Beri Aku Kebahagiaan

Beri Aku Kebahagiaan
Viola Pingsan


__ADS_3

" VIOLA!!!" Teriak david panik lalu berlari menuju ke tempat viola berada.


Semua orang terkejut melihat david berlari keluar rumah. Mereka semua tidak tahu apa yang terjadi di luar sana di tengah hujan yang sangat lebat.


"Apa yang telah terjadi bram?" tanya tuan justin.


" Itu tuan, nona Viola...." Ucapan bram terpotong sebab tuan justin dan nyonya laurent langsung bergegas keluar rumah.


Ibu indah yang mendengar nama Viola pun langsung berlari ingin melihat apa yang terjadi dengan putrinya. Bahkan jessica dan andien yang tadinya berada di kamar seketika keluar kamar sebab mendengar keributan. mereka yang penasaran juga langsung menuju ke lokasi kejadian.


Setibanya di lokasi kejadian semua orang terkejut dengan apa yang ia lihat.


beberapa saat yang lalu saat Viola tengah menangis di bawah lebarnya hujan. Tiba-tiba ia mengangkat kepalanya lalu menengadahkan kepalanya ke atas. hingga air dengar deras menerpa wajahnya.


lalu kemudian tiba-tiba ia berdiri dan berjalan tanpa bantuan kursi rodanya. hal tersebutlah yang membuat david sangat terkejut dengan yang ia lihat. tiba-tiba viola bisa berjalan dengan sangat baik, seperti tidak pernah terjadi masalah dengan kakinya.

__ADS_1


pemuda misterius yang sedari tadi melihatnya pun ikut berdiri. ia dapat melihat dengan jelas di wajah Viola yang penuh dengan kesedihan dan keputus asaan.


Viola berjalan menuju ke luar ke gerbang utama yang jaraknya cukup jauh dari rumah utama. namun Viola tidak merasakan sedikit pun rasa sakit. ia terus berjalan hingga seseorang menarik tangannya.


" Hei kau mau kemana?" Tanya david setengah berteriak.


" Lepaskan!!!" Ucap Viola dengan tatapan matanya yang tajam


" Jawab pertanyaan ku dulu, kau mau kemana di tengah hujan lebat seperti ini?" tanyanya lagi sambil membalas tatapan viola dengan tajam.


" Tentu ini sudaj menjadi urusan ku. Ingat, saat ini kau tinggal di kediaman ku. Jadi, jika terjadi sesuatu dengan diri mu otomatis hal tersebut akan berdampak pada keluarga ku" tegas david.


" oh jadi maksud tuan muda. Saya ini hanya menjadi beban di keluarga anda?.. hahahaha anda tenang saja tuan muda. Saya tidak akan menjadi beban keluarga anda lagi. saya akan pergi untuk selama-lamanya dan tidak akan kembali lagi" ucap Viola dengan menekan ucapannya di kalimat terakhir.


David hanya diam membisu. tetapi, tatapannya semakin tajam ke arah Viola.

__ADS_1


" Benar, kata mereka kalau hidup ku ini hanyalah beban untuk orang yang berada di sekitar ku. aku ini hanyalah membawa dampak yang buruk. aku memang tidak pantas untuk hidup lagi" ujar Viola dengan kepala tertunduk sambil menahan air matanya.


" Jadi aku mohon lepaskan aku. biarkan aku mengakhiri semua penderitaan ku ini. Toh, semua tidak akan berubah. Walaupun aku berharap suatu saat nanti akan ada seseorang yang akan memberikan aku kebahagiaan" Ucapnya sambil menatap mata david dengan berlinang air mata.


Kini air mata Viola bercampur dengan air Hujan.Mendengar ucapan Viola, david tiba-tiba menarik tubuh Viola ke pelukannya. ia begitu kasihan dengan gadis di hadapannya ini.


Cukup lama Viola menangis di pelukan david. hingga suara tangisannya kini tidak terdengar lagi.


" Sakit!" Ucap Viola lirih.


Seketika tubuh Viola tiba-tiba ambruk di pelukan david. David dengan sigap menangkap tubuh mungil Viola.


" BRAM!!!" Teriak David.


Salam Manis❤

__ADS_1


__ADS_2