Berbagi Cinta Untuk Dua Hati

Berbagi Cinta Untuk Dua Hati
S2 part6.


__ADS_3

Sikap tegas Melly, nyatanya tidak membuat putrinya, kecil hati. Gadis belia itu justru mengerti sikap sang mommy karena dia berpikir dia yang salah pulang terlambat, wajar jika mommy-nya marah bukan.


" Sayang! Kamu sudah tidur." Tanya Dian sembari mengetuk pintu kamar Hani. Ya setelah berbicara dengan Melly, Dian langsung menyusul Hani. Karena ia tidak ingin keponakannya itu merasa sendiri.


" Masuk aja Bun! Hani belum tidur kok." Sahut Hani dari dalam sana. Dian pun memutar handel pintu dan mendorong pintu itu sedikit ke dalam, sebelum ia melangkah masuk, begitu pintu itu terbuka.


" Kamu lagi ngapain sayang! Udah makan?" Tanya Dian sembari mendaratkan bokongnya di tepi ranjang, sementara Hani yang baru selesai menganti pakaiannya.


langsung menghubungi Dian, kemudian berbaring di sampingnya dengan mengunakan paha Dian sebagai bantalnya.


" Hani belum makan bunda! Tapi Hani nggak lapar koh." Jawabnya membuat Dian mengeleng-geleng kepalanya.


Kebiasaan Hani yang selalu telat makan karena asyik dengan apa yang dia lakukan membuat Dian sedikit khawatir sekaligus takut! Apalagi sekarang gadis itu semakin bertambah besar. Ia semakin susah untuk di atur jadwal makanya. Jika di desak untuk makan, Jawabnya kalau bukan bentar lagi, paling nggak lapar. Bagaimana Dian tidak khawatir.

__ADS_1


" Tunggu Disini, Bunda akan mengambil makanan buat kamu." Ucap Dian kemudian mengangkat kepala Hani dari pangkuannya dan Meletakkannya di atas bantal.


" Bunda! Hani nggak lapar. Nanti aja kalau Hani udah lapar pasti Hani akan makan Bunda."


" Nggak kamu harus makan sekarang! Tunggu sebentar." Tanpa menunggu sahut dari sang keponakan, Dian langsung meninggalkan kamar Hani.


Sepuluh menit kemudian, wanita itu kembali masuk kedalam kamar Hani sambil membawa nampan berisi makan untuk keponakannya itu.


" Bundaa."


Begitu Hani duduk di sampingnya, Dian pun mulai menyuapinya, sedikit demi Sedikit hingga makanan itu habis tak bersisa.


Walaupun usia Hani, kini telah memasuki usia remaja dengan segala pubernya tapi bagi Dian, Hani tetap anak kecil yang masih membutuhkan arahan dan dukungan dari mereka.

__ADS_1


" Sayang! Sebentar lagi kan kamu ulang tahun yang ke empat belas! Hani mau hadiah apa dari bunda." Tanya Dian. Begitu ia selesai menyuapi Hani dan meletakkan piring bekas makan Keponakannya itu ke tas nampan.


" Kalau Hani boleh minta sesuatu! Hani cuma mau bunda sama mommy izinin Hani " Jawab Gadis belia itu, membuat Dian mengerutkan keningnya.


" Kamu ingin izin apa sayang." Tanya Dian.


" Hani ingin bunda dan Mommy izinin Hani, masuk sekolah yang ada asramanya, begitu Hani lulus nanti." Jawabnya sembari melingkarkan kedua tangannya di pinggang Dian.


" Tapi sayang! Kenapa harus masuk asrama sih, kamu punya rumah, punya mobil kenapa harus masuk asrama segala." Protes Dian, tentu saja dia tidak akan setuju dengan permintaan Hani.


Bukannya apa! Dian tahu keponakannya itu pintar dan mandiri! Tapi kebiasaan buruk Hani yang suka melewatkan jadwal makanya seperti tadi membuat Dian khawatir jika ia tinggal sendiri.


" Karena Hani ingin Bun! Hani juga ingin fokus belajar, biar cepat lulus! Hani pengen cepet-cepet bekerja dan melakukan sesuatu untuk membantu orang lain." Jawabnya membuat Dian tertegun dengan tingkat kepedulian Hani.

__ADS_1


" Ya sudah kalau itu sudah menjadi keputusan kamu! Tapi kamu harus sama bunda, kamu nggak boleh telat makan! Satu Minggu sekali harus pulang ke rumah dan selalu kabari mommy dan bunda. Oke." Sahut Dian pada akhirnya! Walaupun ia berat mengabulkan permintaan Keponakannya itu.


Tujuan Hani masuk asrama sebenarnya bukan sepenuhnya keinginan dia! Tapi melihat Sifat Lisa yang selalu mencari masalah dengannya serta menciptakan lubang sedikit demi sedikit di antara Dirinya dan sang mommy, membuat Gadis itu harus menjauh. Selain itu, ia juga mempunyai sebuah rencana yang tidak akan bisa ia buat jika masih tinggal di rumah. Untuk itu ia meminta itu izin dari bunda sebagai hadiah ulang tahun. Karena apapun yang dia minta saat ulang tahun. Akan selalu terpenuhi apapun caranya.


__ADS_2