Beri Aku Kebahagiaan

Beri Aku Kebahagiaan
Aku Rindu


__ADS_3

“Adam? Apa ini benar-benar dirmu? kamu benar-benar sudah kembali? Kamu benar-benar menepati janji mu? Aku sangat merindukanmu. Jangan tinggalin aku lagi, aku udah gak sanggup jauh dari mu” ucap Via sambil memeluk erat Adam sekan tidak mau melepaskanAdam lagi.


“Via dengerin aku. Aku di sini ingin mengatakan sesuatu. Kakak minta maaf sepertinya kakak gak bisa nepatin janji kakak. Kakak gak bisa nikahin kamu. Kakak sudah memiliki kekasih, dan minggu ini kakak akan bertunangan dengan dirinya. Maafin kakak udah ngecewaain kamu. Kakak harap kamu paham dengan apa yang kakak ucapin. Semoga kamu mendapatkan pasagan yang jauh lebih baik dari kakak” bagai tersambar petir, tubuh Via seketika menegang mendengar ucapan adam.


“Gak mungkin kakak pasti bohong. Udahlah lelucon kakak gak lucu” jawab Via smbil tertawa


“Maaf kakak gak bohong, Kakak serius. Kakak gak bisa nikahin kamu, Maafin kakak. Kakak harus pergi” ucap Adam lalu kemudian meninggalkan Via.


Via yang lagi-lagi di tinggalkan Adam menangis meraung-raung. Via benar-benar kembali di tinggalkan Adam


“ ADAMMMMMMM!!!!!!!!!!!” Teriak Via sangat keras.


Hingga Via merasa seseorang memanggilnya lalu menyiram wajahnya dengan seember air.


“Hei bangun anak sial*n. Malah teriak tidak jelas. Mimpi apa sih kamu, sampai teriak begitu kerasnya. Kamu kira ini hutan, bisa teriak seenaknya. Ganggu tidur orang saja. Kamu sadar gak sih, ini itu udah siang di luar banyak pekerjaan. Malah enak-enakan tidur di sini.” Caci ibu Hani.


“Maaf bu, Via kesiangan. Semalam Via begadang ngerjain tugas kuliah”


“Ibu gak butuh maaf darimu. Sana bangun kerjain semua pekerjaan rumah. Ibu dan ayah mau keluar. Awas kalau ibu pulang, pekerjaan mu belum selesai. Habis kamu sama ibu!” Ancam Ibu Hani


“Iya bu” jawaba via


Selepas kepergian ibunya, Via msih berkelana di fikirannya. Via merasa mimpi tersebut benar- benra nyata. Namun secepat mungkin ia membuang pikirannya. Via berfikir itu hanya bunga tidurnya saja, mungkin Via sangat merindukan Adam sampai-sampai ia memimpikannya. Via yakin Adam pasti akan menepati janjinya.


Via kemudian beranjak dari duduknya lalu mulai menyelesaikan satu persatu pekerjaannya. Setelah menyelesaikan satu persatu pekerjaannya Via kemudian bersiap- siap untuk berangkat ke kampus.


Setibanya di kampus Via langsung menuju ke kelas sebab sebentar lagi perkuliahan akan di mulai. Usai, mengikuti perkuliahan, Via menuju ke taman kampus. Tempat favorit Via, di sana ia bisa melakukan apa saja yang ia mau salah satunya bernyanyi.


Seperti hari-hari biasanya, Via selalu membawa gitar kesayangannya yang merupakan hadia pemberian Adam. Gitar tersebut di berikan Adam saat hubungan mereka menginjak satu tahun. Gitar tersebut juga di pakai Via saat akan bekerja sebagai penyanyi di salah satu kafe dekat kampusnya. Sambil menunggu jam kuliah selanjutnya, Via mengisi kekosongan waktunya dengan bernyanyi.


Aku Rindu- Bastian Steel

__ADS_1


*Semusim aku lewati tanpa kamu


Detik.. Detik pun berlalu


Menyiksa hatiku..


Mungkinkah disana kau rasakan yang sama


(Reff)


Tak kan berubah perasaan ku


Pada dirimu.. Meskipun kita jauh


Tak kan berkurang kerinduan ini cepat lah pulang


Aku menunggu mu.. Sungguh aku rindu kamu..


Masih tetapku pertahankan


Janji yang terucap..


Antara kau dan aku untuk selamannya..


(Reff)


Tak kan berubah perasaan ku


Pada dirimu.. Meskipun kita jauh


Tak kan berkurang kerinduan ini cepat lah pulang

__ADS_1


Aku menunggu mu.. Sungguh aku rindu kamu..


Jangan nakal kau disana


Ingat aku disini.. (uuuh..)


Bila esok kau kembali


Dan ku lepas rindu ini..


Takan berubah perasan ku pada dirimu meskipun kita jauh


Takan berkurang kerinduan ini cepatlah pulang aku menunggu


Takan berubah perasan ku pada dirimu meskipun kita jauh


Takan berkurang kerinduan ini cepatlah pulang aku menunggu


Sungguh aku rindu kamu..


Rindu Kamu*..


Lagu tersebut benar-benar mewakili perasaannya saat ini. Perasaan yang benar-benar sedang di landa kerinduan untuk orang terkasihnya yang sedang ia nantikan kepulangannya. Orang-orang yang mendengarkan Via bernyanyi turut dalam alunan suara Via yang begitu indah. Mereka semakin kagum dengan sosok Via.


“Udah cantik, pinter, berbakat, setia lagi. Benar-benar wanita idaman” ucap salah satu mahasiswa yang ada di taman tersebut.


“Iya, bener banget. Andai gua jadi laki-laki yang di nantikan Via, udah gua lamar dia dari dulu” jawab temannya yang lain


“Bego bener tuh cowok, tega banget biarin Via nungguan dia. Ketikung baru tahu rasa dia. Untung Via orangnya setia”


Via yang mendengarkan mereka hanya tersenyum. Menurut Via, akan tiba masanya ia akan menuai apa yang ia tanam saat ini. Ia hanya tinggal menjalani setiap prosesnya, hingga pada akhirnya ia akan mendapatkan hasil yang ia inginkan. Jika ia ingin bersabar dan berusaha.

__ADS_1


Salam Manis


__ADS_2