
Seolah mengerti apa yang di katakan Daddy nya Arcelio Arselio mengedip mata pada Alex seolah sedang membujuk agar Alex segera mengendong mereka.
Alex mengendong Arcelio untuk di beri pada Alana. Kemudian kembali ke boks bayi untuk mengendong Arselio mendekat pada ranjang di mana Alana sedang mengendong Arcelio. Arelsa sekarang sedang di gendong oleh Tasya.
Sedang Asyik mengajak bayi - bayi yang imut itu bicara. Ruangan Alana di rawat di ketuk, muncul dari pintu mommy Jasmine diikuti dari belakang mama Jane.
"Cucu Oma uda bangun" Mommy Jasmine terlebih dahulu mendekat pada Tasya yang sedang mengendong princes cantik itu yang tidak rewel.
Sedang mama Jane sendiri mendekati Alana juga Alex secara bergantian takut nanti dua jagoan kecil itu merasa dibedakan oleh Omanya padahal tidak.
Mommy Jasmine mengambil alih gendongan Arelsa dari Tasya. Seolah tahu yang mengendong Omanya Si princes juga tidak rewel sama ketika aunty Tasya.
Kini ruang rawat Alana dipenuhi ocehan para Oma juga aunty tiga bayi kecil itu.
Alana menoleh pada Alex yang sedang asyik mengajak si kecil Arselio bicara. H honey panggil Alana hampir tidak terdengar dengan lirih memangil Alex.
Alex yang di panggil menoleh pada Alana. "Ada apa sayang"? Alana memberi tahu pada Alex bahwa dirinya mau ke kamar mandi. Karena pasca melahirkan Alana masih belum kuat untuk berjalan.
Alex mengerti maksud dari Alana segera menyerahkan Arselio pada mama Jane sedang Arcelio Alana meminta tolong pada Tasya untuk di gendong.
Maaf ma merepotkan, Alana tidak enak menyerah kan anak - anaknya untuk di jaga oleh Omanya. " Ngak kok sayang, apa yang merepotkan mama malah senang bisa terus sama cucu mama". Mama Jane tidak sama sekali merasa direpotkan hanya karena mengendong cucu - cucu nya yang mengemaskan.
Setelah ketiga anaknya aman, Alex segera mengendong Alana menuju kamar mandi. "H honey kenapa harus di gendong"? Alana bisa jalan, bantu pegang saja.
Alex tidak menangapi apa yang Alana katakan dan terus mengendong Alana ala bridal style Samapi kamar mandi.
Alex menurunkan Alana. Alana heran kenapa suaminya masih setia berdiri dan tidak keluar dari kamar mandi setelah menurunkan dirinya.
"Kenapa diam aja"? Alex memperhatikan wajah Alana wanita yang telah menjadi ibu itu.
'H honey keluar saja Alana bisa sendiri'. Alex tidak bergerak sama sekali masih setia berdiri di hadapan Alana.
__ADS_1
Alana terkejut Alex yang tiba - tiba membuka pakaian di hadapan Alana. "H honey mau apa, kok buka baju segala"? Mandi bareng sayang mumpung anak - anak ada yang jagain.
Alex dengan santai membuka seluruh pakaian di hadapan Alana tanpa rasa malu. Jika Alana jangan di tanya muka Alana sudah memerah karena melihat Alex tanpa sehelai benang pun.
H honey di luar ada mommy, mama juga Tasya. Alana tidak bisa bayangkan bagai mana ekspresi mereka ni Ika melihat dirinya dan Alex mandi bersama.
Ngak apa - apa sayang, mereka pasti ngertiin kita. Alex langsung saja mandi dengan Alana yang ragu untuk membuka pakaian di hadapan Alex.
Melihat Alana yang masih malu - malu Alex kembali buka suara. "Buruan sayang, nanti anak - anak rewel pengen n*n*n sama Mommy mereka".
Mendengar apa yang Alex katakan ada benar juga kalau mereka kelamaan bisa - bisa anaknya yang di jaga oleh omah aunty nanti rewel.
Alana tidak lagi mempedulikan Alex yang sedang melihat kearahnya yang sedang membuka baju.
Alex bisa melihat sumber kehidupan anak - anaknya di bagian tubuh Alana itu membesar di tambah Alana sudah menyusui.
Alana segera bergabung dengan Alex untuk mandi bersama tanpa melakukan yang lain mengingat Alana yang baru selesai melahirkan mengharuskan Alex berpuasa dulu.
"Uda selesai"? mama Jane melihat anaknya yang uda keluar dari kamar mandi bertanya pada mereka.
"Uda ma" apa anak - anak rewel ma?Alana menoleh pada boks bayi yang di isi oleh ketiga buah hatinya.
'Ngak sayang kamu tenang aja'. Bukan mama Jane yang menjawab melainkan Mommy Jasmine yang menjawab apa yang Alana Tanya.
………
Mommy Jasmine mama Jane telah pulang terlebih dahulu dari rumah sakit karena mereka ada arisan dengan teman sosial lita mommy Jasmine juga mama Jane. Sejak Alana ditemukan mama Jane emang uda ikut lagi arisan dengan mommy Jasmine. Karena selama ini sejak kehilangan putri nya Alana, mama Jane seolah tidak ada lagi semangat untuk hidup apa lagi untuk berkumpul.
Tasya masih di rumah sakit untuk menunggu Demian yang menjemput nya si rumah sakit. Demian tidak memberi tahu bahwa yang akan menjemput Tasya Will, karena Demian ada meeting dengan klien yang baru datang dari luar negeri yang mengajak kerja sama.
Kok kak de lama banget jemput nya. Tasya yang sedang menunggu Demian, mendengar pintu di ketuk Tasya melihat ke arah pintu namun bukan Demian yang muncul melainkan Willi asisten Alex lah yang masuk di ruangan Alana di rawat.
__ADS_1
Willi melihat Alex membungkukkan kepala untuk menyapa Alex. Willi yang melihat Alex seolah bertanya kenapa dirinya datang pun menjelaskan kedatangan nya ke sini atas permintaan Demian yang tidak bisa datang menjemput Tasya karena ada meeting dengan klien.
Sebelum pulang Tasya berpamitan pada Alex, Alana juga tidak tinggal juga kepada ponakan ganteng cantiknya. Sayang aunty pulang dulu ya ganteng cantik.
Tasya juga memberi ciuman satu persatu pada ponakan baru nya itu. Will yan yang melihat tingkah Tasya tersenyum tipis melihat gadis kecil itu berceloteh.
………
Tasya berjalan mengikuti langkah Will dari belakang. Tidak ada di antara mereka yang membuka suara hanya untuk sekedar mengobrol ringan.
Sepanjang di lorong rumah sakit. Tasya Will ber pas - pasan dengan Evan yang mau menjenguk Alana.
Kak Evan. Tasya berlari kecil mendahului Willi untuk mendekat pada Evan kemudian memeluk seperti biasa yang Tasya lakukan ketika bertemu Evan.
"Kamu mau pulang?" Evan melepas pelukan dari Tasya beralih menatap pada Will yang masih setia di belakang Tasya.
Iya kak. " Kakak mau menjenguk ponakan aku yang ganteng cantik itu"?Tasya dengan semangat bertanya pada Evan mengenai tiga ponakan baru nya itu.
Iya sayang, Will yang mendengar panggilan untuk Tasya melirik Evan yang juga meliriknya. Evan sengaja mengunakan kata sayang untuk menguji apa yang sahabat nya katakan benar tau tidak mengenai Wili yang suka pada Tasya.
Evan bisa menyimpulkan dengan respon yang Will perlihatkan bahwa ia memang mempunyai perasaan pada gadis kecil yang sering bertingkah manja setiap bertemu dengan dirinya.
Evander tiba didepan ruangan di mana Alana di rawat. Dokter Sasa yang ingin mengecek keadaan Alana terhenti karena melihat pemandangan suami istri di dalam sana. Dokter hendak berbalik tidak sengaja menabrak seseorang, dokter Sasa terjatuh karena tidak bisa menjaga keseimbangan dirinya.
****. Evander
Selamat Membaca
Semoga Suka
Jangan Lupa Like dan Komen
__ADS_1
Terima Kasih 💞