Beri Aku Kebahagiaan

Beri Aku Kebahagiaan
Tidak Adakah Rasa Cinta Sedikit Untuk Ku?


__ADS_3

“kenapa kalian semua terdiam??? Apa kalian kini tengah merasa takut??? Dimana sifat angkuh kalian???” Tanya Via menantang mereka.


“Cukup Via!!! Ayah sudah katakan, pulang lah kau tinggalkan kami di sini. Biar masalah ini di selesaikan di rumah” usir ayahnya lagi.


“Lagi-lagi ayah mengusir ku. Kalian benar-benar orang tua yang buruk!!!” tegas Via sambil tertawa mengelengkan kepala.


“VIA HENTIKAN UCAPAN MU!!!” Bentak ibunya yang sudah sangat merasa geram.


“ Kenapa aku harus berhenti ibu, biarkan hari ini aku yang berbicara. Biarkan aku melepaskan segala keluh kesah ku hari ini. Kalian cukup mendengarkannya saja ucapan ku tentang semenyedihkan apa hidup ku selama ini” balas Via santai.

__ADS_1


“ Ibu bilang hentikan ucapan mu!!!” bentak ibunya lagi.


“Maaf ibu kali ini aku tidak takut lagi. Jika ibu mau menyakitiku lagi, silahkan. Aku sudah biasa merasakan sakitnya tangan ibu. Itu sudah menjadi makanan ku setiap harinya. Dan ibu juga pasti mengetahuinya”


“sekali lagi kau berbicara ibu pasti akan benar-benar menyakiti mu!!!”


“VIA!!!” Teriak ibunya lalu berjalan menuju ke arah Via.


“PLAK!!!” benar saja ibunya benar- benar menampar Via di hadapan orang banyak.

__ADS_1


“Kamu benar-benar sudah keterlaluan. Apa kamu bilang tadi kamu sudah tidak takut lagi dengan tangan ibu ini….” Ucap ibu Hani sambil menarik rambut Via.


“Yaa!!! Aku sudah tidak takut lagi ibu. Lakukan lagi apa yang ibu mau aku sudah tidak peduli itu” balas Via sambil menghempaskan tangan ibunya dari rambut Via.


“Aku sudah tidak peduli lagi ibu. Untuk apa aku peduli dengan diri ku sendiri, jika orang tua ku saja sudah tidak peduli dengan diri ku. Bahkan di saat mereka melempari ku batu, kalian hanya menyaksikannya tanpa membela ku. Orang yang tadinya ku harap akan membela ku ternyata hanya menyaksikan ku di sakiti. Orang tua macam apa yang tega melihat putrinya kesakitan. AKU INI JUGA PUTRI MU IBU. Tidak adakah sedikit rasa cinta kalian untuk ku. Kemana ayah dan ibu ku yang dulu. Ayah dan ibu yang penuh kehangatan, penuh kasih dan cinta untuk putrinya. Kemana mereka, aku benar-benar merindukannya. Aku rindu belain meraka, rindu pelukan mereka, rindu kasih sayangnya. Ahhh aku benar-benar merindukan mereka. Aku merindukan kehidupan ku yang dulu. Dulu aku mengira, sebelum aku di kandung ibu sendiri yang menginginkan ku ada. Sebelum aku di lahirkan, ibu telah mengasihi ku di dalam kandungan. Sebelum aku keluar dari perut ibu, ibu bahkan rela mati untuk ku. Dan aku mengira itu semua merupakan keajaiban kasih sayang ibu untuk ku. Tapi apa yang ku peroleh setelah tumbuh dewasa, aku hanya memperoleh hinaan dan cacian dari ibu. Aku yang menginginkan lembutnya tangan ibu, ternyata hanya mendapatkan tangan kasar ibu. Hidup ku benar-benar menyedihkan” ucap Via sambil menangis menatap Ibunya. Sedangkan ibunya hanya terdiam mendengar ucapan Via, tidak ada sedikit kesedihan di matanya.


“ Ahhh, apakah dunia ini tidak bisa hadir biasa-biasa saja, tanpa cerita-cerita tak masuk akal yang sulit di percaya” ucap via pelan sambil menunduk dan menghela nafas panjang.


Salam Manis❤

__ADS_1


__ADS_2