Beri Aku Kebahagiaan

Beri Aku Kebahagiaan
Kecewa


__ADS_3

Usai berbicarara dengan dokter wanita itu, kembali ke ruangan Via. Ia mendapati Via sedang tertidur, ia berjalan menuju ke arah Via. Ia mengelus lembut kepala Via, ia merasa benar-benar kasihan dengan sosok Via. Ia juga kagum dengan ketegaran Via selama Ini dalam menjalani hidupnya.


“ Benar-benar gadis yang malang, semoga air mata mu selama ini suatu saat akan terbayarkan. Ibu memang tidak mengenalmu namun ibu percaya kalau kamu itu gadis yang baik, gadis yang penuh dengan keceriaan. Hanya saja keceriaan mu itu tertutupi oleh penderitaan” ucapnya dengan lembut


Via yang saat itu sedang tertidur merasa seseorang sedang membelai lembut rambutnya dengan penuh kehangatan. Ia seperti bermimpi sedang melihat ibunya membelainya dengan penuh kasih sayang. Belaian lembut yang ia rindukan selama ini dari sang ibu. Tanpa sadar Via tersenyum, di sela-sela tidurnya.


Via merasa enggan untuk terbangun dari tidurnya, ia ingin berada selamanya berada di situasi saat ini, situasi di mana ia memperoleh belaian dari sang ibu. Saat di rasa belaian itu telah hilang, sontak saja Via menahan tangan itu agar tidak berhenti membelainya.

__ADS_1


“ Ibu, jangan berhenti. Aku benar-benar merindukan belai….an….. mu ….. ini” ucap Via terputus-putus Karena merasa kecewa dengan yang di lihatnya.


Tadinya ia berharap yang memberikannya belaian itu adalah Ibunya. Namun, semuanya sirna saat ia melihat sosok yang membelainya. Via langsung melepaskan tangan itu dan membalikkan tubuhnya membelakangi wanita itu. Tanpa sadar Via kembali merasa sedih hingga meneteskan air mata.


Melihat Via berpaling, wanita itu merasa jika Via merasa kecewa. Bukan dirinya yang di harapkan oleh Via, melainkan ibunya. Ia dapat merasakan itu dari perubahan sikap Via. Wanita itu lalu duduk di samping Via, yang kini membelakanginya. Ia merasa ini waktu yang tepat untuk berbicara dengannya.


“Hmmm, ibu tau kalau kamu kecewa. Bukan kehadiran ibu yang kamu harapkan. Tapi ibu mohon sama kamu, kamu jangan seperti ini. Kamu jangan menyiksa diri kamu seperti ini. Ibu memang tidak tau seperti apa kehidupan mu sebelumnya. Tapi yakin kalau kamu itu gadis yang dulunya sangat ceria, hanya saja semuanya tertutupi oleh suatu masalah yang ibu tidak ketahui” ucapnya terhenti sejenak menghela nafas panjang, tidak mendapat respon ia kemudian meningkatkan nada suaranya.

__ADS_1


“Jika aku hanya menghambat segala urusan mu, maka pergilah tinggalkan aku. Aku sudah biasa di tinggal sendiri” jawab Via seketika.


“benar kata mereka aku ini adalah gadis tidak tidak tahu balas budi, hanya membawa masalah” ucap Via lagi sambil tersenyum


“biarkan aku seorang diri di sini, sampai sang pencipta mau menerima kehadiran ku. Aku benar-benar sedang menunggu waktu itu” ucapnya sambil menatap lurus ke atas sambil tersenyum.


“aku heran dengan diri mu, kau mengatakan bahwa kau rela meninggalkan segala urusan mu demi diri ku. Lalu mengapa kau masih berada di sini di saat aku sendiri bersikap bodo dengan diri ku. Mengapa kau tidak pergi saja. Aku tidak pernah meminta agar kau tetap berada di sisi ku. Anda benar-benar lucu” ucap Via lagi.

__ADS_1


“hentikan!!!” balas wanita itu.


Salam Manis❤


__ADS_2