AKU MENCINTAIMU, BIARLAH ALLAH SAJA YANG AKAN MENJAWABNYA

AKU MENCINTAIMU, BIARLAH ALLAH SAJA YANG AKAN MENJAWABNYA
BAB 46


__ADS_3

... ...


...****************...


Dikediaman Dirga


Arini yang sudah kalang kabut berusaha untuk tetap tenang menghadapi Dirga yang semakin menjadi-jadi. Dirga mulai menjamah Arini tapi dengan sigap Arini mencoba untuk mengalihkan perhatian Dirga. "Aku lapar" ucap Arini berteriak sambil memejamkan mata nya yang membuat Dirga menghentikan sentuhannya, " kamu mau makan apa sayang, akan ku Carikan untukmu, karena untuk bercinta denganku kau harus membutuhkan kan energi banyak" jawab Dirga sembari memberi senyum liciknya. Perasaan Arini saat itu sudah sangat muak tapi ia harus memutar otaknya agar bisa terbebas dari cengkraman orang saiko seperti mantannya itu.


"Aku mau makan nasi dari restoran yang ada di persimpangan sana, dan satu lagi kebiasaan ku ialah ngemil aku mau kau belikan aku makanan cemilan, karena setelah lelah bercinta denganmu aku butuh cemilan" ucap Arini sembari memberikan senyum menggoda nya, yang berhasil menghipnotis Dirga untuk menuruti apa kemauan nya.

__ADS_1


Tak ingin membuang-buang waktu Dirga langsung bergegas keluar mencari apa yang di minta oleh orang yang sangat ia inginkan itu.


Saking semangatnya ia sampai lupa membawa ponselnya, hal itu menjadi kesempatan bagus bagi Arini, namun sayangnya ponsel Dirga menggunakan password, bukan Arini namanya kalo akalnya tidak bercabang, ia menggunakan panggilan darurat untuk menghubungi suaminya itu. "Ayo bang angkat" gumam Arini sambil menggigit bibirnya karena ia cemas Dirga akan ingat ponselnya tertinggal dan kembali.


Di tempat Dulah


Drrrttttt-drrttt (suara hp berbunyi) dilihatnya nomor orang yang tidak dikenal, " Hallo assalamualaikum" ucap Dul.


" sayang, iya Abang segera kesana, kamu sabar ya" Dul yang mengetahui bahwa istrinya sedang disekap langsung bergegas menuju ke rumah Dirga. Sebelum pergi menjemput Arini Dul mengirim pesan singkat kepada Yanti untuk memberi tahu keberadaan Arini dan meminta tolong pada Yanti untuk membawa bantuan sedangkan ia memutuskan untuk pergi terlebih dahulu karena ia sudah sangat rindu dengan istrinya itu.

__ADS_1


Ketika Dul sudah sampai di kediaman Dirga ia mendapati banyak piaraan nya yaitu anjing-anjing yang ganas, ia mencoba mengalihkan perhatian anjing-anjing tersebut,. Arini yang mendengar suara anjing yang mulai riuh harap-harap cemas, dia berdoa bahwa yang datang itu adalah suaminya. " brakk" suara pintu di dobrak Arini langsung membuka mata didapati yang berdiri didepan itu adalah suaminya. Dul langsung memeluk Arini, tak terbendung lagi air matanya terjatuh sambil membukakan ikatan tali yang mengikat tangan dan kaki mungil istrinya. Disaat bersamaan mereka ingin pergi tiba-tiba Dirga muncul di depan pintu sambil mengacungkan pisau.


"mundur dek" titah Dul , dan terjadilah perkelahian antara dua lelaki tersebut.


Dirumah Arini


"tok..tok...tok" (suara pintu di ketuk)


"assalamualaikum" ucap si pengetuk pintu "Walaikum salam warahmatullahi wabarakatuh" jawab Yanti yang bergegas ingin mencari bantuan. "Kak Adi, kebetulan kak ayo temani Yanti cari bantuan" ajak Yanti, dikarenakan ia tak tau ingin meminta bantuan siapa, karena orang tuanya juga sedang melaporkan ke pihak berwajib. Yanti dan orang tuanya berbagi tugas.

__ADS_1


Adi bingung, "emangnya ada apa dek? " tanya Adi " udah deh kak nanti Yanti cerita sambil jalan ya" jawab Arini. Adi menurut dan mereka langsung bergegas pergi meninggalkan rumahnya.


__ADS_2