
Pagi hari Nabila pun mulai menjalankan misinya, dibantu oleh Ambar dan juga Zahra. Mereka banyak melakukan hal-hal yang bisa membuat Aditya dekat dengan Fika, misalnya saja Ambar sengaja meminta untuk dibelikan sesuatu dan meminta Fika yang membelinya, membuat Aditya pun mengantar Fika untuk membeli barang tersebut.
Kedua anak itu tak ada yang mau ikut dan memilih untuk tinggal di rumah juga saat mereka jalan keluar, Ambar memilih untuk mengajak anak-anak berjalan terpisah dengan mereka membuat keduanya jalan bersama di setiqp kali mereka ke tempat wisata.
Setiap hari mereka akan melakukan rencana yang berbeda untuk mendekatkan keduanya.
Ambar juga terus mendesak Aditya agar lebih mendekatkan diri dan mengambil hati Fika. Berkat bantuan ibu, anak dan calon adik iparnya, Aditya semakin dekat dengan Fika dan Aditya bisa merasakan jika kini Fika sudah nyaman jalan berdua dengannya.
Hari ini adalah hari terakhir mereka di negara itu, banyak kenangan yang telah mereka lakukan bersama dan yang paling menyenangkan saat melihat usaha mereka berhasil.
Malam ini Aditya akan melamar Fika, ia telah menyewa sebuah wahana bermain dan mengatur semuanya.
__ADS_1
Tugas Zahra dan Nabila adalah mengajak Fika ke taman bermain itu, sementara Aditya sudah menyiapkan kejutan di sana.
"Kalian yakin tempatnya ini buka? Kok nggak ada orang ya," ucap Fika saat menyadari hanya mereka hanya bertiga di tempat itu.
"Mungkin mereka pergi ke tempat lain," ucap Zahra
"Iya, jika tak buka mengapa pintu gerbangnya dibuka. Iya kan?" tambah Nabila membuat Zahra juga membenarkan hal itu.
"Enggak, Ah! Aku mau di sini saja. Aku juga memang tak ingin bermain, kita duduk saja menikmati tempat ini, diterangi cahaya bulan terlihat lebih indah," ucap Zahra yang kini duduk di sebuah bangku yang ada di sana. Nabila juga ikut duduk dan membenarkan apa yang dikatakan oleh Zahra.
"Kalian ini, ayo kita ketempat lain. Kakak punya rekomendasi taman yang lebih bagus dari tempat ini dan kakak yakin kalian pasti akan senang," ucap Fika ingin menarik mereka berdua. Namun, tiba-tiba secara bersamaan seluruh lampu yang ada di wahana itu menyala satu persatu dan terlihat sangat indah, bukan hanya itu saja banyak gelembung dan bunga mawar yang bertebaran dimana-mana.
__ADS_1
Suasana sangat indah membuat Fika tercengang.
Nabila dan Zahra juga terlihat menikmati suasana romantis yang di ciptakan oleh Aditya.
"Ada apa ini?" tanya Fika pada Adik-adiknya. Namun, tak ada tanggapan dari keduanya dan saat Fika berbalik, ia tak melihat mereka berdua, "Kemana mereka?" Saat kembali berbalik ingin mencari keduanya ia melihat Aditya datang dengan membawa bunga ditangannya dan berjalan mendekatinya.
Fika menggigit bibir bawahnya, ia sebelumnya sudah tau jika Aditya menyukai dirinya dan mungkin akan menyatakan perasaannya padanya.
Jika hal itu terjadi, Fika sudah memilih akan menerimanya, tapi ia memiliki firasat lain saat melihat Adit menghampirinya dengan membawa bunga dan kotak cincin di salah satu tangannya dan juga dengan kejutan yang membuat ia sangat terkejut dan terpukau dengan apa yang terjadi.
'Apakah ia akan melamarku?' batin Fika.
__ADS_1