
**Tibalah kini di acara puncak yaitu resepsi pernikahan Dul dan Arini. Tamu\-tamu undangan sudah banyak yang datang dan kini Dul dan Arini tak dapat duduk karena terlalu banyak tamu yang datang untuk menyalami sekaligus memberikan selamat pada mereka berdua. Seharian penuh mereka hanya berdiri dan pada saat terakhir Arini tersenyum karena melihat sosok Adi datang ke acara pernikahannya, Adi langsung naik ke pelaminan untuk menyapa wanita yang di cintai nya itu. "Selamat ya Arini di usiamu sekarang kau sudah menjadi istri orang" ucap Adi sambil menatap sinis pada Dul, Arini yang melihat tingkah temannya itupun mengerti bahwa Adi masih mempunyai rasa padanya sehingga dia cemburu. "Adi terimakasih sudah mau datang di pestaku" ucap Arini mengalihkan pembicaraan Lalu Adi spontan memeluk Arini dengan erat dan membuat Arini tertegun dengan perlakuan temannya itu.
"Adi,, lepaskan aku!! sekarang aku sudah menjadi seorang istri, rasanya tak pantas kamu memelukku seperti ini" Arini berusaha agar Adi mau melepaskan pelukannya itu tapi Adi tak menghiraukannya ia malah semakin kuat memeluk tubuh mungil Arini. Abdul yang melihat perlakuan pria yang tak dikenalnya itu langsung naik pitam, namun bukan Dul namanya jika tidak bisa mengendalikan emosi nya, ia hanya menatap sinis dan berpura-pura tersenyum walaupun saat ini ia menahan cemburunya. Selang beberapa menit Adi memeluk Arini tiba-tiba ia di tarik oleh Mifta "Adi apa yang kamu lakukan? tak pantas kau memeluk istri orang seperti itu" ucap Mifta karena kesal. Dul merasa lega karena istrinya sudah lepas dari pelukan pria yang tidak dikenal nya itu.
"Aku hanya memeluknya sebagai temanku Mifta" jawab Adi tak kalah ketusnya. "Sudah-sudah apa kalian tidak malu dilihat orang banyak" Frans menengahi perdebatan Adi dan Mifta. Akhirnya Adi tak bisa lagi menahan tangisnya lalu ia segera meninggalkan tempat resepsi Arini**.
__ADS_1
#Didalam Mobil Adi
Adi memukul setirnya dan menjambak rambutnya sendiri karena frustasi kehilangan wanita yang sangat ia kagumi itu. Hatinya terasa sangat hancur berantakan kalau mengingat tentang nya dengan Arini. padahal Adi sudah sangat percaya diri lama kelamaan Arini pasti akan jatuh cinta padanya tapi dugaannya salah kini Arini malah sudah menikah dengan lelaki lain air matanya mengalir deras tak pernah Adi serapuh ini hanya karena wanita. mungkin kali ini cintanya begitu besar untuk Arini. Adi langsung melajukan mobilnya meninggalkan kampung halaman Arini.
#TempatResepsi
__ADS_1
lalu melihat siapa yang datang ternyata sahabat nya Mifta "Beb maaf ya aku langsung pulang aja, soalnya kakek ku masuk rumah sakit lagi" pamit Mifta " loh apa ga bisa besok aja beb, kan udah malem?" " Ga bisa beb ayahku menyuruh ku agar cepat pulang, ku harap kamu jangan marah yah" " hahah iya aku ga akan marah kok, lagian kamu sudah menepati janjimu padaku beb" ucap Arini sambil memeluk sahabatnya itu. "Sampaikan salam ku pada bang Dul ya beb, soalnya aku ga bisa nunggu dia selesai mandi dulu heheh" ucap mifta cengengesan "iya nanti aku sampaikan" sambil berjalan mengantarkan sahabatnya itu kedepan pintu. "Oh iya kami pulang ya kecill selamat menikmati malam pertama mu" ucap Frans menggoda "hahahaha" merekapun tertawa bersama dan kini Frans dan Mifta sudah masuk ke dalam mobilnya dan berlalu meninggalkan rumah Arini.
.
.
__ADS_1
.
.