Beri Aku Kebahagiaan

Beri Aku Kebahagiaan
Ada Apa Dengannya?


__ADS_3

“ ia dia gadis bernama Viola, walaupun itu hanyalah nama yang di berikan oleh bi indah kepadanya sebab ia tidak mengetahui asal-usul gadis itu” ucap ibu Laurent lagi.


“ tunggu… tunggu… maksud mama kita akan menampung seorang gadis jalanan yang asal usulnya tidak jelas gitu? Apa mama tidak takut jika gadis itu orang yang jahat?” Tanya Jessica


“ mama sudah bertemu dengannya, jadi kalian tidak perlu khawatir dengannya. Yang harus kalian lakukan hanyalah bersikap ramah dengannya. Sebab ia baru saja tertimpa masalah dan hampir mengakhiri hidupnya. Jadi kalian harus membantu dia mengembalikan semangat hidupnya, karena saat ini ia seperti tidak punya semangat untuk hidup lagi” jelas ibu Laurent


“ tidak!!! Jessica tidak setuju. Bagaimana mungkin kita harus menampung seorang gadis yang asal usulnya tidak jelas. Di tambah aku harus bersikap ramah dengan dia. Hahahaha tidak bisa” ucap Jessica menolak dengan tegas.


“ keputusan mama sudah final, jadi jangan sekali-kali membuat dia tidak nyaman berada di sini.” Ucap ibu Laurent lalu meninggalkan mereka semua.


“ pahh ini gimana maksudnya? Kenapa papa hanya diam aja?” tutur Jessica meminta jawaban ke papanya.


Papanya hanya mengangkat kedua bahunya sambil tersenyum lalu meninggalkan kedua anaknya.


“ kak…..?” kini giliran kakaknya tempatnya mengaduh.


Seperti papa david juga berlalu meninggalkan Jessica .

__ADS_1


“ AHHHHH” ucap Jessica yang merasa frustasi dengan mamanya.


***


Keesokan harinya, saat semua anggota keluarga berkumpul untuk sarapan pagi.


“ Mah, Pah, minggu depan aku udah mau berangkat ke korea” ucap Jessica memulai pembicaraan.


“ lah, bukannya kamu disini masih 2 mingguan. Kenapa tiba-tiba kamu mau berangkat minggu depan?” Tanya papanya.


“ aku males disini lama-lama kalau gadis itu masih ada” ucap Jessica.


“ ishh kok mama gitu sih” ucap Jessica tidak terima.


Mamanya hanya terdiam tidak menanggapi ucapan puterinya. Hingga ibu indah datang membawa kopi untuk tuan Justin.


“ bi, viola mana?” Tanya ibu Laurent.

__ADS_1


“ ada di kamar nyonya” jawab ibu indah.


“ dia udah sarapan?” Tanya ibu indah lagi


“ sudah nyonya” jawabnya


“ yaudah bi, mending sekarang bibi bawa dia keluar ke taman. Udara pagi bagus untuk kesehatannya” saran ibu Laurent


“ baik nyonya, kalau begitu saya undur diri” pamit ibu indah.


Beberapa menit kemudian ibu indah keluar dari kamar sambil mendorong kursi roda Viola. Untuk sejenak semua anggota keluarga menghentikan aktifitas makan kecuali david yang masih meneruskan makannya. Namun, ia sempat melirik ke arah Viola lalu kembali melanjutkan makannya. Jessica sendiri hanya menatap viola sambil tersenyum sinis. Sedangkan yang menjadi bahan perhatian hanya terlihat acuh, seperti tidak peduli dengan keadaan di sekitarnya.


Kini viola sudah berada di taman yang sekelilingnya begitu banyak bunga yang indah seorang diri. Entah apa yang ada di pikirannya, namun yang pasti ia masih menatap kosong dengan tatapan lurus ke depan. Hingga beberapa saat kemudian ia tiba-tiba meneteskan air mata, tiba-tiba ia menangis. Ia menangis dalam keadaan kepalanya ia tundukkan dengan kedua tangan menutup wajahnya. Namun suara tangisannya dapat terdengar dengan jelas, bahkan terdengar sangat menyakitkan.


Cukup lama viola menangis di taman itu seorang diri, tanpa ia sadari sedari tadi sepasang mata terus memperhatikannya. Di saat viola hendak berbalik menuju ke dalam rumah, tatapan mereka bertemu.


"Ada apa dengannya?" ucap David dalam hati

__ADS_1


Salam Manis❤


__ADS_2