Beri Aku Kebahagiaan

Beri Aku Kebahagiaan
Perubahan David


__ADS_3

Hari terus berlalu, tidak ada perubahan yang di rasakan oleh Viola dalam hidupnya. Ia masih merasa hidupnya tidak ada artinya sama sekali. Ia seringkali masih menangis seorang diri, ia benar-benar merasa putus asa.


Ia sangat merindukan ayah dan ibunya, saat ia melihat Jessica sedang bercanda ria dengan ayah dan ibunya. Ia hanya bisa meneteskan air mata, ia merasa iri dengan Jessica yang dapat merasakan kasih sayang dari orang-orang terdekatnya.


“ nona?” sapa bram.


Viola mendengar seseorang, sontak menghapus air matanya lalu berbalik melihat orang tersebut.


“ sebaiknya nona masuk, sebab udara di luar dingin dan sepertinya sebentar lagi akan turun hujan” tutur bram.


Mendengar itu viola lalu mulai meroda kursi rodanya sendiri. Namun, baru beberapa saat ia meroda kursi rodanya, viola merasa seseorang sedang membantunya mendorong kursi rodanya.


Viola sontak berbalik melihat orang tersebut, siapa gerangan orang yang membantunya?. Viola merasa terkejut setelah melihat orang yang sedang membantunya, ia tidak menyangkah bahwa ia sedang di bantu oleh pria sedingin David.


Lain halnya dengan viola yang merasa terkejut, justru david merasa biasa saja. Ekspresi wajahnya datar, tanpa ekspresi. Bram yang melihat tuannya sedang membantu viola, pun sama terkejutnya dengan viola.

__ADS_1


Tidak biasanya tuan mudanya mau membantu orang lain yang tidak ia kenali. Bahkan yang ia tahu tuan mudanya tidak pernah membantu orang lain, sebab tuannya adalah tipe orang yang cuek. Tidak pernah peduli dengan orang lain selain keluarganya. Ia lalu menawarkan bantuan untuk menggantikan tuanya medorong viola masuk ke dalam rumah.


“ taun muda, biar saya yang membantu nona Viola masuk ke dalam” pinta bram.


David hanya terdiam, ia tidak merespon ucapan bram. Ia terus melangkahkan kakinya masuk sambil mendorong kursi roda viola. Viola bertanya-tanya dalam hati ada apa dengan pria dingin ini? Mengapa tiba-tiba ia membantunya.


Saat memasuki rumah pun semua orang yang melihat mereka juga terkejut, dengan yang terjadi saat ini. Tidak biasanya david bersikap seperti ini, terlebih Jessica sebab ia sangat menegnal sang kakak.


Semua orang terdiam tidak ada yang berani membuka suara termasuk papa dan mamanya. Hingga david dan Olivia hilang dari pandangan mereka.


“ bram tolong jelaskan apa yang telah terjadi dengan mereka berdua?” Tanya ibu Laurent


“ maaf nyonya, saya tidak tahu apa yang telah terjadi dengan tuan muda david yang sebenarnya, namun yang saya ketahui tuan muda david hanya membantu nona viola” jawab bram


“ atas dasar apa kak david mau membantu gadis cacat itu?” Tanya Jessica dengan nada mengejek

__ADS_1


“ jaga ucapan mu Jessica!!!” ucap papanya tegas.


“iya iya maaf, maksud aku apa alasan kakak bantuin viola?” Tanya Jessica


“ yang saya tahu, tadi saat nona viola berada di taman tiba-tibaudara terasa dingin dan sepertinya akan turun hujan. Tadinya saya menyuruh nona viola untuk masuk ke rumah atas perintah dari tuan muda david. Dan saat nona viola sedang mendorong kursi rodanya sendiri, tiba-tiba tuan muda david datang membantunya” jawab bram menjelaskan.


“ kenapa bukan kamu yang bantuin dia?” Tanya Jessica


“ tadinya saya sudah menawarkan bantuan untuk menggantikan tuan muda, akan tetapi sepertinya tuan muda tidak mau saya gantikan” jawabnya lagi


“ terus…” ucapan Jessica terputus oleh papanya.


“ sudah-sudah jangan bahas itu lagi, biarkan david melakukan apa yang ia mau” ucap papanya meninggalkan mereka lalu di ikuti mamanya.


Salam Manis❤

__ADS_1


__ADS_2