Beri Aku Kebahagiaan

Beri Aku Kebahagiaan
Membujuk Via


__ADS_3

“ Ibu mohon hentikan semua ini, ibu mohon sangat mohon dengan diri mu. Suduh cukup kau bersikap bodoh seperti ini” ucapnya memohon, via yang mendengarnya hanya tertawa renyah sambil bergerak untuk duduk.


“ Sudahlah, saya tau anda juga hanya pura-pura peduli dengan diri ku ini. Saya sudah sering bertemu dengan orang seperti Anda” balas Via acuh


“huhhh, dengarkan ibu baik-baik. Ibu memang tidak kenal dengan kamu, ibu tidak tahu bagaimana kehidupan mu di masa lalu. Tapi, satu hal yang harus kamu ketahui ibu sangat peduli dengan diri mu. Jika ibu tidak peduli dengan diri mu, tidak mungkin ibu mau menolong diri mu saat itu. Di saat semua orang menutup diri untuk menolong diri mu, hingga ibu bahkan meninggalkan semua urusan pekerjaan ibu hanya demi diri mu. Kurang apalagi ibu sama kamu, HAHHH!” Tegas wanita itu, Via terdiam mendengar ucapan wanita itu.


Via mencoba mencerna apa yang di ucapkannya, ia berfikir bahwa apa yang di katakan oleh wanita itu benar adanya. Mengingat wanita itu telah mengorbankan segalanya hanya demi Via. Via kemudian menundukkan kepalanya ia kini merasa malu dengan wanita itu.

__ADS_1


“ Mengapa ibu masih peduli dengan diri ku, di saat semua orang yang aku cintai malah menghianati ku. Apa ibu tidak takut aku hanya akan membawa pengaruh buruk dengan ibu?” tanya Via.


“ Mengapa ibu harus takut?” tanya wanita itu


“ yah sebab mereka mengatakan itu kepada ku, aku ini hanyalah gadis pembawa kesialan, gadis bodoh, gadis tidak berguna yang hanya membawa pengaruh buruk” ucap Via dengan mata berkaca-kaca.


“dengarkan ibu baik-baik. Jika kamu mendengarkan ucapan mereka, Kapan kamu akan membukitkan bahwa ucapan mereka itu salah. Kamu harus membuktikan kepada mereka kalau kamu tu tidak seperti yang mereka ucapkan”

__ADS_1


“ Tapi semua itu tidak akan terwujud jika kamu hanya duduk seperti ini. Kamu harus bangkit buktikan kepada mereka, suatu hari nanti mereka akan menyesali apa yang telah mereka perbuat dengan diri mu”


“ibu tanya sama kamu, apa kamu mau menjadi gadis pembawa kesialan?” tanya wanita itu. Via hanya menggeleng.


“ Lalu mengapa kamu menedengarkan ucapan mereka? Jangan pedulikan mereka, jadikan hinaan mereka sebagai motivasi kamu untuk menjadi orang yang sukses. Kamu tidak perlu pedulikan mereka, yang harus kamu pedulikan hanya dirimu. Pikirkan bagaimana caranya kamu membelasa segala hinaan mereka. Hingga suatu hari nanti kamu yang akan membeli mulut-mulut mereka yang telah menghina mu”


“ Tanamkan dalam diri mu suatu hari nanti kamu akan menjadi orang yang sukses. Dan ingat ini, kamu tidak boleh melupakan segala hinaan mereka. Kamu harus terus mengingatnya sebagai bentuk motivasi kamu menjadi gadis yang sukses. Ingat kata ibu kamu adalah gadis yang penuh dengan keberuntungan bukan kesialan. OKE!!!” Ucap wanita itu dengan tegas.

__ADS_1


Via yang mendengarkan ucapan wanita itu merasa tersentuh, hingga akhirnya menerteskan air mata.


Salam Manis❤


__ADS_2