
Mama Jane papa Andre serta Evan masuk ke Mansion. Kepala pelayan memberitahu pada keluarga Alana juga dokter pribadi keluarga Smith bahwa Alana sedang menunggu di kamar lantai dua dimana kamar anaknya.
Kepala pelayan mengantar keluarga Alana dan juga dokter yang akan memeriksa nona kecil mereka yang lagi demam.
Cek lek
Pintu di buka oleh kepala pelayan mempersilahkan yang datang untuk masuk. Alana membaringkan Arelsa agar bisa di periksa oleh dokter. Alana melihat wanita yang tidak lagi muda mendekat ke arahnya di mana ia sedang duduk melihat putri kecilnya yang lagi di periksa oleh dokter pribadi keluarga suaminya dengan serius.
Alana langsung memeluk pinggang Mama Jane saat wanita yang telah melahirkan mendekat. "Ma, tadi sebelum Daddy nya berangkat putri kami baik - baik saja. Tapi tiba - tiba saja Arel badannya panas. Terdengar Isakan kecil di sela - sela ibu tiga anak itu saat menceritakan kejadian pada putrinya yang lagi terbaring lemah di ranjang.
Mama Jane mengusap kepala putrinya yang sedang khawatir melihat kondisi anaknya saat ini. "Kamu tenang sayang, pasti cucu mama baik - baik saja". Mama Jane memenangkan Alana agar tidak khawatir dengan kondisi Arelsa.
Dokter menjelaskan kondisi Arelsa pada semua yang ada disitu. "Nona kecil baik - baik saja nona, tuan. Dia hanya rindu saja dengan Daddy ny itu Yang bikin suhu badannya panas".
"Boleh saya bertanya"?. Sebelum dokter menanyakan keberadaan Alex, dokter tersebut meminta izin terlebih dahulu karena merasa lancang bertanya hal pribadi keluarga tersebut.
Silakan dokter.Bukan Alana yang menjawab melainkan Papa Andre lah yang memberi izin atas permintaan dokter tersebut.
"Kalau boleh tahu di mana keberadaan tuan Alex"? Dokter melihat sekeliling menatap satu persatu tapi tidak melihat Alex di antara mereka yang hadir di kamar itu.
__ADS_1
"Suami putri kami lagi keluar kota ada urusan bisnis dok". Kali ini mama Jane yang menjawab pertanyaan dari dokter tersebut dengan sopan.
Dokter mengangguk mengerti kemudian memberi solusi untuk mengatasi demam gadis cantik itu.
"Sebaiknya beri baju yang masih ada aroma tubuh suami anda nona agar putri kalian bisa terobati rasa rindunya pada Daddy nya". Setelah memeriksa dokter pamit izin undur diri.
Mommy Jasmine Daddy Andrian datang bersama Tasya langsung menuju kamar cucu mereka yang ada di lantai atas.
Mommy Jasmine khawatir melihat cucu cantik mereka yang tengah tertidur di atas ranjang. Setelah mendengar penjelasan dari Evan Arelsa demam karena sedang merindukan Daddy mereka.
Mommy Jasmine mengedar pandangan ke sekeliling kamar namun tidak melihat menantu kesayangan nya.
Mama Jane yang melihat kebingungan di wajah besan sekaligus sahabatnya pun menjawab di mana keberadaan Alana pada Mommy Jasmine.
Tak lama Alana keluar dari walk in closet membawa baju di tangan menuju ranjang yang di tempati putri kecilnya saat ini.
Alana belum menyadari keberadaan keluarga dari suaminya saat ini karena sedang fokus mengurusi Arelsa.
Setelah menyelimuti Arelsa dengan pakaian Alex Alana baru menyadari Mommy Jasmine dan yang lainnya.
__ADS_1
Alana terkejut segera berdiri mendekat pada Mommy Jasmine dan memeluk ibu dari suaminya itu dengan sayang.
Mommy Jasmine membalas pelukan Alana memberi tahu bahwa Arelsa akan baik - baik saja.
Arcelio Arselio sedang di gendong oleh papa Andre juga Evan. Seakan mengerti mommy mereka lagi sibuk dengan adiknya dua jagoan Alana itu tidak rewel sama sekali.
Tasya yang dari tadi diam mendekat melihat ponakan cantiknya yang lagi tidur dengan muka yang sedikit memerah kerena badannya yang panas.
"Kamu dekat sekali dengan Daddy kamu cantiknya aunty belum satu hari Daddy kamu pergi cantiknya aunty uda kangen aja". Tasya gemes sendiri dengan ponakan cantiknya yang satu ini.
Kepala pelayan baru teringat untuk mengabari Alex mengenai keadaan putri kecilnya yang lagi demam. Tanpa membuang waktu kepala pelayan langsung memindai nomor Alex. Tidak menunggu waktu lama langsung di angkat oleh tuannya.
"Ada apa? Alex langsung bertanya tahu tidak mungkin kepala pelayan mansion nya menghubungi kalau ada hal yang tidak penting".
"Nona kecil sedang demam tuan". Terdengar di seberang telpon suara Alex yang meninggi mendengar kabar dari kepala pelayan nya itu.
Baca juga karya teman author kakak
__ADS_1
Terima kasih 💞
Bersambung