
Semua yang ada tidak ruangan Alana tidak ada yang heran dengan ucapan Alex. Mereka semua tahu Alex yang tidak suka basa basi kalau bicara.
"Oh ya kak, siapa nama ponakan aku yang ganteng juga cantik ini"? Tasya menoleh pada Alex Alana bergantian.
Alana melirik Alex, Alana yakin pasti suami nya itu sudah menyiapkan nama untuk anak -anak mereka.
Alex melirik Alana sebentar sebelum menjawab. Alana tersenyum ke arah suaminya itu isyarat ia juga setuju Alex yang memberi nama untuk buah hati nya bersama Alex.
Arcelio Alendra Smith
Arselio Alendra Smith
Arelsa Alendra Smith
Alex berjalan mendekati Alana. "Kamu suka nama yang aku kasih untuk anak - anak kita sayang"? Alex memandangi wajah Alana menunggu wanitanya menjawab.
Alana tersenyum kemudian mengangguk setuju nama yang di beri oleh Alex untuk anak mereka. "Nama yang bagus untuk pangeran dan juga princes kita, Alana melirik boks bayi di mana buah hatinya tengah dikerumuni oleh sahabat dari Alex untuk melihat ponakan baru mereka.
Alex mencium kening Alana lama. Terima kasih sudah berjuang melahirkan mereka.
Alana memejamkan mata ketika suami tuan arogannya itu mencium keningnya, serta mengucapkan terima kasih. Alana mengangguk kepala setelah Alex melepas ciuman pada kening Alana.
"Arelsa kamu teman aunty sekarang, eh tidak..tidak kamu juga dua pangeran kecil ini juga teman aunty sekarang". Tasya berbinar melihat malaikat kecil itu yang sedang tidur dengan tenang.
Demian yang dari tadi diam ikut bicara."Oh tidak bisa dek, Kamu yang princes kakak yang boy". Demian tidak mengizinkan Tasya menjadikan dua boy itu jadi teman Tasya.
__ADS_1
Evan juga tidak tinggal diam. "Satu boy akan jadi teman kakak". Tasya Demian menoleh pada Evan juga merebut tiga malaikat kecil Alana serta Alex yang juga belum genap berumur satu hari itu.
*****
Malam hari
Alana masi di rawat inap paska melahirkan. Alex tidak mengizinkan mommy Jasmine maupun mama Jane untuk menemani Alana di rumah sakit.
Baik mommy Jasmine maupun mama Jane tidak setuju. Namun karena suami masing-masing memberi pengertian akhirnya hanya Alex yang menemani Alana di rumah sakit.
Andrian ataupun Andre mengerti karena Alex tidak memberi izin untuk para orang tua mereka menemani, karena Alex ingin belajar menjadi suami siaga untuk Alana maupun anak-anak yang baru lahir.
Alana sedang memberi ASI untuk Arcelio juga Arselio. Di banding kedua Abang - Abang Aresla putri nya itu yang sabar menunggu jatah ASI dari Alana. Karena kalau kedua Abang dari Aresla itu tidak mau mengalah satu sama lain. Alex memegang salah satu dari dua jagoan kecil itu yang sedang minum ASI dari sumbernya.
Kini giliran princes yang minum ASI pada Alana. Arelsa selalu tenang ketika minum ASI dari Alana.
"Apo boleh sekarang"? Alana mengalihkan pandangannya dari Aresla melihat suaminya bingung apa maksud dari perkataan Alex barusan.
Alex melihat wajah bingung dari Alana kembali buka suara." Gabung dengan adek". Alex bicara sambil menunjuk salah satu p*y* d*r* Alana.
Alana mengerti maksud Alex melihat arah tatapan Alex pada p*y* d*r* miliknya. "Tapi h honey Alana gugup jujur saat ini Alana malu. Apa suaminya itu juga mau minum ASI miliknya pikir Alana. Batin Alana berteriak.
Alex menggeser posisi mendekat pada Alana. Aresla tidak terganggu sama sekali ketika ia harus berbagi ASI dengan Daddy nya itu.
Bayi beda usia itu sedang berbagi untuk menikmati ASI dari Alana. Alex mengusap-usap pipi Aresla. Terima kasih sayang sudah mau berbagi dengan Daddy. Alex tersenyum bergantian melihat dua perempuan yang beda usia di hadapannya.
__ADS_1
Tengah Malam
Sepasang suami istri yang sedang berbagi di atas ranjang rumah sakit itu terbangun mendengar tangis bayi.
Alex segera mendekat pada boks bayi yang di huni tiga malaikat kecilnya. Arcelio menangis karena ingin ASI. Alex segera mengendong Arcelio memberikan pada Alana agar bisa di kasih ASI.
Alana duduk bersandar di kepala ranjang untuk memudahkan ketika memberi ASI pada anaknya.
Alex dengan setia duduk melihat Alana juga putra pertama yang di beri ASI oleh Alana. Arcelio kembali diam ketika mulut kecil itu mendapat apa yang ia mau.
Alana memegang tangan Arcelio kemudian di ciumnya tangan kecil itu dengan sayang.
Asyik memperhatikan wajah tampan Arcelio. Alana tidak sadar apa yang Alex lakukan.
"H honey". Alana terkejut melihat apa yang Alex lakukan. Tidak habis pikir dengan tingkah tuan suami arogan sedang asyik dengan dunianya sendiri.
Bersambung
Selamat Membaca
Semoga Suka
Jangan Lupa Like dan Komen
Terima Kasih 💞
__ADS_1