BABY TWINS MAFIA AROGAN

BABY TWINS MAFIA AROGAN
10. Di kurung


__ADS_3

Alex melihat Alana memejamkan mata hanya diam mendengar Alex bicara, Saya tahu kamu belum tidur jadi jawab saya nyonya Alana Alex Xander Smith.


Mendengar panggilan Alex seketika Alana membuka mata, melihat Alex berdiri menatap dengan tajam ke arah Alana saat ini di ranjang.


"Ma maaf tuan saya tadi tidak sengaja Alana dengan takut bicara pada Alex saat ini".


Saya akan menghukum kamu kemaren saya masih baik hati hanya melarang kamu tidak keluar mansion tapi sekarang kamu akan di kamar saja sampai saya izinkan kamu untuk keluar, kalau terjadi sesuatu dengan bayi saya bagai mana. Alex.


Alana hanya mendengar apa yang alex bicara tanpa bantahan memang di sini dirinya yang bersalah.


alex naik keranjang dan memeluk Alana yang hanya memakai lingerie yang Alex sediakan agar dengan leluasa mengelus perut Alana mengingat anak - anak yang di kandung Alana sering ingin di elus tiap malam.


Jika kamu tidak sedang mengandung saya pasti kan kamu berada dalam kamar bathtub sampai pagi.


Mendengar ucapan Alex, Alana semakin takut dirinya akan di hukum atas kesalahan yang ia buat.


Alex memeluk Alana dari belakang sambil mengusap dengan lembut perut Alana yang hanya berbalut dengan kain tipis.


"Masih sakit? Tanya Alex pas di telinga Alana.


" Sedikit, tidak sesakit yang tadi tuan". Alana dengan rilih.

__ADS_1


Mansion utama Smith


Pagi ini Tasya dengan semangat akan ke Mansion Alex, ia akan mengajak Alana untuk jalan - jalan.


Karena kemaren mereka hanya pergi makan rujak dan pulang sebelum Alana ketahuan keluar tanpa izin dari Alex.


"Mom" hari ini adek mau pergi dengan kakak ipar ya mom. Tasya pamit pada Mommy Jasmine lalu keluar mansion di antar oleh supir pribadi keluarga Smit tentunya.


Mansion Alex yang sudah berangkat kerja tidak bertemu dengan Tasya yang datang ke Mansion nya.


Tasya di sambut oleh pelayan di mansion Alex."Mana kakak ipar"? Tasya melihat sekeliling yang sepi tidak melihat keberadaan Alana pun bertanya pada pelayan.


Nyonya Alana berada di kamar Nona Tasya. Pelayan pergi ke dapur setelah mengatakan dimana keberadaan Alana.


Tok


Tok


Tok


Tasya mengetuk pintu kamar Alana dan terdengar suara Alana di dalam.

__ADS_1


"Siapa" Alana.


"Kakak ipar ini aku Tasya, boleh aku masuk kak"? Alana yang mendengar suara Tasya pun mendekati pintu, Tasya pintu kamar di kunci sama tuan Alex!.


"Apa" Tasya kaget mendengar apa yang Alana sampaikan di dalam kamar tersebut.


"Kenapa kakak ipar di kunci sama kak Alex kak"? Tasya berteriak dari luar tidak habis pikir dengan kakak nya sendiri dengan tega mengunci istri di kamar.


Ini salah kakak Tasya, gara - gara kakak makan rujak kepedasan malam tadi kakak sakit perut padahal tuan Alex sudah melarang kakak pagi kemarin sebelum dia berangkat kerja". Alana memberi tahu Tasya alasan Alex mengurung Alana di kamar. Alana tidak mau Tasya menyalakan Kakaknya Alex nanti.


Tapi hari ini aku mau mengajak kakak ipar pergi jalan - jalan, kemaren kita cuma makan rujak doang dan pulang cepat sebelum kak Alex pulang kita sudah harus di rumah. Bagaimana aku coba minta izin sama kak Alex. Gumam Tasya dengan mata berbinar bahagia.


dret


dret


dret


"mm..Alex hanya bergumam menjawab telepon dari Tasya, Kak aku izin mau ajak kakak ipar keluar"? Boleh ya kak? Tasya dengan memelas pada Alex berharap mendapat izin dari Alex.


"Kakak tidak memberi izin", Jawab Alex singkat padat dan jelas pada Tasya.

__ADS_1


Tasya sudah siap untuk protes pada Alex namun belum sempat Tasya mengucapkan protesnya Alex sudah mematikan telpon sepihak.


"Menyebalkan" Tasya.


__ADS_2