Beri Aku Kebahagiaan

Beri Aku Kebahagiaan
Sosok yang menyedihkan


__ADS_3

" Siapakah dia??? mengapa aku baru melihatnya di rumah ini?" ujar Lelaki itu penasaran.


" Mengapa dia terlihat sangat sedih???" ujarnya semakin penasaran.


Tidak lama kemudian, terdengar lah dentuman piano yang berasal dari permainan Viola.


~Mungkin hari ini, hari esok atau nanti~ Anneth


Ku hampiri jalan yang kita lewati


Setiap hari kita disini


Ku menanti hadirmu tuk kembali


Hanya kenangan yang tersisa disini


Namun skarang kau tlah pergi dan ku yakini kau takan kembali


Mungkin hari ini


Hari esok atau nanti


Mungkin hari ini


Hari esok atau nanti


Tak lagi saling menyapa


Meski ku masih harapkan muu


Ku menanti hadir mu tuk kembali


Hanya kenangan yang tersisa disini


Sekarang kau tlah pergi

__ADS_1


Dan ku yakini kau takkan kembali


Mungkin hari ini


Hari esok atau nanti


Mungkin hari ini


Hari esok atau nanti


Tak lagi saling menyapa


Meski ku masih harapkan mu


Sesungguhnya hatiku


Tak sanggup menerima


Dan lupakan segalanya


Mungkin hari ini


Hari esok atau nanti


Mungkin hari ini


Hari esok atau nanti


Tak lagi saling menyapa


Meski ku masih harapkan mu


Meski ku masih harapkan muuu


Houu

__ADS_1


Ku relakan mu


******


Usai menyelesaikan lagunya, Viola tiba-tiba menundukkan kepalanya. Hingga tidak lama kemudian terdengar isakan tangisan.


Di tempat lain, saat orang-orang sibuk dengan pekerjaannya. Tiba-tiba mereka menghentikan aktifitas mereka saat mendengar syair lagu yang di bawakan oleh Viola. mereka bahkan turut larut dalam permainan mereka.


begitu pula dengan Rio dan gilang, mereka berdua yang tadinya sedang bercanda bersama david. Tiba-tiba ikut terdiam saat mendengar lagu dengan iringan piano yang begitu indah. Mereka lalu mencari sumber suara tersebut.


" Dia siapa, kok aku baru liat di rumah ini?" tanya Gilang kepada david.


" Wah parah, suaranya benar-benar indah dan ia juga sangat cantik" puji rio.


" Tapi sejak kapan ada seorang gadis di rumah ini. perasaan kita gak punya saudara perempuan seperti dia dan aku juga baru melihatnya" ujar gilang lagi.


" David!!! lah ini anak malah diem. Ohh aku tau apa gadis itu kekasih mu?" tanya gilang lagi.


David tidak merespon ucapan rio dan gilang, ia terlalu fokus pada Viola. Bahkan keberadaan seorang pemuda yang tengah memperhatikan Vioal sejak tadi, juga tidak ia sadari.


Awan yang tadinya terlihat terang benderan, tiba-tiba berubah menjadi gelap. seakan ia turut serta merasakan kesedihan Viola.


Hingga lama kelamaan tetes demi tetes air mulai berjatuhan ke bumi. Disaat hujan semakin deras, Viola bahkan tidak bergeser dari posisinya. ia semakin menenggelamkan kepalanya di sertai suara tangisan yang semakin keras terdengar.


begitupun dengan sosok pemuda yang masih setia memperhatikan Viola sejak tadi. ia tetap berada di posisinya saat ini. ia seakan tidak peduli dengan kondisinya saat ini yang kehujanan.


David sendiri juga seperti enggan untuk bergerak. ia ingin melihat apa yang akan Viola lakukan selanjutnya. Bram yang melihat kondisi Viola saat ini, merasa kasihan dengan dirinya. Hingga ia mencoba untuk meminta pendapat dari tuannya.


" Tuan...." ucapan bram terputus saat david tiba-tiba mengangkat sebelah tangannya seakan memberi kode kepada bram untuk diam.


Rio dan gilang saling bertatapan melihat tingkah dari david. mereka merasa ada yang tidak beres dengan sepupunya ini.


Hingga mereka terkejut saat mendengar David tiba-tiba berteriak lalu berlari menuju ke lantai bawah.


" VIOLA!!!" Teriak david panik lalu berlari menuju ke tempat viola berada.

__ADS_1


Salam Manis❤


Jangan lupa tinggalkan jejak berupa bentuk dukungan❤


__ADS_2