
Di season 2 ini. hanya akan fokus untuk kehidupan masa kecil anak-anak mereka dan sedikit adegan sweetie.
...\=\=\=\=\=\=\=...
Banyak hal istimewa terjadi selama beberapa tahun ini, banyak momen lucu dan menggemaskan yang terjadi diantara anak-anak mereka.
Seperti Narendra dan Hani misalnya, kedua anak itu di jodohkan satu sama lain tapi tidak ingin bertemu. Setiap ada pertemuan keluarga, Hani tidak ingin bertemu dengan Narendra, ia selalu bertanya kepada kedua orang tuanya. " Apa kakaknya Naela dan Naina ikut?" Jika orang tuanya menjawab ya, maka Hani akan langsung menolak untuk ikut bersama mereka, ia lebih suka menghabiskan waktu bersama tuan Xavier kakeknya, atau mami papinya Melly.
Diantara Hani, Aiden dan Hana! Hani-lah yang paling dekat dengan sepupunya, baik itu Gio, Abian maupun sepupunya dari keluarga mommy-nya.
__ADS_1
Bahkan di saat usianya, telah genap tiga belas tahun seperti sekarang ini, Baik Hani maupun Narendra tidak pernah bertemu satu sama lain.
Kedua anak itu seakan ditakdirkan untuk tidak bertemu, berbeda halnya dengan Lisa yang menjadi adik kelas Narendra, anak itu juga nampaknya mengagumi sosok, anak laki-laki itu.
Namun sikap Narendra yang ketus dan Dingin kepada orang lain, membuat Lisa sedikit kesulitan untuk mendekatinya, Jangankan kepada Narendra, Naela dan Naina pun seakan enggan untuk berteman dengan Lisa, walaupun gadis sering kali terlihat saat kumpul keluarga serta keluarga yang di adakan keluarga Xavier! sehingga banyak dari kolega serta kenalan keluarga Xavier menganggap Lisa sebagai putri tertua keluarga itu, sementara Hani sendiri lebih asyik dengan dunia dan kesibukannya! bahkan orangtuanya sendiri tidak tahu jika gadis belia itu telah memiliki sebuah hotel yang ia kelola sendiri di bantu tuan Xavier dan orang kepercayaannya.
Hotel itu sengaja dibangun oleh tuan Xavier untuk cucunya, tanpa sepengetahuan Anak dan istrinya untuk Hani, saking sayangnya Tuan Xavier kepada cucu pertamanya itu.
" Kek! apa kakek sudah melakukan apa yang Hani minta." Tanya Hani, Gadis kecil itu baru pulang sekolah dan langsung menemui kakeknya di ruang kerjanya, usianya yang tidak mudah lagi membuat tuan Xavier mulai melakukan segala sesuatu dari rumah, termasuk membantu mengelola Hotel yang ia berikan kepada Hani.
__ADS_1
" Soal Lita dan Ibunya?" Tuan Xavier balik bertanya, untuk memastikan pertanyaan dari cucunya itu sebelum memberi jawabannya. Hani mengangguk kepalanya. " Besok Lita sudah bisa masuk sekolah dan kabar baiknya, Kalian satu kelas, sekarang bukan hanya Naela teman sekelas kamu tapi Lita juga. kamu senang?" Jawab Tuan Xavier, sembari bertanya.
" Tentu saja! aku sangat bahagia. Oh iya, kemarin aku, Gio dan bunda! Pergi menemui Eliana dan Adiknya, loh Kek! sekarang rumah mereka tidak sebesar dulu, nenek udah nggak bisa bangun lagi dari tempat tidurnya, bunda udah sering tawarin buat antara neneknya Gio ke rumah sakit, tapi neneknya selalu menolak. " Jawab Hani, sembari bercerita pengalaman ia berkunjung ke rumah, mantan mertua bunda Dian.
Ya, wanita itu memang sudah lama sakit-sakitan Setelah di tinggal oleh mendiang suaminya dua tahun lalu. " Mungkin neneknya Gio, merasa nggak enak sama bunda kamu! karena pernah marah-marah sama bunda dulu." Sahut tuan Xavier di benarkan oleh cucunya itu, sebab bundanya sering di marahi di depannya.
" Ya udah Kek! Hani ganti baju dulu ya, soalnya Hani Ada jadwal latihan bareng Naela." Ucap Hani kemudian beranjak dari tempat duduknya dan melangkah keluar ruangan itu. Tapi saat tangannya meraih handel pintu ia kembali berbalik menatap kepada kakeknya. " Kek, Nanti Setelah latihan, Hani dan Naela rencananya mau main ke rumah Lita ya." Lanjutnya meminta izin.
" Iya, tapi Ajak Dino-nya kalian jangan pergi sendiri."
__ADS_1
" Siap Kek! Hani pergi dulu ya. Dah kakek." gadis kecil itupun meneruskan langkahnya.