
Malam harinya
Alex dan Alana sedang menikmati makan malam bersama.
Mansion yang tadi sepi mendadak ricuh akan kedatangan nyonya besar Mommy Alex ke Mansion.
Mendapat laporan dari pelayan Mommy Jasmine langsung ke ruang makan untuk menemui sang anak.
Alex yang menyadari kedatangan mommy Jasmine segera menyambut kehadiran wanita yang telah melahirkan dan merawat dengan kasih sayang.
Alex langsung memeluk Mommy Jasmine. Mommy Jasmine tidak membalas maupun menolak pelukan hangat dari putra sulung nya itu.
"Bisa jelaskan sayang, Mommy Jasmine bertanya pada Alex untuk mendapatkan penjelasan langsung dari Alex mengenai pernikahan yang mendadak yang di lakukan Alex
"Bukankah Mommy ingin segera mengendong cucu, bukan menjawab Alex secara tidak langsung memberi tahu pada Mommy Jasmine bahwa sekarang Alana sedang mengandung penerus Smit itu artinya cucu untuk Mommy Jasmine dan Daddy Adrian.
Mommy Jasmine yang mendengar perkataan Alex sontak kaget atas perkataan anak nya.
Belum mendapat kan penjelasan perihal pernikahan yang mendadak yang di langsung oleh Alex, sekarang juga di buat shock dengan kehamilan menantu yang belum ia ketahui siapa nama, anak siapa, dan asal usul menantunya tersebut.
"Mommy bukan akan mendapatkan satu cucu melainkan tiga cucu sekaligus mom, Hebat bukan sekali tembak dapat tiga" bangga Alex pada mommy Jasmine sedang mencerna ucapan Alex.
"Apa benar yang kamu katakan sayang, Mommy Jasmine mengalihkan pandangan pada Alana yang hanya diam saja, di jawab anggukan kepala dari Alana membenarkan perkataan suaminya.
Pandangan Mommy Alex teralih pada Alana yang hanya diam berdiri samping meja makan melihat interaksi suami dan Mommy Jasmine.
Alana yang melihat Mommy Jasmine yang melihat Alana dari atas sampai bawah membuat Alana di Landa kekhawatiran.Takut Keluarga suaminya tidak menerima kehadiran Alana di tengah keluarga kaya seperti suaminya dan ia hanya seorang anak yatim piatu.
Tanpa di sangka oleh Alana Mommy Alex menghampiri Alana hanya diam di tempat, Alana terkejut karena mendapat pelukan dari Mommy Jasmine.
Setelah melepaskan pelukan pada Alana, Mommy Jasmine menoleh kebelakang melihat Alex. "Kamu berhutang penjelasan pada Mommy Alex Xander Smith". Kata Mommy Jasmine menyebut nama lengkap putra sulungnya yang telah membuat keputusan tanpa melibatkan Mommy Jasmine selaku orang tua.
Tak lama Terlihat kedatangan Daddy Andrian yang datang menghampiri istri anak beserta menantu dan anggota baru di keluarga Smith sekarang.
Mommy Jasmine langsung mengenalkan Daddy Andrian pada Alana, Alana membungkuk kan kepala seperti yang ia lakukan pada Mommy Jasmine dan Alana di buat terkejut karena Daddy Adrian datang menghampiri nya dan mengusap pelan kepala Alana tanda sapaan seperti seorang ayah ke anaknya.
Alex yang dari tadi diam buka suara untuk mengajak Mommy dan Daddy nya untuk makan bersama.
Selesai makan Alex, Alana, dan kedua orang tua Alex duduk di ruang keluarga.
Tiba - tiba mommy Alex buka suara.
"Oh ya sayang, dimana kedua orang tua kamu tinggal"? Mommy Alex bertanya sambil menoleh pada Alana dan Alex bergantian.
__ADS_1
"kedua orang tua istri ku uda lama meninggal mom, Bukan Alana yang menjawab pertanyaan dari Mommy Jasmine melainkan Alex lah yang menjawab pertanyaan dari Mommy Jasmine".
"Maaf kan Mommy sayang, Mommy tidak tahu". Mommy Jasmine merasa bersalah atas ucapannya, ya ngak apa- apa nyonya jawab Alana seraya tersenyum tipis.
Mendengar jawaban Alana membuat mommy Alana menatap Alana lama.
"Jangan panggil nyonya sayang", Panggil Mommy seperti suami kamu memanggil mommy, Peringatan mommy Jasmine pada Alana.
"Ya Mom" Alana sambil tersenyum pada Mommy Jasmine.
"Ingat Alex bawa istri kamu ke Mansion utama, apa kamu tidak mau mengenalkan Alana pada opa Oma kamu, Mommy Jasmine memberi nasehat pada Alex".
Setelah mengobrol dengan Alex dan Alana, Mommy Jasmine Daddy Andrian pamit pulang ke Mansion utama Smith.
Perjalanan menuju Mansion, Mommy Jasmine bicara pada suaminya dengan Alana yang mirip seseorang.
flashback on
Ketika Mommy Jasmine tiba di mansion Alex, Mommy Jasmine langsung menuju ruang makan dimana Alex dan Alana berada karena di beri tahu oleh pelayan.
Ketika sampai Mommy Jasmine langsung melihat wanita yang bersebelahan dengan Alex bisa di pastikan istri dari Alex.
yang menarik perhatian Mommy Jasmine adalah Alana yang mirip dengan sahabat satu - satu nya di sekolah menengah atas yang mau berteman dengan Mommy Jasmine yang sekarang berada di Italia.
Karena kehilangan anak perempuan semata wayang yang di culik musuh suaminya waktu mereka di serang di Indonesia.
"ya mom Deddy juga merasakan apa yang mommy rasakan. Bahwa Alana yang mirip sahabat Mommy yang berada di Italia sekarang ini, ucap Daddy Adrian pada Mommy Jasmine".
"Daddy yakin pasti Alex sudah menyelidiki latar belakang istrinya Alana, Mommy tenang saja percayakan pada Alek anak Mommy.
Flashback off.
Baiklah Mommy percaya apa yang Daddy katakan, ya selama ini Mommy Jasmine tidak pernah di kecewakan oleh suaminya. Jika suaminya percayakan pada anak nya, maka ia akan juga percaya. Kemampuan suami dan anaknya bisa di katakan sebelas dua belas dalam menyelesaikan masalah tidak perlu di ragukan lagi.
Setelah orang tua Alex pamit pulang ke Mansion mereka, Alana langsung ke kamar karena sejak kehamilan sekarang membuat tubuh Alana mudah lelah, sedang Alex ke ruang kerja yang di lantai satu.
Alana yang belum tidur ingin mengatakan sesuatu pada Alex.
Mengingat Alana yang sudah dua hari tidak ke kampus dan bekerja berniat minta izin pada suaminya, untuk bisa ke kampus, dan untuk bekerja Alana tidak yakin suaminya akan memberikan izin. Mengingat perlakuan Alex pada Alana karena anak yang di kandung. Alex sangat memperhatikan Alana.
Tepat pukul 23.20
Alex masuk kamar setelah mengecek pekerjaan kantor.
__ADS_1
Melihat Alana yang belum tidur karena setahu Alex Alana ke kamar uda dua jam Setelah Alex masuk ruang kerjanya tadi.
'Kenapa belum tidur"? Tanya Alex pada Alana yang lagi di atas kasur milik Alex dan sekarang milik Alana juga.
Melihat kedatangan Alex. Alana memberanikan diri untuk menyampaikan keinginan untuk kuliah dan juga mengenai kerjanya yang di restoran.
"Tuan apa boleh saya izin untuk kuliah dan bekerja"? Tanya Alana mendudukan kepala takut melihat Alex akan marah padanya dengan apa yang ia katakan.
"Untuk ke kampus saya izinkan sebelum kamu melahirkan, namun untuk masalah kerja kamu di restoran tidak perlu di pikirkan. Karena kamu sudah dipecat atas permintaan saya", Ucap Alex tanpa rasa bersalah mengatakan pada Alana.
Alana yang mendengar keputusan suaminya tidak dapat menolak pun percuma. Mengingat perlakuan Alex pada janin yang ia kandung.
"Baik lah tuan, Terimakasih". Setelah mendapat izin dari Alex Alana pun bersiap untuk tidur sedang Alex Menganti pakaian tidur nya .
Alana hanya memejamkan mata saja nyatanya ia belum bisa untuk tidur seperti waktu memeluk Alex Tanpa sadar. "Apa anak mommy mau di peluk sama Daddy sayang" Alana mengusap perut nya yang mulai besar mesti baru masuk tiga bulan karena hamil triple".
Alex yang keluar dari ruang ganti, melihat Alana yang masih mengusap perutnya merasa khawatir, "kenapa dengan perut kamu"? Tanya Alex menghampiri Alana yang sedang mengusap usap perut dengan lembut, Alana yang mendengar Alex bertanya sontak membuka mata dan melihat Alex duduk di tepi ranjang dekat dengannya.
Melihat Alana yang hanya diam saja ragu untuk bilang padanya membuat Alex mengancam "Kalau sampai terjadi apa-apa dengan anak-anak yang di kandungan kamu saya akan memberi kamu hukuman apa kamu mengerti Alana"? Tanya Alex tanpa sadar meninggikan suara pada Alana.
Alana yang melihat Alex seperti itu menjadi takut akhirnya memberitahu pada Alex yang ia inginkan.
"Se.. sepertinya anak yang dalam perut saya rindu dengan Daddy untuk di elus - elus tuan",Tanpa sadar Alana menyebutkan Alex dengan Daddy.
Alex yang mendengar alasan Alana merasa lega karena bukan perut Alana yang sakit melainkan keinginan jabang bayi yang rindu elusan sang Daddy.
"Bilang saja kamu yang pengen". Bawa - bawa bayi bayiku lagi, Alex mengambil posisi siap untuk tidur membawa Alana ke dalam pelukannya dan mengusap lembut perut Alana sesuai permintaan calon anak anaknya. Alana tidak membantah tuduhan Alex padanya, toh emang ini ke keinginan anak yang ia kandung.
Alex yang memeluk Alana merasakan dua kenyal yang menempel di dada Alex. "Apa boleh ini untuk di pegang"? tanya Alex sambil memegang dua benda kenyal milik Alana.
Alana yang takut pada Alex kalau menolak membuat Alex marah, akhirnya mengangguk kepala tanda boleh.
"Walaupun kamu tidak memberi izin tetap tidak bisa menolak dua benda kenyal ini milikku ucap Alex membuka piyama tidur Alena".
"Dasar tuan suami arogan". Batin Alana kesal pada Alex.
Setelah mendapatkan keinginan anak yang berada dalam perut Alana pun akhirnya tertidur dengan Alex yang masih asyik memainkan pa*u da*a milik Alana.
Bersambung
Selamat membaca 💞
semoga suka 💞
__ADS_1
jangan lupa like dan komen 💞
Terima Kasih 💞