Beri Aku Kebahagiaan

Beri Aku Kebahagiaan
Kemelut hati David


__ADS_3

"Bagaimana keadaanya?" Tanya david to the point, saat dokter bayu menemui david diruangan Viola.


"Emm, apa aku boleh bertanya sesuatu kepada mu?" tanya bayu ragu-ragu.


"Aku butuh jawaban, bukan pertanyaan Dokter Bayu" tegas david tanpa menoleh ke arah dokter bayu.


David hanya menatap gadis lemah yang kini berbaring tidak sadarkan diri. Tampak jelas ke khawatiran di wajah David.


"Maafkan aku" ujar bayu tertunduk merasa takut.


"dan aku tidak butuh maaf mu" Balas David yang kini beralih menatap dokter bayu.


Bayu yand melihat david menatapnya, semakin merasa ketakutan.


"baiklah. Apa tuan sudah mengetahui jika dia menderita sakit di bagian ginjalnya dan..."


" aku sudah mengetahuinya" jawab david memotong ucapan bayu.


"Emm baiklah. aku hanya mau mengatakan jika dalam dua hari ke depan jika dia tidak mendapatkan pendonor ginjal. Sepertinya jiwanya tidak dapat ter..."


"CUKUP!!!" Bentak david dengan tatapan semakin tajam mengarah ke bayu.


"Ingat!!! Aku mempekerjakan mu di sini untuk menyelamatkan jiwa pasien. Jika kau tidak mampu maka buatlah surat pengunduran diri"


"Dan aku rasa kau mengetahui bahwa aku paling tidak suka dengan kegagalan"

__ADS_1


"Maka Aku memberi mu dua pilihan Dokter Bayu. Selamatkan Dia atau angkat kaki dari negeri ini!" Ujar david lalu meninggalkan bayu seorang diri di ruangan tersebut.


Mendengar ucapan david, bayu merasa tubuhnya kaku. Dia tidak pernah melihat sahabatnya semarah itu.


"ohh Tuhan, apa yang harus aku lakukan?" ujar bayu merasa frustasi.


Ditengah kebingungannya tiba-tiba seseorang menepuk bahunya.


" Heyy" Sapa seseorang.


"Astaga!!! Kau membuat ku terkejut Mark" ujar bayu


"Hahahaha Maaf karena telah membuat mu terkejut" jawab Mark sambil tertawa memperlihatkan deretan giginya.


"Huhhh, Kapan kau kembali dari UAS?" tanya bayu sambil berjalan ke arah sofa.


"Apa aku bisa bertanya kepadamu?" Tanya Mark.


"Tanyakan lah, tapi aku mohon jangan menanyakan sesuatu yang hanya membuat ku semakin pusing"


"Hahaha. Tenang saja, aku hanya mau menanyakan ada hubungan apa David dengan gadis cantik ini" Tanya Mark sambil menatap Viola.


"Astaga, kau bertanya kepadaku. Aku hanya saja tidak mengetahuinya. Aku saja baru melihat gadis itu hari ini"


"Tetapi aku merasa bahwa david dan gadis ini ada hubungan" sambung bayu lagi.

__ADS_1


"Ehhh tunggu, mengapa kau menanyakan tentang hal itu. Dan mengapa kau bisa mengetahui kalau david dan gadis itu ada hunungan. Bukankah kau baru saja tiba hari ini?" tanya bayu lalu berdiri berjalan ke arah mark.


"Entahlah" jawab mark acuh.


***


"apa kau sudah mendapatkan pendonor ginjal yang cocok untuk Viola?" Tanya david kepada Bram di ruangan kerjanya.


"Sudah Tuan, tetapi..."


"Aku tidak butuh ada kata tapi, dapatkan ginjal untuk Viola hari ini, lalu lakukan operasi. Aku memberi mu batas waktu sampai besok" Ujarnya lalu meninggalkan bram.


"Baik Tuan" Ucap Bram


***


Diruangan yang sepi, tampak David kini menemani Viola seorang diri. David yang baru saja menyelesaikan pekerjaannya langsung menemui viola seorang diri.


Walau Waktu sudah menunjukan pukul 01.00 Dini hari. David bahkan tidak merasa lelah. Ia berencana akan menemani Viola Malam ini.


Entah mengapa ia seperti enggan untuk meninggalkan Viola seorang diri. Apakah ia hanya merasa kasihan dengan Viola atau memang ada sesuatu yang lain.


Entahlah bahkan david juga tidak mengetahui perasaannya saat ini.


Salam Manisā¤

__ADS_1


Haii ketemu lagi sama aku. Maaf baru bisa Up. Akhir-akhir ini author benar-benar sibuk banget. Bahkan author sempat jatuh sakit akibat kelelahanšŸ˜”. Bahkan ini juga author curi-curi waktu biar bisa lanjutan novel ini lagi. Author janji kalau ada waktu kosong author akan Up lagi.


Yaudah jangan lupa tinggalkan jejak yah buat novel author. Berupa Vote, like dan rate 5 bintang. Author sayang kalianā¤


__ADS_2