Beri Aku Kebahagiaan

Beri Aku Kebahagiaan
Doa Via


__ADS_3

Melihat semua orang terdiam, Ayah Via menyuruh Via untuk meninggalkan lokasi tersebut.


“Sudahlah Via lebih baik kau pergi dari sini. Ayah sudah lelah dengan ucapan mu. Pergilah!!!” Usir ayah Via.


“Hahahaha, bahkan ayah ku sendiri mengusir ku. Dunia benar-benar tidak adil!!!” jawab Via kembali tertawa. Lalu Adam memberi kode kepada dua orang bodyguardnya untuk membawa Via pergi dari tempat tersebut.


“Heyyyy lepaskan!!! Aku belum berhenti bicara dengan manusia-manusia tidak punya hati seperti mereka” jawab Via berontak, namun kekuatan Via lebih kecil dari mereka sehingga bodyguard tersebut dengan mudah menghempaskan tubuh Via turun dari atas panggung. Namun sebelum kedua bodyguard tersebut membawa Via menjauh dari lokasi tersebut. Dinda kemudian menghentikan mereka.


“ Berhenti!!!” perintah Dinda lalu maju menuju kea rah Dinda yang ada di bawah panggung.

__ADS_1


“ Kakak tadi mengatakan apa? Kakak bilang aku wanita murah*n, yang benar saja. Bukankah kakak lebih murah*n dari ku, di saat kakak sudah mengetahui Adam akan bertunangan dengan diri ku. Kakak masih bersikeras membujuk Adam. Kakak memaksa Pria yang telah memiliki kekasih untuk menikahi kakak. Lebih murahan mana diri ku atau kakak?” balas Dinda tidak mau kalah.


Usai mengatakan perkataannya, Dinda lalu meninggalkan Via yang masih tersungkur di bawah panggung. Orang-orang yang mendengar perkataan Dinda, satu-persatu mulai menghina Via. Dan itu terdengar dengan jelas di telinga Via.


“Dasar wanita murahan, tidak punya harga diri. Bahkan pacar adiknya sendiri mau di rebut” Hina salah satu warga desa.


“ Yah benar, dasar gadis tidak punya rasa malu. Memaksa pria yang telah memiliki kekasih untuk menikahinya.” Ucap yang lainnya


Via hanya mampu berlindung di balik tangannya, Via tidak bisa melawan mereka. Via sadar diri Ia tidak akan mampu melawan. Via hanya bisa pasrah sambil menahan rasa sakit di tubuh dan hatinya. Dinda yang menyaksikan itu lagi-lagi tersenyum penuh kebahagiaan tanpa rasa bersalah sedikit pun.

__ADS_1


Via benar-benar tidak habis fikir, orang tuanya hanya menyaksikan Via di perlakukan seperti itu tanpa membelanya. Benar-benar sudah tidak ada yang bisa di harapkan Via. Orang yang di harapkan menolongnya hanya menyaksikan Via seperti itu. Tidak ada kah rasa kasihan di hati merasa sedikit pun untuk Via.Via sadar semakin ke sini, semakin Via menyadari menjadi dewasa itu harus berani menelan kepahitan berkali-kali.


Via yang sudah tidak dapat menahan rasa sakitnya di hina, mencoba menghentikan mereka.


“HENTIKAN!!! Sontak mereka menghentikan lemparan mereka ke Via. Setelah mereka semua berhenti melempar Via. Via kemudian bangkin berdiri di tengah kesakitan yang di rasakannya.


“Bahkan kalian yang tidak pernah ku usik hidupnya juga membenci ku hanya karena mendengar hasutan dari Dinda. Apa aku pernah berbuat salah dengan kalian? Tidakkah ada sedikit rasa kasihan di hati kalian. Apa salah ku dengan kalian??? Katakan??? Mengapa kalian terdiam??? Jawab aku agar aku bisa memperbaiki kesalahan ku!!!” Bentak Via di saat mereka semua terdiam, lalu kembali menatap kedua orang tuanya serta sepasang kekasih yang telah menghianatinya.


“Dan kalian orang-orang yang merasa hebat di atas sana. Saat ini kalian pasti sudah menganggap diri kalian menang. Tapi, ingat !!! percayalah. Allah menggenggam semua doa-doa umatnya. Lalu ia akan lepaskan satu persatu di saat yang tepat. Termasuk doa-doa ku selama ini. Hanya saja waktunya belum tepat saat ini sehingga ia belum melepas doa-doa ku selama ini. Dan doa ku saat ini, semoga kalian mendapat balasan dari apa yang kalian lakukan saat ini kepada diri ku. INGAT PERKATAAN KU!!!”

__ADS_1


Usai mengatakan kalimat tersebut, tiba-tiba langit mendung di sertai suara Guntur yang sangat keras. Mereka semua terkejut mendengar itu banyak di antara mereka yang merasa ketakutan atas doa Via yang baru saja ia dengar, sedangkan Via hanya tersenyum melihat ketakutan mereka.


Salam Manis❤


__ADS_2