
Evander mendengus kesal melihat seorang wanita begitu ceroboh padahal memakai setelan baju warna putih, bisa Evan tebak wanita yang yang menabraknya ini seorang dokter.
Ma ..f belum sempat Dokter Sasa meminta maaf terpotong oleh Evan yang menatap kearah dokter Sasa dengan tajam.
Kenapa cara liat pria itu sama dengan kak vel. Evan yang melihat wanita di depannya diam saja pun mulai kesal karena di cuekin.
Hello nona, apa anda akan terus duduk disitu terus menghalangi saya mau masuk. Dokter Sasa yang mendengar suara pria langsung berdiri.
Evan masih menatap tajam pada Sasa yang hanya menunduk seraya meremas ujung baju yang di pakai. Sasa yang melihat Evan seperti berhadapan dengan kakaknya.
Mmm maaf tuan. Evan tidak ingin mendengar Sasa bicara kembali memotong apa yang dokter Sasa ingin sampaikan.
Minggir kamu menghalangi jalan saya, Evan hendak masuk ke ruang Alana di cegah oleh Sasa. "Sebaiknya anda nanti aja masuk tuan, Dokter Sasa tidak mungkin membiarkan pria yang ada di hadapannya ini melihat apa yang tidak seharusnya".
Ck berani sekali gadis kecil ini menghalangi gue Evan memindai tubuh Dokter Sasa dari atas sampai bawah lumayan, seraya tersenyum misterius.
"Siapa kamu berani menghalangi saya". Evander memiringkan kepala menunggu jawaban dokter Sasa.
"Saya tidak bermaksud untuk menghalangi anda tuan". Tapi..dokter Sasa malu sendiri mengingat apa yang ia lihat tadi di ruangan Alana.
Begini saja tuan mm,,bagaimana tunggu sebentar lagi. dokter Sasa berusaha mengulur waktu agar pasang suami istri yang di dalam cepat menyudahi aktivitas mereka.
………
Alana yang selesai memberi ASI pada bayi besarnya itu langsung memperbaiki baju yang ia pakai.
"Honey seperti ada suara ribut di depan", Alana melirik Alex bergantian melihat arah di mana ada ribut yang ia dengar.
Alex yang tidak mau ketiga malaikat kecil yang baru itu tidur terganggu berniat untuk melihat, namun Alex kembali mendekat pada Alana memberi ciuman di kening Alana kemudian pamit pada wanita tiga anak itu. "Kamu di sini dulu sayang, biar aku lihat". Alex menuju sumber keributan di depan ruangan Alana.
Pintu di buka Alex melihat Evander dengan seorang wanita. Alex mengenali wanita yang sedang berdebat dengan Evander.
"Kalian"
Mendengar suara Evander dokter Sasa menoleh ke arah Alex yang berdiri di depan pintu setelah di buka.
Helaan nafas lega terdengar dari Dokter Sasa. "Untung aja suami istri itu uda selesai, kalau tidak aku harus terus berdebat dengan pria asing ini".
Evander yang memang tidak jauh dari Dokter Sasa berdiri melihat ekspresi lega dari wanita itu bisa menebak telah terjadi sesuatu saat sebelum ia sampai di sini.
__ADS_1
Lain kali lihat kondisi kalau melakukan sesuatu. Evander melirik Alex seperti memberi isyarat seperti biasa insting seorang mafia Alex langsung keluar.
Alex hanya menatap sekilas pada dokter Sasa. "Apa dia melihat nya". Tapi tidak masalah toh apa yang ia lakukan juga pada istri sendiri tidak ada yang salah.
Begini tuan Alex, saya ke sini mau mengecek keadaan nyonya Alana. Alex hanya mengangguk singkat pada dokter Sasa.
Dokter Sasa masuk keruangan di mana Alana di rawat. "Pagi nyonya", Dokter Sasa menyapa Alana yang lagi duduk di ranjang.
Pagi dokter, Alana tersenyum sambil menjawab sapaan dari dokter Sasa." Apa ada keluhan nyonya"? Dokter Sasa bertanya perihal keadaan Alana.
"Ngak dok, mm dok kapan saya bisa pulang"? Alana bertanya pada Alex namun Alex hanya bilang tunggu keadaan Alana sehat, sedang Alana sudah bosan di rumah sakit ingin segera pulang.
Dokter Sasa menoleh sekilas pada Alex maksud minta bantuan. Karena Alana sebenarnya sudah di izinkan pulang akan tetapi Alex mengatakan jika istri kecil nya itu bertanya bilang saja tunggu keadaan Alana sehat.
"Apa sudah di izinkan kalau istri saya pulang dokter"? Alex bertanya seolah dia juga bertanya seperti Alana pada dokter Sasa.
"Busa tuan", Karena kondisi nyonya Alana sudah membaik hari ini juga di izinkan untuk pulang.
Alex mengangguk mengerti. Evander yang dari tadi diam buka suara. "Kamu uda bosan di sini sayang? Evan berjalan mendekati ranjang yang ditempati oleh sang adek.
Dokter Sasa yang mendengar pasien yang memanggil pria yang sempat ia larang untuk masuk tadi penasaran ada hubungan apa antara nyonya Alex itu dengan pria yang memeluk memberi ciuman pada Alana.
"Iya kak, aku uda bosan" Alana tak kala manja pada Evander yang tidak pernah ia lakukan pada Alex selaku suaminya.
Sekarang kita siap - siap untuk pulang. Alex langsung bicara setelah Alana maupun Evan menoleh ke arahnya.
Dokter Sasa yang merasa tidak ada kepentingan segera pamit pada Alex juga Alana.
Evan menghentikan langkah dokter Sasa yang hendak melangkah meninggalkan ruangan di mana Alana di rawat atas perkataannya. " Urusan kita belum selesai nona". Kamu boleh keluar.
Alana telah sampai di rumah dengan tiga malaikat kecilnya. Tasya niat mau ke rumah sakit tidak jadi karena mendapat kabar dari Willi asisten kakaknya itu mengatakan bahwa Alex akan pulang hari ini, Jadi Tasya langsung ke mansion Alex yang di antar oleh Willi atas perintah dari tuan Adrian karena Demian tidak bisa mengantar Tasya.
Mobil yang mengantar Tasya sampai di mansion alex dengan selamat. Tasya turun dari mobil segera masuk tidak mau berlama dengan muka datar itu.
__ADS_1
Willi berdecak pelan melihat gadis pujaan hatinya itu meninggalkan dirinya seorang diri di mobil. Willi turun mengikuti Tasya yang terlebih dahulu masuk ke mansion Alex.
Assalamualaikum ponakan aunty yang ganteng juga cantik. Tasya yang baru masuk segera menghampiri kakak ipar serta tiga ponakan yang duduk di ruang keluarga.
Willi yang melihat tingkah Tasya geleng kepala. Jika bersamanya gadis kecil ini kalem tidak banyak bicara. Tapi lihat di depannya sekarang ini heboh sendiri.
Aunty kangen sayang, "Kok kalian tambah ganteng yang ini juga tambah cantik". Tasya gemes lihat Alex kakaknya versi kecil.
Mommy Jasmine akan datang setelah makan malam nanti ke mansion Alex karena hari ini mommy Jasmine lagi menemani Daddy adrian menemui klien.
Evan langsung ke kantor setelah mengantar Alex, Alana serta tiga bayi kecil itu. Dalam perjalanan Evan menelpon seseorang. "Cari tahu gadis kecil tadi".
Bersambung
Selamat Membaca
Semoga Suka
Jangan Lupa Like dan Komen
__ADS_1
Terima Kasih 💞