BABY TWINS MAFIA AROGAN

BABY TWINS MAFIA AROGAN
57. Apa ia sama


__ADS_3

Dua tahun kemudian


Triple sekarang ini sangat aktif. Jika Alana yang dulunya tidak membutuhkan pengasuh sekarang ia sendiri yang meminta pada Alex suaminya. Alana juga kembali aktif untuk kuliah tentunya atas izin dari Alex.


Sifat masing - masing buah hati Alana bersama Alex juga terlihat. Arcelio yang begitu dingin datar dan hanya tersenyum pada keluarga saja. Di usia tiga tahun Arcelio Arselio sudah bisa membaca, berbeda dengan Arelsa jangankan membaca bicara saja gadis Alana serta Alex itu saja belum lancar.


Sedang Arselio, seperti nya anak yang satu itu suka menebar senyum dan juga ramah. Namun tetap menatap datar orang - orang yang sok dekat dengannya.


Alana sedang mengepang dua rambut gadis kecilnya saat ini sebelum ia juga ke kampus. Jujur ia sangat berat meninggalkan buah hati mereka pada pengasuh, kembali karena tiga anak itu tidak lagi ASI padanya hanya sesekali saja gadis kecil mereka minta ketika kambuh jika rewel.


Selesai dengan urusan ketiga buah hati mereka, baik Alex, Alana dan ketiga anaknya sama -sama menuju ruang makan untuk sarapan bersama sebelum Alex ke kantor juga Alana yang ke kampus.

__ADS_1


Alana di antar oleh Alex ke kampus sebelum pria itu ke kantor. Dalam perjalanan menuju kampus baik Alana maupun Alex tidak ada yang bersuara. Ya beginilah Alana akan canggung bila tidak ada anak -anaknya jika bersama suaminya.Hunungan mereka bisa di bilang kaku walau anak mereka sudah ber umur dua tahun.


Alana membuka pintu setelah berpamitan pada Alex. Dirinya akan banyak menghabiskan waktu di sini sampai kuliahnya selesai.


Alana berjalan memasuki gerbang kampus. Alana menoleh ketika ada seseorang yang manggil namanya. Rido berjalan mendekati Alana di mana wanita yang masih ada di hatinya. "Kamu kemana aja. Uda lama kamu ngak ke kampus?" Pertanyaan beruntun dari rido penasaran selama ini kemana wanita itu pergi dan baru muncul sekarang.


Alana tersenyum pada rido yang merupakan seniornya di kampus. Bukan Alana tidak tahu selama ini rido menyukai dirinya, Alana sengaja menjaga jarak dengan senior yang mempunyai penggemar yang banyak.


Alana tidak mau dengan ia dekat dengan banyak penggemar itu ketenangan dirinya bisa saja terganggu itu lah alasan selama ini ia menolak dengan halus setiap ajakan pria itu.


Jadi sekarang kita bakalan sering ketemu." Kamu uda sarapan. Kalau belum ayo kita ke kantin sekalian sarapan." Rido sudah bertekad dirinya akan mendapatkan hati wanita yang ia cintai apa pun caranya.

__ADS_1


Alana yang tidak enak langsung mengiyakan ajakan Rido. Melihat wajah memelas Rido untuk ke kantin. Sesampainya di kantin, Alana juga Rido jadi pusat perhatian terutama mahasiswi yang rata - rata mengidolakan Rido.


Mereka mencari tempat duduk yang kosong tanpa mempedulikan pandangan orang-orang di kantin. Dari tempat duduk Alana bisa mendengar bisik - bisik tentang dirinya.


Rido memesan makan untuk mereka berdua. Selesai makan baik Alana begitupun dengan Rido kembali ke kelas masing -masing.


Di dalam kelas. Alana mendengar siswa maupun siswi sedang bergosip. "Apa kalian tahu anak jurusan xx yang hamil?". Aku dengar pria yang menghamilinya siap bertanggung jawab dengan syarat hanya menikah kontrak.


Kalian tahu dengan bodohnya wanitanya menerima tawaran pria brengsek itu padahal wanita itu hanya korban si pria.


Masih banyak lagi gosip -gosip yang di dengar oleh Alana. Apa aku juga wanita bodoh, karena dengan mudahnya menerima pernikahan yang aku jalani sekarang. Jika di ingat-ingat memang selama ini suaminya tidak pernah meminta maaf apa yang terjadi karena di sini dia yang korban hingga lahir tiga anaknya.

__ADS_1


Menuju konflik antara Alana dan juga Alex.


Bersambung


__ADS_2