
Tasya yang berniat mengajak Alana jalan tidak jadi karena mendengar cerita dari Alex, Alana yang di Hadang di jalan yang akan menuju kampus.
Alex dan Demian meninggalkan Tasya bersama Alana diruang tamu. Kedua gadis itu memilih tetap di rumah untuk hari ini.
Alex membahas kejadian tadi bersama Damien. "Jadi siapa kak? Demian langsung ke inti pembicaraan, Alex mengajak keruang kerja untuk bicara pasti membahas hal yang menimpa Alana pagi ini.
Yang ada dalam pikiran kamu. Alex
"Black mamba"? Demian
Alex mengangguk bahwa tebakan Demian benar.
Jangan sampai dia mengetahui bahwa Alana sedang mengandung anak kakak. Demian tahu pasti musuh Alex akan mengincar Alana jika tahu Alana mengandung darah daging Alex.
Untuk sementara waktu Alana tidak kakak izin untuk ke kampus atau kegiatan di luar. Untung tadi mereka belum sempat membawa Alana bersama mereka. Alex memberi tahu keputusan yang di ambil pada Demian sebelum memberitahu pada Alana.
"Aku setuju dengan keputusan kakak itu lebih baik". Demian setuju asal itu yang terbaik untuk Alana dan anak yang ia kandung.
Mendengar Alana yang di Hadang oleh sekelompok orang di jalan pada saat ingin ke kampus sudah sampai ke telinga mommy Jasmine.
Dengan segera Mommy Jasmine ke Mansion Alex bertepatan makan siang. Karena tidak tenang apa yang menimpa menantunya.
Mommy Jasmine menghampiri Alana yang sedang makan siang bersama tiga kakak beradik tersebut dengan menikmati menu makanan mereka sampai mendengar suara mommy Jasmine yang berjalan mendekati Alana dan tiga anak kesayangan Mommy Jasmine.
"Kamu baik baik saja sayang"? Mommy Jasmine menghampiri Alana yang sedang makan.
"Kamu sangat mirip dengan sahabat Mommy yang berada di Italia sekarang sayang" Mommy Jasmine mengelus kepala Alana dengan sayang.
__ADS_1
Alana yang mendapat perlakuan dari Mommy Jasmine seperti memiliki mommy kandung.
"Apa sahabat Mommy asli orang Italia"?Alana juga penasaran apa yang dikatakan oleh Mommy Jasmine pada Alana.
" Tidak sayang dia asli orang Indonesia juga, mommy Jasmine diam sejenak memperhatikan Alana yang serius melihat mommy Jasmine cerita tentang sahabatnya yang berada di italia. Sahabat mommy pindah karena dia kehilangan satu satunya anak perempuan dan sampai sekarang belum di temukan keberadaan anak perempuan tersebut. Karena suami sahabat mommy tidak mau melihat istrinya sedih terus menerus maka dari itu mereka pindah dan membawa putra mereka ke Italia.
Mendengar cerita Mommy Jasmine entah kenapa membuat hati Alana sedih, dengan keadaan yang sama sekali yang tidak Alana kenal.
Semoga anak sahabat mommy segera ditemukan dan dalam keadaan baik - baik saja.
"Amin" ucap mereka bersamaan atas ucapan Alana.
Selesai makan mereka berkumpul di ruang tamu. "Bagaimana kandungan kamu sayang, cucu-cucu mommy sehat"? Mommy Jasmine menatap Alana dengan lembut dalam hati Mommy Jasmine yakin bahwa Alana adalah anak ana yang bilang.
'Alhamdulillah sehat Mommy, cucu - cucu Mommy juga tidak rewel,Hanya saja mereka tiap malam dengan kompak meminta Daddy mereka mengelus setiap malam sebelum tidur ingin rasa Alana memberitahu pada mommy Jasmine tapi tidak mungkin karena Alana merasa malu dengan ngidam nya sendiri".
"Ia cucu - cucu mommy tidak rewel, tiap malam pengen di elus- elus sebelum tidur sama Daddy nya. Alana yang mendengar apa yang Alex katakan menjadi malu dengan pipi sudah merah seperti kepiting rebus.
Kamu juga seperti mommy sayang, waktu hamil Alex Mommy juga tidak akan bisa tidur sebelum mendapat elusan dari Daddy Alex.
Alana yang mendengar cerita dari mertuanya pun tahu dari mana kebiasaan anak yang ia kandung turunan dari suaminya sendiri.
"Apa kalian sudah mengetahui jenis kelamin anak-anak yang berada dalam kandungan saat ini? Mommy Jasmine memandang Alex dan Alana secara bergantian".
Belum mom, kandungan Alana juga baru dua bulan. Kalau pun nanti sudah bisa melihat jenis kelamin anak - anak, Alex juga tidak mau tahu. Biar jadi kejutan saat mereka lahir,Alex memberi tahu perihal apa yang ia rencanakan.
"Tidak masalah yang penting calon cucu mommy sehat semua saat lahir tanpa kekurangan satu pun". Mommy Jasmine.
__ADS_1
Alana hanya mendengar apa yang di bicarakan Alex sama mommy Jasmine, mengenai keinginan Alex yang tidak mau tahu jenis kelamin anak yang Alana kadung pun hari ini Alana mendengarnya dari Alex langsung, Alana tidak masalah akan hal itu yang penting bayi yang ia kandung sehat.
Setelah kepergian Mommy Jasmine, Demian dan Tasya. Alana ke kamar untuk mandi dan juga istirahat.
Tak lama pintu kamar terbuka Alex masuk ke dalam kamar di mana Alana sudah bersiap merebahkan diri di ranjang untuk segera istirahat.
"Untuk sementara waktu kamu tidak perlu ke kampus atau kegiatan di luar mansion, Alex berjalan mendekati Alana sambil bicara apa yang ia bicarakan bersama Demian siang tadi di ruang kerja Alex".
Belum sempat Alana buka suara menyampaikan protes, Alex lebih dulu menyela. Demi keselamatan kamu dan bayi - bayiku Alex tak terbantahkan.
Alana yang tadi ingin protes apa yang di katakan Alex tidak jadi melihat tatapan tajam Alex padanya.
"Baiklah" tu mm maksud saya honey, Alana sedikit lagi akan membuat kesalahan dengan salah memanggil sebutan baru untuk Alex.
Selesai membicarakan apa yang ingin Alex beri tahu Alana, Selesai bicara pada Alana, alex masuk ke kamar mandi untuk bersih bersih siap untuk tidur.
Alana seperti biasa sebelum Alex mengelus perut Alana wanita hamil tersebut tidak bisa tidur dengan nyenyak karena apa yang di inginkan anak yang ia kandung belum terpenuhi.
Keluar dari kamar mandi Alex menuju walk in closet untuk memakai piyama tidur dan segera naik ke ranjang di mana Alana lebih dulu sudah merebahkan diri di kasur empuk milik Alex.
Keluar dari walk in closet Alex melihat Alana yang gelisah Alex seperti biasa tahu apa yang Alana inginkan pun segera naik ke ranjang masuk ke dalam selimut yang sama dengan Alana.
"Anak - anak Daddy rindu ya sama Daddy, tangan Alex masuk ke piyama Alana yang memang sudah dia khusus kan untuk Alana untuk tidur dan memudah kan Alex mengusap perut Alana seperti saat ini.
Tanpa sadar Alana mengangguk apa yang Alex katakan.
Bilang saja kamu yang merindukan elusan Daddy, iyakan sayang Alex mengambil posisi duduk untuk mencium perut Alana dimana calon anak - anak berkembang dan akan lahir ke dunia.
__ADS_1
"Alana yang baru menyadari apa yang ia lakukan jadi malu, ya tuhan kenapa aku mendadak suka di sentuh sama tuan suami arogan ku ini".
Tapi kan ini keinginan anak - anak yang aku kandung, jadi tidak salah juga toh halal yang aku lakukan saat ini biar lah suamiku beranggapan aku yang menginginkan elusan nya.