Beri Aku Kebahagiaan

Beri Aku Kebahagiaan
Tersadar


__ADS_3

Di tengah kebingunannya, wanita itu mencoba untuk berkomuniasi dengan Via. Ia berharap semoga Via merespon ucapannya.


“Nak, ibu memang tidak tau bagaimana hidup mu selama ini. Tapi ibu yakin kamu orang yang baik. Bangun lah nak buktikan kepada mereka kalau kamu tidak seperti apa yang mereka pikirkan selama ini. Apa kamu tidak bosan tertidur, sudah seminggu kamu tertidur. Ibu mau berkenalan dengan mu, ayolah bangun!!!” ucap ibu itu tanpa sadar meneteskan air mata.


Tidak di sangka ternyata ucapan wanita itu di respon oleh Via, tiba-tiba Via meneteskan air mata. Wanita itu yang melihat Via merespon ucapannya lalu menekan tombol darurat di samping tempat tidur Via. Ia terus mencoba mengajak Via berbicara.


Tidak lama kemudian, dokter dan perawat tiba di kamar tempat Via di rawat. Wanita itu langsung memberi ruang agar dokter memeriksa kondisi Via.


“Apa yang terjadi dengannya dok, mengapa ia tiba-tiba menangis?”


“Tenang bu. Sepertinya pasien mendengar ucapan ibu. Tolong ibu agar terus melanjutkan apa yang ibu katakan tadi kepadanya” pinta dokter itu, wanita itu kemudian mendekat dan memegang tangan Via lalu mengajaknya berbicara lagi.

__ADS_1


“Bangunlah nak, buktikan kepada mereka bahawa diri mu tidak lah salah. Buktikan bahwa kau akan membalas semua perkataan mereka. Ayo nak, bangun ibu mohon. Ibu janji akan membantu mu membalas semua perlakuan mereka kepada mu” ucap wanita itu memohon sambil sesekali mencium tangan Via.


Tidak lama kemudian, Via mulai mengerakkan tangannya perlahan. Semua yang berada di ruangan itu merasa tegang. Ketika via mulai mengerakkan matanya perlahan-lahan. Lama kelamaan mata Via mulai terbuka perlahan-lahan. Semua orang yang ada di ruangan itu merasa sangat bahagia sekaligus sangat bersyukur. Mereka tidak menyangka Via masih bisa sadarkan diri setelah koma selama seminggu.


“Akhirnya kau bangun nak” ucap wanita itu sangat bahagia.


“ Aku di mana?” ucap Via pelan


“Apa aku sudah ada di surga atau di neraka?” tanya Via


Via yang mendengar jawaban wanita tua itu, merasa kecewa hingga kembali meneteskan air mata.

__ADS_1


“Apa itu artinya aku masih hidup?” tanya Via lagi


“Iya nak, kamu masih hidup. Mengapa kamu bertanya seperti itu?” tanya wanita itu kebingunan.


Via hanya terdiam mendengar jawaban wanita itu, hingga sayup-sayup terdengar suara tangisan Via.


“ Mengapa? Huh huh mengapa aku masih hidup?. Apakah sebegitu tidak bergunanya diri ku ini hingga sang pencipta juga menolak kehadiran ku. Dulu aku menganggap bahwa yang di katakan oleh ayah dan ibu juga orang banyak lainnya hanyalah sebuah kata kebohongan. Kini aku merasa bahwa yang di ucapkan oleh mereka memang benar adanya. Kalau aku ini adalah gadis tidak berguna, gadis pembawa sial, gadis bodoh buktinya sang pencipta juga menolak kehadiran ku di sisinya. Jika ia tidak bisa menempatkan ku di surganya maka biarkanlah aku di nerakanya. Biarkan aku merasakan bagaimana pedihnya siksaan itu. Aku sudah terbiasa akan siksaan” ungkap Via merasa kecewa sambil menangis tersedu-sedu


“Tolong siapa pun jelaskan kepadaNya, aku ingin berada di sisinya. Aku sudah muak akan kehidupan dunia, biarkan aku berada di akhirat. Tolong aku, huh huh huh” ucap Via memohon.


Semua orang terdiam mendengar keluh kesah Via. Mereka tidak menyangka sebegitu putus asanya Via, hingga ia rela masuk ke neraka asal ia sudah tidak ada di dunia ini. Kini ruangan itu hanya terdengar suaru tangisan Via yang terdengar sangat meyakitkan.

__ADS_1


“ Biarkan aku sendiri!!!” ucap Via memecahkan keheningan, lalu berbalik membelakangi mereka.


Salam Manis❤


__ADS_2