BABY TWINS MAFIA AROGAN

BABY TWINS MAFIA AROGAN
65. Marah


__ADS_3

Alana melihat tatapan tidak biasa dari Alex seolah saat ini bukan pria itu. Alana seketika merinding hanya melihat seringai pria di hadapan dirinya.


Mungkin sekarang waktu yang tepat bagi Alex menunjukan dengan siapa wanita di hadapannya berhadapan. Perlu ia ingatkan pada Alana dia bukan pria yang sabar dia Alex Smith tidak akan tunduk pada siapapun tidak terkecuali sekalipun istrinya.


Kalian ingat untuk menikahi Alana saja Alex melakukan tanpa persetujuan dari orang tuanya.


Diam pria itu Alana di buat semakin merinding. Alana meremas ujung baju rumahan ketika melihat apa yang di ambil oleh Alex di dalam laci.


Alana tidak tahu sejak kapan benda itu ada di dalam laci kamar yang ia tempati. Alana mundur ketika Alex perlahan mendekati tempat ia berdiri.


"Kenapa sayang. Alex membuka plester hitam mendekat ke arah Alana ketika wanita itu mundur." Alex membuka gulungan tali siap di pakai.


Kejadian yang begitu cepat sehingga Alana berakhir dengan mulut di tutup oleh plester juga tangan di ikat.

__ADS_1


Alex mengendong Alana menuju ranjang walau istri kecil nakalnya itu terus berontak. Alana terus bergerak untuk menghindar dari Alex siap untuk menerkam mangsanya.


Alex tidak main - main apa yang akan ia lakukan. Pria seperti kesurupan itu meniduri Alana dengan kasar. Untung saja kamar yang di tempati mereka saat telah di atur oleh Alex menjadi kedap suara Alex tidak khawatir lagi terdengar teriakan Alana nanti.


Sepanjang melakukan kegiatan ranjang Alex tidak peduli teriakan Alana yang minta berhenti apa yang Alex lakukan dengan tubuhnya.


Alex terus saja menghujam Alana dengan bringas sampai wanitanya itu pingsan. ex baru berhenti ketika dirinya mencapai puncak.


Alex melihat ke samping di mana Alana telah pingsan menghadapi kegilaan yang ia ciptakan.


Alex mengecup kening Alana berbisik di telinga Alana. Jika tidak mau ini terjadi lagi jangan memancing ku.


Sebelum membersihkan tubuhnya Alex menyelimuti Alana yang masih polos tak lupa pria yang bringas tadi meniduri istri kecilnya mencium sekilas bibir Alana yang mungil itu dengan mesra. Alana tak terganggu sama sekali dengan apa yang Alex lakukan.

__ADS_1


Tiga puluh menit Alex telah selesai mandi memakai piyama tidurnya sebelum bergabung dengan Alana di ranjang. Alex masuk selimut sama dengan Alana memeluk Alana hingga pria itu tertidur.


Pagi hari Alana membuka mata terlebih dahulu. Alana memegang kepalanya yang terasa sakit namun wanita itu belum mengingat apa yang terjadi.


Alana meraba perut ratanya yang terasa berat seperti tertimpa berat wanita cantik itu menoleh kesamping melihat wajah damai suaminya sedang tidur.


Seketika Alana ingat kejadian di mana Alex yang meniduri dirinya dengan kasar sampai ia harus memohon untuk berhenti yang tidak di hiraukan oleh Alex.


Setelah itu Alana tidak mengingat apa yang terjadi selanjutnya. Alana menyingkirkan tangan Alex yang masih setia memeluk pinggang ramping itu dalam tidurnya.


Alex membuka matanya merasa ada yang menganggu tidur nyenyak pria itu. Alex membuka mata dengan kesadaran yang belum penuh melihat Alana dengan tatapan tajam seakan mau memakan pria itu hidup - hidup.


Alex terkekeh melihat ekspresi Alana tunjukan padanya. Alex gemas melihat wajah istri kecilnya yang menatap marah itu.

__ADS_1


__ADS_2