
Gantara sebelumnya sudah menjelaskan kepada ayah Fika jika Aditya ingin melamar putrinya, membuat ayah Fika langsung menerima lamarannya.
Seminggu kemudian acara pernikahan mereka pun digelar, Aditya merasa mendapatkan keberuntungan dengan mengenal Fika yang kini sudah menjadi istrinya, begitupun Fika. Ia merasa beruntung dipertemukan dengan Aditya walau mereka hanya dipertemukan beberapa hari saja, ia merasa jika Aditya memanglah pria yang tepat untuk menjadi suaminya.
Di sinilah mereka, di sebuah pelaminan yang cukup besar dan mewah yang sengaja dipersembahkan Aditya untuk Fika, bukan hanya itu ayah Fika sudah berangsur pulih dan bisa menghadiri pesta pernikahan anaknya. Suasana haru, bahagia, bercampur menjadi satu di acara tersebut, bahagia dirasakan oleh semua keluarga, rasa haru dirasakan oleh ayah Fika karena masih bisa melihat putrinya itu menikah dan melihat sosok yang bisa membahagiakan anaknya, di saat ia sudah legah jika memang harus menghadap sang penciptanya.
Acara hari itu berlangsung sesuai dengan rencana yang telah mereka buat sebelumnya, semua keluarga Jingga juga ikut hadir memeriahkan acara tersebut.
__ADS_1
Setelah acara selesai, Ambar mengajak mereka semua untuk tinggal di kediamannya termasuk ayah Fika. Ayah Fika yang memang tak punga tempat yang layak untuk ditinggali untuk anak-anaknya menerima ajakan Ambar. Mungkin memang lebih baik mereka tinggal di rumah suami Fika.
Sejak saat itu mereka semua hidup bahagia di rumah itu, ayah Fika juga mendapat perawatan dari seorang suster langsung yang disewa oleh Aditya untuk merawatnya, membuat penyakitnya berangsur pulih. Begitupun dengan Zahra, ia kembali sekolah di sekolah yang ia tempat dulu. Aditya mampu untuk membayar semuanya. Fika sendiri sudah berhenti bekerja di perusahaan Gantara dan memutuskan untuk tinggal di rumah bersama dengan Ambar, terus menghabiskan waktu bersama. Mereka bersantai, berbelanja di saat Aditya ke kantor dan saat Aditya pulang waktunya Fika menemaninya.
Aditya sangat bahagia memiliki keluarga yang utuh, kesalahan yang di masa lalu dengan menyia-nyiakan Jingga tak akan ia lakukan lagi, ia akan berusaha menjaga dan membahagiakan Fika hingga tua kelak.
Jingga yang sudah memiliki anak dari Gantara membuat fokusnya lebih tertuju kepada sang bayi, walau ia tetap memperhatikan Nabila. Namun, tetap saja fokusnya lebih banyak pada sang bayinya, Nabila tak keberatan akan hal itu, ia juga terkadang membantu ibu untuk mengurus adik bayinya. Namun, saat di rumah ayahnya, ada Zahra temannya untuk bermain membuat terkadang ia lebih banyak menghabiskan waktu di rumah ayahnya daripada di rumah ibunya dan lagi-lagi Jingga tak masalah akan hal itu, selama anaknya itu bahagia ia bisa tinggal di mana saja.
__ADS_1
Terkadang sesuatu yang kita miliki, sesuatu yang berharga yang ada dalam hidup kita baru terasa sangat berharga setelah sesuatu itu menghilang dari kehidupan kita, kita bisa kehilangan sesuatu yang sangat berharga.
Itulah yang dialami oleh Aditya, ia baru merasakan betapa pentingnya Jingga dalam hidupnya setelah ia kehilangan Jingga, hanya karena sebuah kesalahan kecil dengan tergoda oleh seorang wanita lain, membuat ia kehilangan Jingga untuk selamanya. Namun, setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik, itulah yang dilakukan oleh Aditya. Ia ingin merubah dirinya menjadi lebih baik dari sebelumnya, ia tak ingin lagi merasakan apa yang namanya kehilangan dan penyesalan.
Aditya beruntung bertemu dengan sosok Gantara yang begitu banyak membantunya dalam hidup termasuk menjaga orang- orang yang dicintainya.
Tamat
__ADS_1