
“AKHIRNYA KAU KEMBALI. AKU BENAR-BENAR MERINDUKAN MU ADAM” ucap Via sambil memeluk Adam sembari meneteskan air mata kebahagiaanya.
Belum sempat Via mengungkapkan segala kerinduannnya, tiba-tiba Adam menghempaskan tubuh Via hingga Via terjatuh. Via begitu terkejut dengan apa yang di lakukan adam dengan dirinya.
“Adam, kamu kenapa? Apa kamu lupa dengan aku? Ini aku Via, pacar kamu. Kita udah pacaran 4 tahun. Kamu gak mungkin lupa kan denagn aku. Kita udah janji untuk sama-sama saling setia, dan aku telah menepati janji itu. Aku juga yakin kamu kembali pasti ingin menepati janji mu untuk menikahi ku” Ucap Via mengingatkan Adam.
“Menikahi mu???” Tanya Adam
“ Iya kamu dulu janji sama aku sebelum kamu berangkat ke Jakarta. Kamu bilang jika segala urusan mu sudah selesai. Kamu akan kembali untuk menikahi ku. Kamu gak lupakan dengan janji itu?” Tanya Via sambil berdiri dan mencoba untuk mendekat kembali ke arah Adam.
__ADS_1
“Hahahahahahahahahaha” Tawa Adam
“Hei!!! Lo sadar diri gak sih? Mending lo ngaca deh. Mana mungkin gua nikah sama gadis kampungan kaya lo!!!” Hina Adam
Via merasa aneh dengan perilaku Adam kepadanya. Apa yang sebenarnya terjadi dengan Adam? Mengapa ia bersikap angkuh kepadanya? Kemana Adam yang selalu bersikap manis kepadanya?
“ohh gua ingat. Sekarang gua ingat lo siapa!” jawab Adam sambil mengacungkan jari telunjuknya.
Via yang mendengar ucapan Adam, sangat bahagia. Akhirnya Adam mengingat dirinya, usahanya tidak sia-sia. Walaupun Adam sempat menolak dirinya bahkan mempermalukannya. Namun, Via tidak merasa sakit hati, Via menerimanya. Via berfikir wajar saja Adam melupakannya, sebab sudah 3 tahun mereka tidak bertemu.
__ADS_1
“Akhirnya kamu mengingat ku. Aku yakin kamu gak mungkin lupain aku begitu saja. Terlebih kita udah sama-sama mengucapkan janji untuk saling setia. Huhhh” Ucap Via merasa lega.
“Iya gua ingat sama lo. Lo itukan Via, si gadis bod*h, gadis tidak berg*na, gadis pembawa si*l. Gadis yang ngejar-ngejar gua dari kecil sampai sekarang. Gadis tidak punya rasa malu!!!” ucap Adam menghina Via dengan sangat keras.
Sontak Via merasa begitu terkejut dengan ucapan Adam. Via tidak menyangka bahwa adam akan mengatakan hal serendah itu kepada Via. Bagai tersayat sembilu, hati Via terasa begitu sakit. Bagaimana tidak? Sebab ucapan serendah itu di lontarkan oleh orang yang sangat ia cintai. Terlebih itu di lontarkan untuknya. Setelah penantian 3 tahun lamanya, hanya ini balasan yang di terima oleh Via. Via sudah tidak dapat menahan air matanya lagi. Kini air mata yang ia tahan selama ini agar tidak terjatuh karena telah berjanji kepada sang kekasih. Akhirnya terjatuh juga dan itu di sebabkan oleh si pembuat janji Adam.
“kamu benar-benar keterlaluan Adam. Mengapa kamu menghina ku seperti itu, inikah balasan yang kau berikan untuk ku. Aku udah nungguin kamu selama 3 tahun, lalu mengapa kamu malah memperlakukan ku seperti ini. Kemana Adam yang dulu? HAHH” Tanya Via dengan emosi yang sudah tidak stabil.
Salam Manis❤
__ADS_1