Beri Aku Kebahagiaan

Beri Aku Kebahagiaan
Bertemu Adam


__ADS_3

Semenjak kejadian itu saat Via menampilkan bakatnya. Satu persatu teman sekolah Via mulai menerima kehadiran Via. Kini mereka mulai mengajak ngobrol Via. Perasaan Via begitu bahagia seakan Via kembali menemukan kebahagiannya.


Namun, di sisi lain Via merasa takut akan kondisi saat ini. Via takut sang ibu akan kembali menyakitinya. Sehingga yang terjadi saat ini bagi Via tidak ada bedanya dengan kondisinya yang dulu. Selagi Dinda masih ada di sekolah tersebut itu akan terus menjadi ancaman bagi Via. Sebab Dinda bisa mengadu kepada ibunya kapan saja jika Dinda mau.


Mau tidak mau Via kembali menghindari mereka. Via kembali mendapati dirinya seorang diri berteman kesepian di tempat persembunyiannya.


Hingga suatu hari, ketika Via sedang mengasah kemampuannya bermain gitar di gudang tua belakang sekolah yang merupakan tempat persembunyiannya. Via mendengar seseorang sedang bertepuk tangan untuknya usai Via menyelesaikan permainannya.


Karena Penasaran Via mencoba mencari sumber suara. Siapa gerangan seseorang yang sedang bertepuk tangan untuknya. Siapa orang selain dirinya yang kepikiran mengunjungi tempat kumuh dan terpencil di sekolah ini.


Pada saat Via menemukan orang tersebut betapa terkejutnya Via ketika melihat orang tersebut. Via tidak menyangkah bahwa orang tersebut merupakan orang pertama yang bertepuk tangan untuknya, dan kini untuk kedua kalinya ia bertepuk tangan untuk Via. Dan orang tersebutlah yang telah membuka jalan kebahagiaannya ketika berada di sekolah, walaupun Via tidak menikmati kebahagiaan tersebut.


Yah orang itu adalah si pria idaman Adam Perdana Kusuma. Perasaan Via begitu bahagia namun ia juga merasa terkejut dan bingung. Bagaimana mungkin seorang Adam yang merupakan siswa populer di sekolah ini bisa berada di tempat tua seperti gudang yang selama ini di tempati Via untuk bersembunyi.


Sebab Via tau Adam merupakan siswa yang paling populer di sekolahnya. Adam merupakan siswa yang paling tampan di sekolahnya menurut semua orang yang ada di sekolah tersebut. Dan hal ini memang tidak bisa Via pungkiri. Adam begitu tampan di tambah bentuk tubuh yang begitu sempurna. Kini adam tumbuh menjadi pria yang sangat tampan. Ia memiliki tubuh yang tinggi sehingga bentuk tubuhnya sangat mendukung Adam saat bermain Basket. Sehingga tidak heran jika adam begitu hebat dalam bermain basket. Adam memiliki kulit putih dengan bentuk wajah sempurna. Hidung yang mancung. Alis yang tebal. Mata yang begitu indah dan bibir yang merah alami. Tidak heran jika begitu banyak kaum hawa yang menyukainya.


Namun selama Via bersekolah di sekolah tersebut. Via tidak pernah mendengar Adam dekat dengan seorang wanita. Via hanya tau bahwa semua siswa di sekolah ini menjodoh-jodohkan Adam dan Dinda. Bagaimana mereka tidak di jodohkan. Sebab selain hebat dalam bermain basket, Adam juga merupakan seorang aktor. Sedangkan Dinda di usianya yang masih muda, telah berhasil menjadi seorang model. Tidak heran jika orang-orang menganggap mereka pasangan yang sangat serasi. Mereka menyebut Adam dan Dinda merupakan pasangan best couple.


Saking merasa bingung dengan apa yang di lihatnya saat ini. Via tidak menyadari, jika adam sedang berbicara dengannya.

__ADS_1


"Suara mu sangat indah" Puji Adam.


Tidak mendapatkan jawaban dari pertanyaan. Adam mencoba kembali berbicara dengan Via. Namun kali ini Adam mencoba berbicara dengan jarak yang dekat. Kini adam berjalan menuju Via yang sedang merasa bingung. Tanpa Via sadari kini Adam sudah ada bahkan sedang duduk di hadapannya.


Via baru sadar dari lamunannya, saat Adam menyentuh pundaknya.


"Ehhh Adam" Ucap Via merasa sangat gugup dan malu. Ini merupakan percakapan pertama mereka sejak bersekolah di sekolah tersebut.


"Suaramu sangat indah aku menyukainya" Ucap Adam mengulang pujiannya.


"Hehehehe. Enggak kok suaru ku. Biasa-biasa saja" Jawab Via dengan malu-malu.


"Hehehehe Makasih" Jawab Via dengan kepala tertunduk sambil menahan rasa gugupnya.


"Btw apa aku boleh dengerin kamu nyanyi lagi? " tanya Adam.


"Hah? " Tanya Via yang merasa terkejut.


"Aku boleh gak dengerin kamu nyanyi lagi?" Tanya adam mengulang pertanyaannya.

__ADS_1


"Sekarang???" Tanya Via.


Adam hanya mengangguk sebagai jawaban.


"Baiklah" Jawab Via menyetujui.


Belum sempat Via mulai memainkan gitar tersebut. Bel tanda masuk sudah terdengar dan itu tandanya pelajaran akan kembali di mulai.


"Duhh Sorry. kayaknya waktunya gak tepat deh. Lain kali aja yah soalnya pelajaran sudah mau di mulai" Kata Via merasa tidak enak kepada Adam sebab gagal mengabulkan permintaannya.


"Oke Baiklah. Next time lah kalau kita ketemu lagi. Kamu harus nyanyiin Aku. Oke? " ucap adam.


"Oke aku janji lain kali pasti nyanyi buat kamu. Yaudah kalau begitu aku duluan. Takut telat masuk kelas" Jawab Via.


"Oke" Kata Adam.


Via langsung meninggalkan Adam seorang diri. Di saat Via meninggalkan Adam. Adam menyunggingkan senyumannya yang begitu manis.


"Gadis yang manis" puji adam sambil tersenyum.

__ADS_1


Salam Manis❤


__ADS_2