BERAWAL DARI MONAS

BERAWAL DARI MONAS
AWAL


__ADS_3

Namaku Syifa Olivia, seorang gadis desa yang mempunyai impian untuk melihat langsung Monas. Mimpi itu tercapai, saat aku hendak ke kota Jakarta, untuk bekerja demi kehidupanku selanjutnya.


Orangtuaku telah meninggal, Ibu meninggal saat melahirkanku. sedangkan Ayah meninggal di usiaku ke 10 tahun. Sejak saat itu aku tumbuh di panti asuhan.


Sejak menduduki bangku Smp aku sudah mendapatkan beasiswa hingga jenjang kuliah S1. Setelah lulus, karena mendapat panggilan kerja dari perusahaan terbesar yang ada di kota Jakarta, dengan izin dari ibu panti aku menuju kota di mana impianku berada.


Setelah mendapatkan kost yang tak jauh dari perusahaan tepat yang akan menjadi keseharianku, aku menuju Monas dan berkeliling di tempat itu.


"Akh... nggak nyangka aku bisa ada di sini. " girang.


Dengan Alaynya aku memotret diriku di setiap sudutnya. Aku memasuki dan naik ke atas.


Berfoto ke sana kemari, ntah sudah berapa fotoku di ponsel yang saat ini ku pengang.


Bruuk


"Aww... "


"Aduh aku nabrak apa sih, sampai terpental gini. " ucap Syifa berdiri sambil memengang pinggangnya yang tersa sakit.


Menatap seseorang yang berada di hadapannya, yang saat ini juga baru bangun dari jatuhnya.


" Maaf... aku nggak sengaja. " ucap Syifa menatap pria tampan yang sama sekali tak berekspresi.


"Kayaknya dia galak. Mati aku. " Batin Syifa.


"apa kau tidak punya mata, untuk melihat. " Kata Pria tanpa ekspresi itu.

__ADS_1


"punya kok, masih normal. " ucap Syifa polos.


" Dan apa kau tidak gunakan itu. "


" ya di pake lah."


" Kau tau apa kesalahanmu. "


"tau itu sebabnya tadi saya minta maaf. "


" dan kau fikir itu cukup. "


" iya. Tapi nggak tau menurut kamu. "


" itu tidak cukup. "


" hey saya harus apa, untuk menebus kesalahan saya?" tanya Syifa lagi tapi sekali lagi pria itu diam.


" Apa dia kesurupan, hantu bisu yah. " gumam Syifa sambil menatap pria di depannya, dengan memiring kanan kiri kepalanya.


" ikh ngeri... " Syifa hendak pergi tapi tangannya di tahan.


" kau mau kemana. "


" ha...kok ngomong, bukannya tadi kerasukan hantu bisu yah. " gumam Syifa sambil menggaruk kepalanya bingung.


" Saya tidak kerasukan. "

__ADS_1


" Terus kenapa kamu diem. " kesal Syifa.


" Jadi saya harus bagaimana. "


" Sudahlah, hanya gadis biasa. bisa apa. " pria itu pergi.


"ckk dia remehin gua. wah wah ganteng ganteng sombong. " kesal Syifa.


" bodo ah, dia juga yang bilang, yang penting udah di maafin. mending lanjut keliling. "


Syifa mengelilingi Monas dan menghabiskan harinya di tempat itu, jam menunjukkan sore, dia segera pulang.


Sampai di Kost Syifa langsung membersihkan dirinya, selesai itu dia menyiapkan makan malam untuknya di makan. Setelah makan Syifa langsung tidur di kasur yang tidak terlalu besar.


" Besok hari pertama kerja, di perusahaan besar itu..aku nggak nyangka bisa kerja di tempat itu. " ucap Syifa.


" akh... Syifa kamu memang hebat. " memuji diri sendiri.


" Ada banyak orang yang mau bekerja di tempat itu, dan kamu berhasil masuk di situ... uhhuyy, besok dapet teman baru. " Syifa girang.


" kira-kira aku jadi apa yah."


"akh tau ah yang penting kerja, dapet uang bisa berpenghasilan sendiri. "


" Yang pasti karena otak encer di kepala ini, pasti kerjaanku bagus.. Aamiin. " ucap Syifa.


Sekian lama berceloteh sendiri, akhirnya Syifa tertidur .

__ADS_1


__ADS_2