AKU MENCINTAIMU, BIARLAH ALLAH SAJA YANG AKAN MENJAWABNYA

AKU MENCINTAIMU, BIARLAH ALLAH SAJA YANG AKAN MENJAWABNYA
BAB 7


__ADS_3

**4 hari kemudian akhirnya Arini telah selesai melaksanakan ujian Nasional nya. Kini Arini disibukkan dengan kegiatan mempersiapkan acara perpisahan sekolah yang akan diadakan beberapa hari lagi. Ya Arini memang bukan termasuk anggota Osis tetapi ia dipercayai sebagai perwakilan kelasnya untuk menjadi panitia perpisahan. Hari ini Arini hadir ke sekolah untuk melaksanakan tugasnya sebagai panitia acara. Arini duduk didalam ruangan OSIS menunggu panitia lainnya, Arini memang termasuk anak yang disiplin diantara panitia yang lain Arini lah selalu lebih dulu hadir di markas panitia yaitu Ruangan OSIS. Terdengar suara langkah kaki dari luar ruangan dan Arini segera melihatnya, benar saja itu salah satu panitia perpisahan dan seorang Ketua OSIS yang bernama Adi Nugroho sontak Arini langsung masuk kembali dan duduk ditempatnya tadi. Ceklek (suara pintu terbuka dan tertutup).


"Kamu udah sampai Rin?" tanya Adi "Iya" jawab Arini singkat. Sungguh kondisi yang sangat tidak di sukai oleh Arini saat berduaan saja dengan sang ketua OSIS.

__ADS_1


setelah itu mereka hanya diam saja walaupun didalam ruangan yang sama, tak ada satu kata pun yang mereka lontarkan walaupun hanya sekedar basa-basi atau pun saling bertukar fikiran tentang Acara perpisahan. 1 jam lebih mereka hanya diam dan sesekali saling menatap diam-diam, tiba-tiba "ceklek" (suara pintu dibuka) "Eh kalian udah Sampek ya, kok tadi pas masuk aku liat seperti ga ada orang didalam, hayo kalian ngapain?" Tanya Rizki dengan senyum mengejek " kamu ga liat ini kami lagi ngerjain tugas kami masing-masing" jawab Adi dengan wajah datarnya " Ah masa ga ada ngobrol atau tukar fikiran kek tentang konsep Acaranya, kalian kan sama-sama seksi acara?" Rizki terus saja menggoda Adi dan Arini "Sudahlah Rizki kerjakan saja tugasmu, saat ini kami belom ada hal untuk dibahas" kali ini Arini yang buka suara lalu dibalas tawa oleh Rizki karena usahanya untuk membuat Arini membuka mulutnya untuk menjawab pertanyaan nya berhasil. Diam-diam Adi memperhatikan Arini tanpa sadar ia pun tersenyum tipis melihat nya. setelah itu semua panitia kini sudah mulai berdatangan dan melaksanakannya tugas masing-masing.


Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 09.30 wib Arini dan Adi masih saja sibuk dengan tugasnya, Arini menoleh ke kiri-kanan dilihatnya tidak ada lagi panitia yang ada hanya Adi dengan dirinya, ia pun memutuskan untuk melanjutkan nya di kostan nya. segera ia membereskan mejanya lalu melangkah menghampiri Adi yang berada di seberang mejanya.

__ADS_1


"Di aku balik deluan ya? kamu gak papa kan?" tanya Arini dengan suara yang pelan dan lembut Adi tertegun mendengar Arini mengajak nya bicara walaupun hanya sekedar bertanya " Oh kamu mau pulang, ya udah bareng aja sama aku biar aku anter" tawar Adi berharap Arini akan menerima tawaran nya itu. Adi memang sengaja pulangnya lambat padahal tugasnya menyusun susunan setiap acara sudah selesai namun ia ingin menemani Arini. Sebenarnya ia ingin menawarkan bantuannya tapi ia takut Arini bakalan menolaknya mentah-mentah karena ia tahu bagaimana sifat wanita yang berada dihadapannya itu. Arini sangat mandiri, ia tidak suka merepotkan orang lain. "Ah ga usah Di aku bisa pulang sendiri kok, lagian kost-an aku Deket dari sekolah" Arini menolak tawaran Adi " Ayolah Arini sekarang udah malam ntar kamu kenapa-napa lagi jalan sendirian di Gang" Adi sedikit memaksa Adi merasa lepas kendali, karena ia khawatir Kepada Arini. Arini menatap Adi yang tak bisa di Artikan oleh Adi apakah maksud dari tatapan nya itu. "Ya udah deh ayok lah Di" Arini menerima tawaran rekannya itu. Mereka pun berjalan meninggalkan Ruangan OSIS menuju parkiran untuk mengambil motor. Di perjalan mereka hanya saling diam lalu Adi memberanikan diri untuk membuka percakapan "Rin kamu belom makan kan? kita makan dulu ya? " Ajak Adi "Emangnya masih ada warung makan yang buka Di?" Arini kembali bertanya mendengar itu Adi langsung sedikit senang karena ia yakin bahwa perempuan yang dibonceng nya itu juga merasakan lapar sama seperti nya. "Ada kok Rin, jadi kita makan dulu ni?" "Ya kalo ada dan kalo kamu mau" "Ah iya aku juga sangat lapar Rin" Adi cengengesan karena senang bisa menghabiskan sedikit waktu malamnya bersama orang yang ia kagumi itu semenjak pulang magang dulu.


😂😁😉😊**

__ADS_1


__ADS_2