BABY TWINS MAFIA AROGAN

BABY TWINS MAFIA AROGAN
21. Mall


__ADS_3

Siang ini Tasya akan berkunjung ke Mansion Alex. Tujuan Tasya untuk mengajak Alana berbelanja ke mall.


Mendengar adek ipar akan berkunjung Alana sangat antusias karena Tasya juga mengatakan mereka akan ke mall.


Willi di perintah oleh Alex untuk mengantar adek serta Alana untuk pergi ke mall.


Tasya sudah bersiap dari tadi menunggu jemputan tapi tidak tahu siapa yang akan menjemput. Mungkin kak Demian pikir Tasya.


Tak lama terdengar suara mobil di halaman mansion Smith.


Tasya bergegas keluar melihat mobil yang sering di pakai oleh Alex yang datang.


Tak lama keluar Will dari mobil menghampiri Tasya yang sedang berdiri menatap kearahnya.


"Sudah siap"? Will bertanya pada Tasya yang hanya diam saja sejak ia datang tadi di kediaman Smith.


Tasya tersadar dari lamunan melihat Willi yang berdiri di hadapan Tasya saat ini.


"Eh.. mm kak Willi yang akan mengantar kami ke mall"? Bukan menjawab Tasya malah balik bertanya pada Willi.


"Iya, bisa kita berangkat sekarang"? Willi menjawab dengan suara datar pada Tasya.


Ini lah yang buat Tasya kurang dekat dengan sahabat kakaknya selain Evan.


Tasya mengangguk mengikuti Willi dari belakang.Tasya niat akan duduk di belakang terhenti dengan perkataan Willi.


"Saya bukan supir anda nona"? Willi tidak suka karena Tasya akan duduk di belakang karena saat ini dirinya bukan bekerja melainkan akan mengantar Tasya dan Alana ke mall.


Kan ini yang Tasya tidak betah dengan sifat dingin nan datar dari Willi.


Tanpa membantah Tasya langsung pindah duduk di depan samping Willi.


Dalam perjalanan tidak ada antara mereka yang bicara. Will fokus dengan mengendarai mobil sedangkan Tasya melihat keluar jendela.

__ADS_1


Alana tidak sabaran menunggu Tasya.


"Mana sih Tasya kok belum sampai juga,Alana terus melihat jam di dinding ruang tamu karena tidak sabar untuk pergi jalan - jalan bersama sang adek. ipar".


Suara mobil terdengar masuk ke halaman mansion Alex, Alana langsung tersenyum melihat siapa yang datang menghampiri Alana di ruang tamu.


"Kakak ipar Tasya berteriak memanggil Alana memeluk wanita hamil itu dengan sayang".


"Kamu dengan siapa Tasya"? Alana tidak tahu Tasya di antar oleh siapa kerena ia yakin mereka tidak akan pergi ber dua saja tanpa pengawasan.


" Si muka datar", Tasya berbisik dalam pelukan Alana menjawab pertanyaan dari kakak iparnya.


Alana mendengar jawaban Tasya sedikit bingung siapa maksud Tasya si muka datar.


Tak lama muncul Willi bersama Demian dari arah depan.


"Siapa maksud kamu si muka datar"?Alana tidak tahu maksud perkataan Tasya karena ada dua pria di hadapan Alana yang mendekati mereka. Alana juga berbisik bertanya pada Tasya.


Tasya melepas pelukan pada Alana menoleh kebelakang melihat Will serta Demian.


"Baru juga sampai".Demian


"Apa kabar kakak ipar,apa lama menunggu"? Demian menyapa Alana yang sudah rapi untuk pergi yang Demian lihat saat ini.


"Baik mm.. de, Alana canggung dengan panggilan untuk Demian tanpa embel - embel di depan karena umur Demian yang di atas Alana.


"Ayo kak kita berangkat sekarang nanti keburu siang". Tasya kembali bersuara untuk segera pergi ke tujuan mereka.


Will, Demian, Alana melihat Tasya yang bicara.


"Tadi diam - diam saja sekarang lihat lah hadis kecil ini begitu heboh dengan acara mereka hari ini". Batin Will melihat tingkah Tasya beda jauh saat mereka berdua tadi.


"iya ayo kita berangkat sekarang,Alana juga tak kalah semangat dengan kegiatan yang akan ia lakukan dengan adek ipar untuk mengelilingi mall".

__ADS_1


Willi, Demian berjalan di belakang mengikuti Tasya Alana yang duluan ke mobil.


Di mall


Tasya langsung mengandeng tangan Alana untuk menuju toko menjual pakaian branded.


Alana Tasya sedang asyik memilih - milih baju.


Tasya tidak terkejut dengan harga yang ia lihat karena sudah terbiasa memakai barang tersebut.


Tapi tidak dengan Alana yang begitu terkejut saat melihat bandrol pakaian yang mereka lihat saat ini.


"Ha apa aku tidak salah lihat harga baju ini Alana pikir bandrol yang di lihat salah namun dengan jelas Alana lihat lagi ternyata benar harga baju itu bikin Alana panik".


"Tasya kita cari di tempat lain saja Alana berbisik dengan adek iparnya yang lagi asyik dengan memilih baju yang akan Tasya beli".


Tasya menoleh pada Alana dengan bingung.


"Apa kakak ipar tidak suka model baju yang disini"? Setahu Tasya Alana juga tak kalah semangat seperti dirinya yang lagi milih - milih baju tapi sekarang mengapa ajak pindah toko pikir Tasya.


"Baju di sini mahal - mahal". Alana berbisik pada Tasya alasan ia mengajak Tasya cari tempat lain.


Demian,Willi yang lagi menunggu para gadis belanja sedang bermain hp mereka untuk menghilangkan rasa bosan.


"Kakak ipar tidak perlu khawatir nanti yang akan bayar kak de". Tasya dengan enteng menjawab kekhawatiran Alana.


"Tapi Tasya". Alana takut nanti Alex akan banyak mengganti uang Demian yang ia gunakan hari ini batin Alana masih bimbang.


Bersambung


Selamat Membaca 💞


Semoga suka 💞

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen 💞


Terima kasih 💞


__ADS_2