BABY TWINS MAFIA AROGAN

BABY TWINS MAFIA AROGAN
39. Perayaan


__ADS_3

Salah satu di hotel milik keluarga Smith tengah berlangsung acara yang sangat ditunggu - tunggu oleh semua orang termasuk awak media yang dari tadi menyoroti tiap tamu yang datang di acara itu.


Yang di tunggu -tunggu pun akhirnya tiba. Nampak keluarga kecil memasuki acara di hotel mewah itu. Alex Alana berjalan beriringan di tengah mereka nampak gadis kecil yang begitu cantik dengan gaun yang ia pakai senada dengan wanita yang mengandeng tangan kecil itu. Sedang Arcelio Arselio berjalan di depan memimpin jalan dua jagoan Alex itu hanya menampil raut dingin juga datar.


Berbeda dengan si kecil Arelsa sejak turun dari mobil, gadis kecil itu tidak berhenti tersenyum bagaimana tidak acara yang ia tunggu beberapa hari ini agar dirinya bisa memakai gaun yang di buat khusus untuk gadis kecil itu untuk acara yang spesial di hari ini.


"Daddy Arel cantik kan"? Arelsa menarik tangan Daddy nya untuk bertanya penampilan saat ini.


Alex menggeleng kepala dengan tingkah putri kecil nya ini. Tak terhitung Sudah keberapa kali gadis kecil itu bertanya tentang penampilan padanya. Sambil melangkah kaki menuju pentas Alex menjawab pertanyaan dari anak gadisnya yang baru genap berumur satu tahun hari ini.


Kamu paling cantik di sini sayang. Mendengar apa yang di katakan Alex membuat bibir mungil itu tambah mengembangkan senyumnya. Siapa pun yang melihat senyum gadis kecil itu akan terpana. Masih kecil saja keturunan Smith itu sudah menyihir tiap mata memandang bagaimana kalau sudah dewasa nanti pikir para tamu yang datang di acara itu.


Arcelio Arselio juga tak kalah dengan Arelsa. Tiap tamu yang datang ber decak melihat pewaris Smith itu berjalan hanya menampil raut dingin saja namun tidak mengurangi ketampanan dua pria kecil itu.


Arselio yang mendengar pertanyaan yang sama dari Arelsa mulai di mansion hingga mereka tiba di hotel pun mendengar jadi jengah.


"Kamu tahu. Kata yang kamu ucapkan sudah yang ke berapa kalinya Arel"? Arselio bertanya tanpa mengalih pandangan kebelakang tidak melihat wajah Arelsa yang sudah memerah menahan amarah. Sedang Arcelio hanya mendengar tanpa mau ikut campur anak Alana yang satu itu persis seperti Daddy mereka sangat irit bicara.


Arelsa sekuat tenaga menahan tangis agar penampilan yang ia jaga dari tadi tidak jelek. Seperti biasa ke siapa gadis kecil itu akan mengadu kalau bukan pada Daddy yang selalu membelanya walau ia salah.


"Daddy, lihat Abang Lio"? Alex berhenti berjalan demi mengendong gadis kecil itu yang kapan saja bisa menangis dan akan susah untuk di diamkan.


Tidak apa sayang Abang cuma menggoda kamu saja, Bujuk Alex pada gadis kecilnya itu. Alana yang dari tadi diam ikut bicara memperingati anak laki-laki satu-satunya yang suka menjahili gadis kecilnya.

__ADS_1


Abang jangan menggoda adek. Alana bicara lembut pada sang putra agar gadis kecil yang berada dalam gendongan suaminya itu tidak terus merengek pada Daddy nya. Mendengar suara dari Mommy nya Arselio nyengir kuda anak laki- laki Alana itu tahu maksud dari perkataan Alana.


Sampai di atas panggung Arelsa minta di turunkan. Gadis kecil itu berbinar melihat banyak orang yang hadir di acara pesta ini.


Alana Alex berdiri di samping anak -anaknya karena acara inti dari acara ini akan segera di mulai. Lagu ulang tahun segera di putar mengiringi acara tiup lilin.


Dari bawah keluarga besar Alex maupun Alana sudah berkumpul tidak ketinggalan para sahabat Alex juga hadir di acara pesta tersebut.


Ketiga malaikat kecil Alex Alana bersiap meniup lilin namun sebelum itu mereka berdoa dan meniup lilin bersamaan dengan di iringi tepuk tangan dari tamu undangan yang datang.


Seperti janji yang mereka katakan pada Arelsa, Arcelio Arselio mencium kedua pipi kanan kiri Arelsa secara bersamaan dengan berakhirnya tiup lilin.


Jangan kalian pikir ini kemauan kedua pria kecil itu karena mereka terpaksa menuruti kemauan Arelsa atas permintaan Daddy juga mommy mereka. Bahwa Arelsa mau di cium oleh kedua abangnya setelah acara tiup lilin. Karena gadis itu mau seperti acara kartun favoritnya yang ia lihat adek perempuan dalam kartun itu di cium saat ulang tahun oleh Abang si gadis dalam kartun tersebut.


Senyum Arelsa makin mengembang ketika keinginan yang terkabul. Alana membantu ketiga anaknya untuk memotong kue.


Arelsa melihat sekeliling tampak oleh gadis kecil itu Oma opanya yang berjalan menuju ke arah tempat ia berdiri saat ini.


Oma opa gadis kecil itu tampak bersemangat berlari walau gaun yang ia pakai menghalangi kaki kecil itu untuk leluasa sampai ke orang tersayang.


Mommy Jasmine mama Jane mempercepat langkah mereka melihat cucu cantik mereka menghampiri dengan membawa gaun yang ia pakai.


Jangan berlari sayang. Mommy Jasmine memperingati Arelsa agar tidak berlari. Namun sayang gadis kecil itu tidak mendengar apa yang di katakan omanya.

__ADS_1


Terlambat sedikit saja Mommy Jasmine menangkap tubuh gadis kecil itu, sudah di pastikan cucu cantiknya akan mencium lantai.


Kan apa Oma bilang jangan berlari.


Arelsa hanya tersenyum kemudian memberi ciuman pada Mommy Jasmine tak ketinggalan mama Jane juga mendapat ciuman dari gadis cantiknya.


Oma aja yang di cium nih, goda Daddy Andrian pada cucu cantiknya yang lagi asyik dalam pelukan istrinya saat ini. Mendengar apa yang di katakan oleh opanya, Arelsa segera beralih pada kedua opa nya. Daddy Andrian mendapat ciuman dari Arelsa begitu juga dengan papa Andre.


Semua telah berkumpul termasuk para sahabat Alex yang memberi selamat pada ketiga anak sahabat mereka yang ulang tahun.


Tasya berjalan beriringan dengan Demian juga para sahabat Alex menuju meja makan khusus untuk mereka.


Sayang aunty. Tasya menghampiri ponakan cantik itu dengan membawa paper bag untuk ia beri pada ketiga kesayangan yang ulang tahun hari ini.


Seperti biasa Arelsa lah paling semangat ketika mendengar suara aunty tersayangnya.


"Ini untuk ponakan aunty yang paling cantik".Tasya mengeluarkan hadiah kartun yang di favorit kan oleh ponakan cantiknya.


Aunty yang terbaik. Setelah mengatakan itu Arelsa memberi ciuman pada pipi Tasya.


Tasya beralih pada dua pria kecil yang hanya melihat saja. "Ini untuk ponakan aunty yang paling ganteng". Entah apa isi dari Paper bag yang Tasya berikan karena Arcelio Arselio tidak mengeluarkan isi dalam Paper bag tersebut.


Para sahabat Alex juga ikut memberi hadiah pada ketiga anak sahabat mereka tidak ketinggalan dengan Arelsa memberi satu ciuman pada uncle ganteng nya tanda ucapan terimakasih.

__ADS_1


Arelsa sudah tertidur sebelum acara pesta berakhir. Gadis kecil itu sudah kelelahan dan tidak bisa menahan kantuk sebelum sampai di mansion mereka.


Bersambung


__ADS_2