutuhnya" Arini menenang Kan kecemasan sang suami sambil menangkup kedua pipi Dul yang lembut. "Aku khawatir dengan mantan mu yang tiba-tiba muncul, sewaktu Kita pulang tadi aku melihat dia mengikuti Kita sampai ke rumah" Dul kembali mendaratkan kepalanya di Dada Arini Dan tangannya memeluk tubuh Arini dengan sangat kuat. "Kenapa Kamu ga bilang dari tadi bang, aturannya Kamu bilang biar aku labrak dia tadi" Arini mulai kesal. "Sudah lah, aku hanya ingin apapun yang terjadi Kamu jangan ninggalin aku ya" pinta Dul" iya sayang adek janji" ucap Arini sambil mengecup lembut pucuk kepala Dul.
Namun Dul pun langsung meraup bibir Arini Dan ********** dengan lembut, lama kelamaan ciumannya pun berubah menjadi ciuman yang penuh dengan gairah. Belum sempat tangan Dul meremas Dadanya, Arini Langsung memegang tangan Dul Dan ciuman mereka pun terhenti "Ada apa? katanya mau buat debay?" Dul kesal karena sedang nikmat-nikmatnya di hentikan oleh Arini " Kamu belum Mandi masih bauk ayam hahahha" ucap Arini manja " Hmmm ya sudah aku Mandi dulu, Mandi berdua aja yok!" Dul langsung mengngkat tubuh Arini " Tapi aku belum masak bang" Arini Sedikit meronta-ronta "Sudah ga usah masak, Hari ini Kita makan di luar aja ya, itung-itung sambil pacaran, kitakan belum pernah pacaran" ucap Dul cengengesan yang membuat Arini Tak bisa menolak permintaan suaminya itu, mereka langsung menuju ke kamar Mandi untuk melakukan ritual mandinya**.
__ADS_1