
Hari ini Via begitu bahagia bagaimana tidak sebab hari ini merupakan hari ulang tahunnya hari dimana semua orang mengharapkan kebahagiaan dan tidak terkecuali untuk Via ia begitu antusias di hari ulang tahunnya ini.
Via bahkan telah menyediakan doa yang untuk ulang tahunnya kali ini. Apalagi kalau bukan tentang si pria idamannya itu. Via sangat berharap diulang tahunnya kali ini Adam sadar akan kehadiran Via selama ini.
Hingga tiba waktunya di mana pada saat itu orang tua Via yaitu Bapak Kasim dan Ibu Hani mengadakan acara syukuran kecil-kecilan di hari ulang tahun putri tercintanya. Orang tuanya telah menyediakan hadiah untuk putrinya itu. Namun ia akan memberikan di akhir acara.
Sebelum acara di mulai orang tua Via menyuruh putrinya untuk bersiap-siap sebab ia telah mengundang beberapa tamu di ulang tahunnya kali ini walaupun tamu tersebut hanyalah orang di lingkungannya sendiri dan beberapa teman dekat dari Via.
"Via sayang, mending kamu sekarang siap-siap yah nak, Sebentar lagi teman-temanmu akan datang. Apa Via tidak malu tampil seperti ini?" Ucap Ibu Hani.
"Hehehehe iya bu. Saking senangnya aku sampai lupa kalau belum mandi" ucap Via sambil cengengesan.
"Yaudah sana kamu siap-siap. Pantesan dari tadi ibu mencium bau yang aneh." balas ibu Hani.
"okay bu. Yaudah Via siap-siap yah bu".
"Jangan Lupa dandan yang cantik! okay?" Balas Ibu Hani Lagi.
__ADS_1
"Siap Ibu boss" Ucap Via Sambil Mengangkat tangan Kanannya Lalu melakukan gerakan hormat.
Belum sempat Via memutar badan menuju kamar mandi sang adik Dinda malah mengejeknya.
"Dasar norak. Baru juga ulang tahunnya di rayain kayak gitu udah bangga. Norak tau!!! Lagian itu juga hanya pesta kecil-kecilan. Pakai acara dandan".Sindir Dinda.
Via hanya mengabaikan ucapan sang adik.Baginya itu hal biasa. Sebab ia sudah terbiasa mendengar sindiran dari sang adik. Via langsung melangkah kan kakinya menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Sedangkan sang ibu hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Dinda. Ibunya pun sudah bosan untuk menegur sang anak. Sebab sang ibu sudah sering kali memberi nasehat kepada Dinda. Namun Dinda tidak pernah mendengarkan apa yang di ucapkan oleh ibunya, yang ada Dinda semakin bertingkah jika di beri nasehat.
30 Menit Kemudian Dinda telah selesai bersiap-siap semua orang yang di undang oleh orang tua Via telah datang. Serta beberapa teman Via yang diundang oleh ibunya pun telah tiba.
Kemudian Ibu Hani memulai acara dengan memberi beberapa kata sambutan untuk tamunya yang telah hadir.
"Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
"Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh" Ucap tamu undangan.
__ADS_1
"Saya ibu Via mengucapkan banyak terima kasih sebab telah berkenan hadir di acara ulang tahun putri kami Widia Octavia. Mohon maaf sebab kami hanya mampu mengadakan pesta kecil-kecilan seperti ini. Semoga Ibu-ibu dan tamu yang laij merasa nyaman dengan acara kami". Ucap Ibu Hani.
"Baiklah tanpa menunda-nunda waktu lagi acara ulang tahun kita mulai. Untuk putriku Via agar kedepan untuk memberi sedikit sambutan kepada tamu yang telah hadir dan dilanjutkan dengan acara tiup lilin". Sambung ibu Hani.
Tanpa menunggu lagi Via maju kedepan untuk memberikan beberapa kata sambutannya. Orang-orang yang melihat Via begitu kagum akan kecantikan Via saat itu. Bagaimana tidak sebab Via hanya menggunakan make up sangat tipis bahkan terkesan tidak make up tampil begitu menawan. Namun hal tersebut tidam berlaku bagi sang adik ia bahkan mencela sang kakak. Namun celaan tersebut tidak di dengar oleh tamu yang lain sebab ia hanya mengatakannya seperti sedang berbisik sehingga hanya dia yang tahu.
"Sok cantik!!!" Cela dinda
"Hmmm Saya hanya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada tamu-tamu yang telah bersedia hadir diulang tahun saya. Semoga teman-teman merasa nyaman dengan pesta ini. Terima Kasih" ucap Via.
Lalu acara dilanjutkan dengan acara tiup lilin.
"Baiklah kita langsung acara tiup lilin yah. Ayo nak Lilinnya ditiup. Ehh tunggu dulu sebelum tiup kita nyanyi tiup lilin. Okay anak-anak?" Ibu ucap Hani memberi arahan.
Seketika tamu undangan kompak Bernyanyi Selamat ulang tahun. Hingga Via meniup lilinnya namun sebelum Via meniup lilin Dia berdoa terlebih dahulu. Begitu banyak doa yang ia panjatkan di ulang tahunnya kali ini namun harapan terbesarnya ialah semoga sang pria idaman sadar akan kehadirannya selama ini.
Hingga acara tiup lilin usai semua tamu undangan bersorak gembira.
__ADS_1