BABY TWINS MAFIA AROGAN

BABY TWINS MAFIA AROGAN
16. Dikit-dikit di Hukum


__ADS_3

Tasya berada di anak tangga seketika menjerit memanggil Evan. Bagai mana tidak Evan yang sangat super sibuk kini berada di Mansion Smith.


Tasya buru buru turun dari anak tangga menghampiri Evan memeluk pria yang ia anggap seperti kakak kandung setelah Alex dan Demian.


Kakak Tasya kangen dengan manja Tasya memeluk Evan.


Alex maupun Evan sudah biasa kalau Tasya bertingkah seperti saat ini pada Evan.


"Kamu apa kabar sayang"? Evan membalas pelukan Tasya yang sudah ia anggap seperti adek kandung setelah Alana.


"Sangat baik kakak gantengnya Tasya". Tasya baru sadar ternyata bukan ada Evan saja, Alana Alex pun ada di sini. Karena terlalu fokus sama Evan Tasya tidak menyadari kehadiran Alex dan Alana.


Tasya mendekati Alana memeluk wanita hamil tersebut.


"Tumben kakak ipar ke sini"? selama kakak menikah dengan kak Alex baru pertama kan kak Alex bawa kak Alana kesini. Tasya


"Apa kak Alex masih suka kurung kakak di kamar"? Dengan polosnya Tasya bertanya pada Alana dan bergantian melihat Alex.


Evan yang dari tadi mendengar ocehan Tasya buka suara.


"Apa maksud kamu Alana yang di kurung di kamar Tasya"? Evan menatap Tasya dengan serius menunggu jawaban dari Tasya.

__ADS_1


"Ia kak", kak Alex dikit dikit kasih hukuman buat kak ipar. Waktu aku ajak kakak ipar keluar aku tanya mau kemana kakak ipar dengan semangat bilang mau makan rujak. Ya udah Tasya dan kak Demian turuti kemauan kakak ipar besok harinya Tasya mau ajak kakak ipar keluar malah kakak ipar di kurung di kamar karena melanggar peraturan dari kak Alex yang memakan rujak pedas sampai buat kakak ipar sakit perut. Tasya menceritakan Alana yang dikurung oleh Alex pada Evan tanpa di kurang maupun di lebih lebihkan.


Mendengar cerita dari Tasya Evan sudah mengerti pokok permasalahan yang Alex mengurung Alana di kamar.


Evan tahu betul siapa Alex, tidak mungkin Alex memberi hukuman pada orang yang tidak berbuat salah sama hal nya juga dengan Alana sekarang ini.


Alex yang dari tadi diam buka suara.


"Mommy di mana"? Mommy tadi keluar ada arisan dengan teman - teman Mommy. Tasya menjawab pertanyaan Alex seraya mengandeng Alana ke ruang keluarga untuk duduk.


Alex dan Evan mengikuti Tasya yang membawa Alana ke ruang keluarga.


Alana duduk di sofa sambil menguap.


Alex yang melihat Alana kelelahan pun berinisiatif membawa Alana ke kamar yang ia tempati jika di mansion utama.


"Van Lu kalau mau istirahat, istirahat aja". Gue juga mau bawa Alana ke kamar kasian pasti Alana capek.


Evan yang sedang mendengar cerita dari Tasya menoleh ke Alex yang bicara padanya.


"Ok nanti kalau gue mau istirahat gue masuk kamar yang biasa gue pakai disini". Evan

__ADS_1


Alex memegang tangan Alana untuk menuju kamar untuk mereka istirahat.


Tiba di atas di mana kamar Alex berada, Alex membuka pintu kamar Alana masuk dan Alex menutup pintu kamarnya.


"Kamu mau mandi"? Alex menyuruh Alana bersih bersih terlebih dahulu sebelum istirahat, Alana yang mendengar Alex bertanya pun menoleh pada Alex.


"Tapi baju ganti aku tidak ada". Alana tidak menolak namun mau mandi baju ganti tidak ada disini mengingat baru pertama mereka ke sini.


"Baju kamu uda ada di lemari, lihat aja di walk in closet". Alex dengan santai membuka baju di depan Alana.


Alana heran kenapa baju untuk dirinya sudah ada aja di sini." Apa suami tuan arogan ku ini yang menyiapkan batin Alana penasaran namun tidak berani bertanya pada Alex".


Alana menuju ke kamar mandi untuk bersih bersih sebelum istirahat. Lima belas menit Alana keluar dari kamar mandi menuju walk in closet.


Seketika mata Alana terbelalak bukan baju untuk di pakai malah semua lemari di penuhi pakaian kurang bahan.


Bersambung


Selamat Membaca 💞


Semoga Suka 💞

__ADS_1


Terima Kasih 💞


__ADS_2