Berbagi Cinta Untuk Dua Hati

Berbagi Cinta Untuk Dua Hati
Pernikahan berkedok perjodohan.


__ADS_3

Dulu tuan maupun nyonya Xavier tidak pernah bermimpi bisa memiliki cucu sebanyak ini. Tapi segala sesuatunya perlahan berubah semenjak kehadiran Hani, hidup Dion yang berantakan perlahan membaik dan kehidupan Dian yang di penuhi air mata perlahan berganti senyum dan bisa bernafas se lega sekarang. Dan semua itu karena Haaniya.


Jika bukan karena membela keponakannya itu, apa Dian terlepas dari ikatannya dengan Andara. Pasti semua tidak akan seperti sekarang jika Dian dalam keadaan hamil dan tinggal bersama madu, suami dan mertuanya.


" Pa, kalau bisa acara aku nanti di lakukan bersamaan dengan Ulang tahun Hani aja." Usul Dian.


" Nak, ulang tahun Hani tidak seminggu lagi, kamu yakin?" Tanya sang mama yang sejak tadi Dian dan menjadi pendengar setia.


" Yakin dong ma, biar kita nggak perlu capek-capek buat nyiapin acaranya berulang-ulang. Sekalian aja, apalagi Melly tengah Hamil." Sahut Dian, sambil melirik adik iparnya itu.


" Tapi aku baik-baik saja kak! kalau di percepat, takutnya kakak belum siap." Melly pun turut menimpali.


" Terima kasih sudah mengkhawatirkan kakak. Tapi kakak tidak ingin terus merepotkan kalian." Ujar Dian, tanpa tahu acara seperti apa yang akan mereka lakukan.


Dalam benak wanita itu! acara yang di rencanakan hanya pertemuan dua keluarga! layaknya sebuah pertunangan, sedangkan yang di rencanakan orang tua serta orang-orang terdekatnya adalah sebuah pernikahan, sebab mereka tidak ingin Dian berubah pikiran atau rintangan lainnya yang akan menghambat penyatuan dua keluarga itu.


" Kami tidak merasa repot kok, karena yang terpenting buat kita saat ini adalah kebahagiaan kakak dan Gio." Dion pun angkat bicara.

__ADS_1


" Iya aku tahu. Tapi_"


" Sudah-sudah nggak usah di perpanjang lagi, kalau Dian ingin nya seperti itu kita ikut maunya, karena dia yang akan menjalani semuanya." Putus sang papanya. " Apa kalian bisa menyiapkan semuanya dalam satu Minggu." Tanya lelaki paruh baya itu lagi sembari menatap, istri, putra dan menantunya secara bergantian.


" Aku usahakan yang terbaik pa, mengingat ini hari penting untuk kakak dan putriku." Jawab Dion.


" Melly juga akan membantu sebisa Melly ya pa."


" Tapi ingat kamu tidak boleh capek." Lelaki paruh bayah itu mengingatkan menantunya. " Kalian teruskan sarapannya, Papa harus mengabarkan berita baik ini kepada pihak laki-laki, agar mereka juga bersiap-siap." Lelaki paruh baya itu pun meninggalkan ruang makan setelah mendapat persetujuan dari istri, anak dan cucunya, bahkan Dian dan Hani pun telah kembali ke tempat duduk masing-masing.


Hani melanjutkan sarapannya, sementara Dian menyuapi putrinya itu makanan pendamping ASI, Begitu pun dengan sang mama yang telah lebih dulu menyuapi Aiden.


" Ma, Melly titip Aiden ya." Pinta Melly kepada mertuanya.


" Iya sayang, kamu pergilah, mereka biar mama yang jaga. Tapi ingat nggak boleh capek, jaga calon cucu mama ."


" Iya ma!" Setelah itu Dion dan Melly pun ikut meninggalkan ruang makan setelah mencium puncak kepala Hani dan mengusap kepala Lisa secara bergantian.

__ADS_1


' Kenapa mereka begitu antusias! seperti akan menyiapkan sebuah pernikahan saja. Bukankah ini hanya perjodohan.' Dian berkata dalam hati seraya memandang kepergian Dion dan Melly sambil menggeleng-gelengkan kepala.


Setelah mendapatkan kabar dari Dion dan Melly. Semua teman-teman dan kerabat mereka mulai di sibukkan dengan rencana pernikahan berkedok perjodohan serta ulang tahun Hani.


Mereka mulai berbagi tugas, ada yang di tunjuk untuk menuju tempat di cetaknya undangan hari yang telah di pesan jauh Hari. Bukan hanya keluar Dian, Keluarga Ken pun sama sibuk dengan keluarga Xavier. membuat Dian semakin bingung, tetapi Dian memutuskan untuk membiarkan mereka melakukan apa yang di mereka lakukan tanpa banyak bertanya atau mencegah mereka. Karena Dian tahu mereka melakukan semua itu karena mereka ingin yang terbaik untuk Dian dan tulus sayang kepadanya.


.......


.......


.......


.......


...Bersambung....


...Happy reading..💔💔...

__ADS_1


...Maaf aku update sedikit, soalnya aku dan keluargaku masih dalam keadaan berduka.🙏🙏🙏...


__ADS_2