Beri Aku Kebahagiaan

Beri Aku Kebahagiaan
Sedikit Luluh


__ADS_3

Seperti biasa, Via yang selalu pulang larut malam kini kini tengah berjalan pulang ke rumahnya. Namun setibanya di rumah, Via kembali mendapati rumahnya masih terang. Via bisa menebak bahwa sang ibu kini tengah menanti kedatangannya. Kali ini Via sadar bahwa ia telah melakukan kesalahan. Dia telah menunjukkan bakatnya di sekolah yang hampir di saksikan oleh satu semua orang yang ada di sekolah. Sebelum masuk ke rumah, Via memikirkan terlebih dahulu alasan apa yang akan ia berikan kepada ibunya. Setelah mendapatkan alasan yang tepat ia kini mulai melangkahkan kakinya memasuki rumah. Tetapi, sebelum memasuki rumah terlebih ia menghela nafas panjang yang panjang. Setelah di rasa siap Via mulai membuka pintu rumah.


Ketika pintu rumah telah di buka. Via merasa seketika suasan terasa menyeramkan. Apalagi ketika ia melihat sang ibu tengah menatapnya, dengan tatapan yang tajam.


Belum sempat Via berbicara kepada sang ibu. Ibu Hani sudah berjalan menuju ke arahnya. Melihat ibunya kini tengah berjalan ke arahnya. Via benar-benar merasa ketakutan. Via sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi selanjutnya kepada dirinya.


Tepat ketika sang ibu sudah ada di hadapannya. Tanpa berbicara sepatah kata apapun. Ibu Hani langsung menyeret Via dengan kasar menuju ke kamar mandi. Tiba di kamar mandi ibu Hani melepas tas sekolah milik Via lalu mendorong Via dengan kasar hingga kepala Via membentur tembok.

__ADS_1


Tambah bicara sepatah kata, ibu Hani langsung menyiram Via dengan membabi buta. Via yang di perlakukan seperti itu, mencoba untuk membela diri. Via mencoba menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya.


"Bu. Via bisa jelasin semuanya. Tolong dengerin penjelasan Via dulu. Semua yang terjadi tidak sesuai dengan apa yang ibu dengar. Via akui Via merasa bersalah. Tapi Via ada punya alasan Bu!" Kata Via mencoba menjelaskan penyebab kejadian.


Mendapati Ibu Hani telah berhenti melakukan kegiatannya. Via mencoba kembali melanjutkan omongannya.


Selepas Via menjelaskan kronologis kejadian permasalahan. Ibu Hani langsung meninggalkan Via tanpa berbicara sepatah kata apa pun kepada Via.

__ADS_1


Kali ini Via merasa sedikit lega sebab ibunya masih mau mendengarkannya. Walaupun ia tetap di perlakukan dengan kasar.


Untuk pertama kalinya ibunya mau mendengar ucapannya. Sebelumnya ketika Via mendapatkan masalah dan mencoba untuk menjelaskannya. Ibunya sudah menghentikannya. Seakan-akan Apa yang akan di ucapkan Via adalah kebohongan. Ibu Hani tidak mau membuang waktunya hanya untuk mendengarkan omong kosong dari Via. Ibu Hani hanya mempercayai ucapan Dinda.


Ibu Hani benar-benar telah di butakan dan ditulikan oleh rasa bencinya kepada Via. Entah sampai kapan ibu Hani akan selalu bersikap seperti itu kepada Via.


Salam Manis❤

__ADS_1


__ADS_2