BERAWAL DARI MONAS

BERAWAL DARI MONAS
EPISODE 12


__ADS_3

" Ya aku nggak maki kamu, aku maki mereka kamu sendiri sih yang narik tangan aku pergi dari mereka. dan aku muji kamu, karena berhasil membuat mereka tutup mulut. "


" Mbak udah, mending kita jalan-jalan."


" kemana. "


" Monas, tempatnya baguskan di malam hari. "


" Iya ide bagus... "


" Baiklah nanti malam yah. "


" Iya nanti aku datang menjemputmu. "


" Baiklah mbak... "


Sementara itu Dimas masih dengan wajah kesalnya karena karyawannya merendahkan Syifa terlebih lagi ia terkait.


Saat ini mereka ada di Apartement Candra.


" Sialan banget sih, kenapa mereka bisa ngomong gitu. " kesal Dimas


" Loe kesel karena mereka sangkut pautin loe, atau loe kesel Syifa di hina hmm... "


" Ya Ya gua kesel mereka sangkut pauitin gua. " ucap Dimas sedikit gugup.


" hayoo... jangan boong, boong dosa loh. Loe suka kan sama Syifa hayoo. "


" Nggak...!! baru juga beberapa hari kenal. " ucap Dimas tegas.


" Ya udah terserah. Loe mungkin belum paham hati loe sendiri, loe kan masih bocil. " ejek Candra yang mendapat tatapan tajam dari Dimas.

__ADS_1


Candra tersenyum tipis melihat tingkah Dimas, Ini adalah cinta pertama Dimas yang membuatnya terlihat menggemaskan di mata Candra karena Dimas masih belum memahami perasaannya sendiri.


" Dim... "


"Hmm."


" Gua boleh cubit loe nggak. " ucap Candra membuat Dimas mengerutkan keningnya.


" Loe itu gemesin kalau malu-malu gini. " Candra mencubit kedua pipi Dimas, membuat Dimas kesal dan langsung memukul lengan Candra.


" Bosen hidup loe?, apa loe mau gua kirim ke Antartika hidup ama beruang kutub? " ketus Dimas.


" Wowo iya maap maap bos. " ucap Candra.


"Oke tapi... "


" Tapi apa... "


" Ntar malam kita jalan-jalan ke Monas. " ucap Dimas beranjak dari duduknya meninggalkan Candra tanpa menunggu jawabannya.


" Emang bisa goblok banget sih tuh orang, gua kan manusia ,Monas bangunan." gumam Dimas polos, mendengar teriakan Candra.


Malam telah tiba, saat ini jam menunjukkan pukul 19.30 Syifa dan Anita baru saja sampai di tujuan mereka.


Keduanya berkeliling dan sesekali berfoto bersama, tidak hanya mereka ada banyak pengunjung yang bertebaran di sana.


" Wah indah sekali. "


" Iya bener, super duper keren. "


Syifa dan Anita berjalan dengan iringan candaan satu sama lain, dan tanpa mereka sadari di depan mereka ada dua orang yang juga sedang mengobrol dan menikmati suasana malam saat itu.

__ADS_1


Karena tak menyadari keberadaan mereka dan dua orang itu juga tak menyadarinya alhasil, Syifa dan Anita menaberak dua orang tersebut.


Dan mereka adalah Candra dan Dimas.


Candra masih sempat menahan tubuh Anita sehingga keduanya tak jatuh sedangkan Dimas reflek sehingga terjatuh, Syifa berada di atas Dimas dengan kedua tangannya menjadi tumpuan sehingga meninggalkan jarak di antara mereka.


Sedangkan kedua tangan Dimas juga berada di pundak Syifa.


Keduanya terdiam dengan pikiran masing-masing, tak ada percakapan sama sekali, mata merekalah yang saat ini beradu menghubungkan satu sama yang lain.


Mereka tersadar saat mendengar suara dari orang yang sangat di kenalnya.


" Woii pandangan aja terus, kenapa nggak ciuman sekalian. " ucap Candra membuyarkan lamunan mereka.


Syifa segera pindah dari atas Dimas.


" Maaf pak saya nggak sengaja. " ucap Syifa yang saat ini telah berdiri. " Ayo berdiri pak, saya bantu. " Syifa mengulurkan tangannya.


Dimas menatap Syifa sebentar dan menerima uluran tangan itu.


Setelah berdiri di tepuknya pakaiannya untuk membersihkan debu yang menempel, begitu juga dengan Syifa.


" Maaf yah pak kami nggak sengaja, kami nggak liat kalau bapak ada di sini. " ucap Anita.


" Iya nggak pa pa, toh nggak ada yang luka. " ucap Candra.


" Saya juga minta maaf yah pak. " ucap Syifa..


" Iya nggak pa pa... " ucap Dimas memperbaiki jasnya.


BERSAMBUNG

__ADS_1


JANGAN LUPA VOTENYA, LIKE SEBELUM PINDAH EPISODE DAN KOMENTARNYA JUGA YAH, INGAT FOLLOW DAN RATENYA.


BERI DUKUNGAN KE AUTHOR SUPAYA AUTOR SEMANGAT NULISNYA.


__ADS_2