Beri Aku Kebahagiaan

Beri Aku Kebahagiaan
penghianatan


__ADS_3

“kamu benar-benar keterlaluan Adam. Mengapa kamu menghina ku seperti itu, inikah balasan yang kau berikan untuk ku. Aku udah nungguin kamu selama 3 tahun, lalu mengapa kamu malah memperlakukan ku seperti ini. Kemana Adam yang dulu? HAHH” Tanya Via dengan emosi yang sudah tidak stabil.


Adam hanya menanggapinya dengan senyuman sinis. Adam benar-benar berubah semenjak berada di Jakarta.


“Dengarin gua. Gua emang mau menikah tapi, gua bukan mau nikah ama lo. Gua udah punya calon sejak dulu. Sebelum gua nembak lo, dan kepulangan gua di sini. Gua mau umumin pertunangan gua yang akan di laksanakan minggu depan. Lo pasti penasaran siapa calon gua, lo kenal kok orang tersebut. Gua yakin lo bakalan kaget- sekagetnya kalau tau siapa orang itu” ucap Adam lalu memanggil seorang wanita yang akan menjadi tunangannya.


Begitu wanita itu tiba, lagi dan lagi Via di buat terkejut dengan apa yang di saksikannya kali ini. Via benar-benar tidak menduga bahwa wanita tersebut adalah orang terdekatnya. Wanita yang selama ini ia percaya dan sayangi. Yah wanita itu adalah Syerlin Dinda sang adik.


“DINDA???” ucap Via terkejut

__ADS_1


“Halo kak Via. Apa kabar? Apa kakak merindukanku? Aku merindukan kakak loh?” ucap Dinda basa basi. Dinda kini sudah ada di hadapan Via dan tengah di rangkul oleh Adam.


“Dinda, jelasin sama kakak ini maksudnya apa?” Tanya Via.


“Ohh ini. Apa yang di katakan oleh Adam itu benar. Aku sama Adam akan tunangan minggu depan. Aku harap sih kakak dating. Tapi terserah kakak juga sih kalau gak mau. Gak apa-apa kok, acara juga akan tetap terlaksana tanpa kehadiran kakak” jawab Dinda dengan nada santai.


“Maksud kakak bukan itu Dinda. Bukankah waktu Adam nembak kakak, kamu yang menyuruh kakak nerima Adam. Terus mengapa sekarang kalian akan tunangan?. Kamu taukan Adam pacar kakak. Kenapa kamu tega ngelakuin ini ke kakak Dinda?. Tolong jelaskan maksud dari semua ini. Huh huh huh” pinta Via dengan tangisan yang tidak mau berhenti.


Bagai tersambar petir di siang hari, Via merasa hidupnya benar-benar telah berakhir. Via tidak pernah menyangka semua orang yang ia sayangi menghianatinya.

__ADS_1


“Apa salah kakak Dinda, mengapa kamu tega ngelakuin ini semua sama aku. Apa salah kakak?” bentar Via sambil menguncang tubuh Dinda.


Adam yang melihat Dinda, di perlakukan seperti itu. Langsung mendorong tubuh Via.


“lepaskan tangan kotor mu itu dari tubuh Dinda. Gadis bod*h” bentak Adam


Via tidak menghiraukan lagi kata-kata Adam. Kini ia tengah memikirkan bagaimana mungkin semua orang yang ia sayangi menghianatinya. Adam, Dinda, bahkan Nadia juga menghianatinya.


“Kakak mau tau apa kesalahan kakak. Asal kakak tau apa yang kakak rasakan saat ini, itu juga ku rasakan waktu kecil dulu. Semua orang hanya peduli dengan kakak, tanpa mempedulikan aku yang ada di sisinya. Rasanya begitu sakit melihat orang hanya memuji kakak seorang. Hanya menyanyangi kakak seorang. Ibu dan ayah hanya menyanyangi kakak, mereka tidak pernah mempedulikan aku yang juga merupakan putrinya. Semua kasih sayangnya hanya di berikan untuk kakak. Masa kanak-kanak ku di rebut oleh kakak. Tapi itu tidak masalah, sebab masa remaja dan masa sekarang kakak sudah aku rebut bahkan lebih sakit dari yang kakak lakukan kepada ku” Jawab Dinda dengan menggebu-gebu sambil meneteskan air mata. Matanya menatap ke arah Via dengan tatapan penuh kemenangan dan kebencian.

__ADS_1


“Selamat kalian berhasil mempermainkan ku” Ucap Via sambil tersenyum.


Salam Manis❤


__ADS_2