
"Nenek, ini Nabila. Apakah ini kamar nenek?" ucap Nabila setelah kembali menutup pintunya.
Ambar yang tadinya sudah bersiap-siap ingin menyusul Nabila, tersenyum saat mendengar suara ketukan dan juga suara cucunya itu. Ia langsung membuka pintu dan melihat Nabila, senyum terbit di wajahnya, ia melihat ke kiri dan ke kanan memastikan tak ada yang melihat Nabila masuk ke dalam kamarnya. Ia langsung membawa Nabila masuk dan mengunci pintunya dari dalam.
"Nabila, cucu nenek," ucapnya kemudian ia pun terisak dan kali ini bukan sebuah sandiwara, Ambar benar-benar merasa ingin menangis memeluk cucunya itu. Mungkin setelah semua yang ia lakukan, ia tak akan pernah lagi bertemu dengan Nabila, walau sejahat apapun dia Nabila tetaplah cucunya, ia menyayangi Aditya juga menyayangi Nabila.
Ambar melerai pelukannya dan menatap wajah cucunya secara instans, mungkin setelah hari ini ia takkan pernah lagi memeluk dan menatap wajah cucunya itu, ia mengusapnya dengan penuh kasih sayang.
"Nenek, kenapa Nenek menangis?" tanya Nabila mengusap air mata Ambar yang kini jatuh menetes saat menatapnya.
"Nabila, ayo panggil nenek, panggil aku nenekmu lagi, Nak," ucap Ambar membuat Nabila langsung memeluk neneknya itu.
__ADS_1
"Nenek, Nenek jangan menangis, jika Nenek menangis Nabila juga akan sedih. Nenek jangan bersedih, Nabila sayang sama Nenek," ucap Nabila membuat Ambar semakin terisak mendengar kata yang keluar dari mulut cucunya itu.
"Iya, Sayang, nenek juga menyayangi Nabila. Sangat menyayangi Nabila, jika ada yang mengatakan jika nenek jahat dan tak menyayangi Nabila, Nabila jangan percaya akan perkataan itu karena jauh di lubuk hati nenek, rasa sayang nenek melebihi siapapun pada Nabila, jangan pernah berpikir jika nenek adalah orang jahat ya, Nak," ucap Ambar membuat Nabila pun mengangguk. Ia kini sudah berkaca-kaca menatap neneknya yang terlihat menangis.
Ambar kemudian membawa Nabila untuk duduk di tempat tidurnya, kemudian mulai menceritakan jika Nabila punya seorang ayah selain selain ayah Gantara yang ia tak ketahui.
"Apa maksud, Nenek? Nabila hanya punya satu ayah yaitu ayah Gantara, kenapa Nenek mengatakan jika Nabila punya ayah lain?" tanya Nabila bingung karena yang ia ketahui ayahnya hanyalah ayah Gantara.
"Nabila, apa Nabila percaya jika nenek ini adalah nenek kandungnya Nabila?" tanya Ambar membuat Nabila terdiam, ia memang menganggap Ambar sebagai neneknya, tapi bukan nenek kandungnya. Baginya nenek kandungnya adalah Mita, nenek Mita dan kakek Gunawan, serta kedua orang tua dari ayahnya.
"Nabila, saat ayah dan ibu kandung Nabila bercerai, Nabila di bawah oleh ibunya Nabila, ibu Jingga. Kemudian ibu Nabila menikah dengan ayah Gantara dan lahirlah Alif, jadi ayah Gantara hanyalah ayah kandung dari Alif saja dan juga adik Nabila yang sedang dikandung oleh ibunya Nabila."
__ADS_1
"Nenek, kenapa Nenek mengatakan semua itu? Nenek nggak boleh bohong, Nabila sayang sama Nenek, Nabila nggak suka kalau nenek bohong."
Mendengar kata dari Nabila, Ambar mengeluarkan sebuah album, album itu adalah foto pernikahan Jingga dan juga Aditya, walau tak banyak. Namun, ada beberapa foto yang sudah diambilnya dari apartemen mereka, juga ada foto bayi di mana bayi itu adalah Nabila.
Ambar kembali menjelaskan dengan penuh kelembutan apa yang terjadi di masa lalu, siapa yang ada di dalam foto tersebut, membuat Nabila perlahan sedikit percaya jika apa yang dikatakan oleh neneknya itu benar.
Banyak yang Ambar katakan membuat Nabila kini yakin jika Ambar memanglah nenek kandungnya dan juga Gantara bukanlah ayahnya. Namun, ayah Alif.
"Nenek, lalu ayah Nabila di mana? Nabila ingin bertemu dengannya," ucap Nabila di mana Ambar juga mendramatisir bagaimana Gantara membawa Aditya ke penjara, dalam ceritanya Ambar mengarang sebuah cerita sehingga ayah kandung Nabila bagaikan orang baik yang dipenjara karena tak melakukan kesalahan apapun dan semua itu dilakukan oleh Gantara membuat seolah-olah Gantara lah yang jahat yang telah memisahkan Nabila dan juga ayah kandungnya. Tak hanya itu, Ambar juga mengatakan jika sebenarnya Gantara tak menyayanginya, hanya menyayangi Alif dan juga bayi yang ada di kandungan ibunya karena mereka adalah anak kandung dari Gantara, sedangkan dia hanyalah anak tirinya saja.
"Nabila ingin bertemu dengan ayah kandung Nabila?" tanya Ambar membuat Nabila pun mengangguk, membuat senyum terbit di bibir Ambar. Rencananya sampai hari ini berhasil, sekarang ia sudah meyakinkan Nabila jika ayah yang sebenarnya ayahnya adalah ayah Aditya dan kini Nabila sudah tahu jika dia adalah nenek kandungnya.
__ADS_1
"Baiklah, kita menemui ayah. Nenek akan jemput Nabila malam nanti di rumah Nabila, Nabila keluarnya diam-diam ya, nanti nenek jemput di sana," ucap Ambar membuat Nabila pun mengangguk.
"Apa kita akan bertemu dengan ayah?" tanyanya membuat Ambar kembali mengangguk dan berjanji akan mempertemukan mereka.