Beri Aku Kebahagiaan

Beri Aku Kebahagiaan
Aku sayang kamu


__ADS_3

Adam yang mendengar seseorang memanggil namanya sontak langsung berbalik ke sumber suara. Di dapatinya Via sedang menatapnya dengan air mata yang tidak mau berhenti menetes dan dalam keadaan yang sangat berantakan.


“Via???” ucap Adam kebingungan.


Via yang melihat sosok yang di carinya sudah ada di depan mata dan sedang menatapnya dengan tatapan bingung. Langsung berlari menuju ke arah Adam dan langsung memelukya dangan sangat erat. Seakan Via tidak akan melepaskan Adam.


“Maafin aku kak. Aku sadar aku sudah sangat egois dengan melarang kakak pergi menggapai cita-cita kakak. Aku udah ikhlas kalau kakak harus pergi jika itu demi cita-cita kakak. Aku akan setia menunggu kakak pulang. Tolong maafin aku kak. Aku gak mau kakak marah sama aku. Aku gak mau sendiri lagi. Aku benar-benar minta maaf kak. Maafin aku kak. Maafin aku.” Ucap Via dengan memohon sambil menangis di pelukan Adam.


Adam yang merasa kasihan dengan Via, kemudian membalas pelukan Via sambil mengusap punggung Via dengan penuh kasih sayang. Setelah Adam merasa Via sudah tenang. Adam kemudian melepaskan pelukan Via, dan membawa Via di hadapannya. Lalu memegang kedua lengan Via sambil mentap Via dengan hangat.


“Udah dong nangisnya. Kakak gak suka liat kamu nangis. Sekarang dengerin kakak dengan baik-baik” ucap Adam sambil menghapus air mata Via.

__ADS_1


“Kamu gak perlu minta maaf seperti itu. Sebelum kamu minta maaf aku udah maafin kamu. Kakak paham kamu ngelakuin itu karna kamu sayang sama kakak. Kamu gak mau kehilangan kakak. Kalau kakak di posisi kamu kakak juga akan ngelakuin hal yang sama kepada orang yang kakak cintai” ucap Adam lagi sambil memperbaiki rambut Via yang berantakan.


“Kakak juga janji sama kamu. Setelah semua urusan kakak selesai di jakarta kakak akan kembali menjemput kamu. Kakak akan langsung melamar mu. Kakak janji sama kamu” Janji Adam sambil menatap kedua bola mata Via.


“Tapi kamu juga harus janji satu hal sam kakak. Selama kakak pergi kamu harus jadi Via yang kuat gak boleh nangis. Kalau sampai kakak tahu kamu nangis jatuhin setetes air mata kamu. Kakak akan marah benget sama kamu. Ingat itu, Kamu gak boleh nangis” Ancam Adam.


Via hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban sambil sesekali meghapus air matanya yang jatuh.


“Ingat selama kakak pergi jangan lirik pria lain. Matanya gak boleh nakal” goda Adam sambil mencubit kecil hidung Via.


“Kakak juga matanya gak boleh nakal selama di sana” Balas Via tidak mau kalah.

__ADS_1


“Iya sayang” balas Adam sambil mencubit kedua pipi Via.


Via yang mendengar pertama kali Adam memanggilmya dengan ucapan sayang merasa sangat bahagia sekaligus merasa malu. Seketika kedua pipi Via bersemu merah. Namun, Via mencoba untuk biasa saja ia tidak mau terlihat memalukan di hadapan Adam.


“Yaudah kakat pamit yah. Bentar lagi pesawat kakak berangkat. Kakak takut telat. Ingat semua kata-kata kakak tadi. Kamu jaga diri selama kakak pergi. Sebelum kakak pergi kakak mau liat senyum kamu dulu sebagai hadiah terakhir dari mu” Pinta Adam.


Via langsung memberikannya senyuman manis. Senyuman terbaik dari Via. Adam mendapati senyuman dari Via, kemudian mengecup kening Via dengan lembut. Setelah itu Adam mulai berjalan meninggalkan Via. Sebelum Adam hilang dari tatapan Via. Via kemudian berteriak sekeras-kerasnya lalu mengucapkan sesuatu yang tidak pernah ia ucapkan untuk Adam.


“ADAM!!!....AKU SAYANG SAMA KAMU!!!.....” Teriak Via.


Adam yang mendengar ungkapan Via hanya membalas lambaian tangan sambil tersenyum ke arah Via begitupun dengan Via ia membalas lambaian tangan adam. Tanpa ia sadari air matanya kembali terjatuh. Secepat mungkin Via menghapus air matanya lalu menggantinya dengan senyuman.

__ADS_1


Salam Manis❤


__ADS_2