
Mendengar apa yang di beri tahu kepala pelayan barusan, Alex langsung saja mematikan telpon sepihak. Tanpa menunggu langsung menelpon ke ponsel milik Alana.
Tidak butuh waktu lama Alana langsung mengangkat telpon dari sang suami. Alana sudah menebak pasti suaminya sudah tahu mengenai kondisi Arelsa saat ini dari kepala pelayan kepercayaan di mansion.
Ya honey? setelah telpon di angkat oleh Alana, Alex langsung saja menanyakan keadaan putri kecilnya pada sang istri.
"Bagaimana keadaan adek sayang, Apa adek baik - baik saja? Alex menanyakan kondisi anak mereka pada Alana.
"Adek panas nya uda turun honey", Setelah aku selimut adik pakai baju kamu yang masih di gantungan.
"Pantesan dari tadi perasaan gue tidak enak ini ternyata penyebabnya". Sepanjang perjalanan menuju kota A perasaan pria tiga anak itu memang tidak enak dalam jet pribadi yang ia naik selama perjalanan terjawab sudah putrinya yang lagi sakit karena merindukan dirinya.
"Sayang, aku akan pulang hari ini juga". Alex memberi tahu pada Alana bahwa ia akan pulang malam ini juga.
Alana yang mendengar apa yang di katakan Alex langsung saja memberi tahu bahwa putri mereka akan baik - baik saja karena banyak yang menjaga pada sang suami.
Alana tahu betapa pentingnya perjalanan bisnis suaminya saat ini sampai tidak bisa di wakili.
Namun bukan Alex namanya jika akan mendengar apa kata orang. Jika ia berkata, maka tidak akan ada yang bisa membantah.
__ADS_1
Alex Mengalih panggilan menjadi video call bersama sang istri. Alex bisa melihat wajah istri kecil nya yang selesai menangis Alex sudah menduga Alana pasti sangat panik ketika mengetahui keadaan putri kecil mereka tadi.
"Mana adek sayang? Aku mau lihat putri kita". Alana langsung mengarahkan Vidio memperlihatkan putri mereka yang sedang tidur sambil memeluk pakaian Alex sebelum ia berangkat tadi.
Selesai telponan bersama Alana, Alex mengakhiri pembicaraan dengan Alana. Alex menelpon Will untuk datang ke kamarnya. "Gue akan pulang sekarang lu handle urusan di sini".
" Ada apa"? Will bertanya pada Alex yang lagi memasukkan barang yang sempat ia keluarkan dari koper setelah sampai di hotel.
'Putri gue sakit', tanpa melihat Will Alex terus merapikan barang bawaan nya. "Ok gue serahin Ama lo".
Willi mengantar Alex menuju bandara. Pilot telah menunggu Alex untuk penerbangan ke kota B. Alex duduk dengan gelisah di dalam pesawat jet yang ia naik, tidak seperti biasa mafia yang di takuti di dunia bawah itu gelisah.
"Kenapa pelan sekali"? Bawahan Alex di dunia bawah merasa mobil yang ia kendarai sudah melaju dengan maksimum namun apa kata sang tuan pelan. Tanpa membantah bawahan Alex menambah kecepatan mobil yang membawa sang tuan menuju mansion milik Alex.
Tiga puluh menit akhirnya mobil yang membawa Alex telah sampai di mansion. Tanpa menunggu pintu di buka oleh bodyguard yang menjaga di mansion, Alex langsung keluar hanya satu tujuan saat ini segera bertemu dengan putri kecilnya.
Kepala pelayan telah menunggu sang tuan karena telah di beri tahu oleh asisten Alex. Willi memberi tahu sang kepala pelayan Alex di mansion bahwa hari ini juga Alex pulang.
"Di mana anak -anak? Alex berjalan di ikuti kepala pelayan dari belakang memberi tahu keberadaan anak - anaknya juga Alana berada".
__ADS_1
Cek lek
Alex membuka pintu kamar utama setelah di beri tahu kepala pelayan bahwa Alana juga putri kecilnya sedang berada.
Alex melihat istri kecil nya sedang duduk di tepi ranjang sambil mengendong Arelsa yang sedikit rewel di lihat Alex saat ini.
"Honey", Alana yang melihat Alex telah pulang mata wanita cantik itu sudah berkaca - kaca. Bagaimana tidak Arelsa tengah malam yang mulai rewel.
Alex berjalan mendekati istri kecil ya yang sedang mengendong anak mereka.
Alex mengambil alih Arelsa dari gendongan sang istri. Benar saja, putri kecilnya itu membuka mata saat berpindah gendongan pada Daddy nya.
Jangan lupa like dan komen
Hallo para pembaca novel author yang setia terima kasih untuk like dan juga komenya. Bagi author komen para pembaca novel sangat bermanfaat bagi kami penulis novel khusus untuk aku.
Sekali lagi terima kasih
Bersambung
__ADS_1