BIANDRA

BIANDRA
10. Pemikiran yang sama


__ADS_3

setelah meeting selesai Aulian segera meninggalkan ruangan dan Bindra juga Ayu pamit ke Azka untuk pergi meninggalkan kantor karena dirasa sudah selesai segala urusan hari ini, dan lanjut lusa untuk pemotretan.


"Bi, Ay, besok kan tanggal merah kantor libur, rencana kalian mau pergi kemana biar gue anter, sekalian gue juga ikut liburan pening gue udahan dengan masalah kerjaan, pengen ngilangin penat" tanya Azka yang ingin ikut Biandra dan Ayu traveling dikota Semarang tersebut, sebenarnya Azka sudah puas menjajahi segala penjuru tempat dikota tersebut, karena memang Azka lahir dan dibesarkan dikota tersebut. tapi kali ini tujuannya ikut traveling bersama Biandra dan Ayu karena memang ingin menghilangkan penat kerja, Azka juga ingin mencoba mendekati Ayu. Ayu memang tipe cwe Azka, tomboy tapi ramah.


"kita pengen ke kudus si tadinya, ziarah ke makam Sunan Kudus dan Sunan Muria, gak terlalu jauh kan dari sini bang" ucap Biandra dan Azka nampak berfikir mengingat jarak tempuh


"enggak si Bi, kurang lebih sekitar dua jamanlah dari sini, kalau mau kesana ayok" jawaban Azka membuat Biandra dan Ayu nampak senang dan keduanya saling menganggukan kepala


"besok kita berangkat pagi aja ya, ba'da subuh, biar puas travelingnya, nanti gue ajak mampir mampir juga ditempat tempat sekitaran sana yang tentunya kalian bakal suka" ucap Azka dengan gaya pecicilannya dan Ayu juga Biandra pun menyetujuinya .


"okedeh sampai jumpa besok, kita pamit dulu ya bang" ucap Ayu, dan dipersilahkan oleh Azka.


seperginya Ayu dan Biandra, Azka langsung menuju ruangan Lian untuk menyampaian rencana acaranya besok bersama Ayu dan Biandra


tok tok ketukan pintu ruangan Aulian, dan setelah mendapat jawaban dari sang pemilik ruangan Azka baru masuk. Ya begitulah peraturan yang diberikan Aulian, dia tidak suka kalau ada karyawan yang nyelonong masuk, harus menunggu jawaban darinya baru karyawan bisa masuk. dan itu berlaku kesemua karyawan tanpa terkecuali


"bos" ucap Azka dengan gaya pecicilan dan ramahnya


"hemmm" jawab Aulian yang masih sibuk dengan pena dan berkas berkas didepannya


"besok kan tanggal merah, kantor libur kan bos, besok kita jalan yuk sama mereka, sekalian ngilangin penat yang sudah hampir sebulan kita gak jalan bos" ucap Azka yang duduk dikursi depan Aulian dengan posisi bersender di kepala kursi dan seketika membuat Aulian memberhentikan kegiatanya


"mereka" tanya Lian dengan memandangi wajah Azka yang tidak paham dengan maksud kata Azka "mereka" Azka langsung mengangguk dan mengatakan kalau mereka itu si Biandra juga Ayu.

__ADS_1


"kemana" tanya Lian yang melanjutkan kegiantannya


"ke makam Sunan Kudus dan Sunan Muria" jawab Azka dengan masih fokus memperhatikan gerak gerik bosnya


"udah lama juga si gue sebenernya gak ziarah ke makam wali" batin Lian yang sebenernya tertarik dengan ajakan Azka


"bagaimana bos, ikut gak" tanya Azka yang mendekatkan wajahnya ke Lian mencari jawaban dari Lian


"gue sibuk Az, loe aja yang pergi sama mereka" jawab Lian yang kaku dan gengsinya setinggi langit sama perempuan


"oke, kalau loe gak bisa ikut" ucap Azka pada Lian tapi dalam hatinya Azka bergumam "kaku amat jadi cowo, gengsinya ketinggian bos, awas aja loe gue pastikan loe nyesel karena gak mau ikut" batin Azka dengan senyum sinis kearah Lian..


"yaudah gue pamit dulu bos, mau lanjut kerja, Assalamualaikum" Lian hanya mengangguk dan menjawab salam Azka.


"sebenernya gue gak sibuk si, tapiiiiiii ah sudahlah" batin Lian yang kesal sendiri gak jelas karena sudah keburu menolak ajakan Azka


seperginya Biandra dan Ayu dari kantor TL Groub mereka berdua mampir ditempat makan, karena waktu menunjukan pas jam 12.00 WIB dan cacing cacing perut mereka berdua sudah mendemo minta asupan


"Bi, pk Lian itu orangnya kaku banget ya, dingin" ucap Ayu yang mulai membuka suara dan Biandra hanya menganggukan kepala sambil tersenyum.


"cowo kaku kek gitu apa punya pacar ya Bi, apa ada yang mau sama dia ya" ucap Ayu dengan membayangkan ekpresi wajah Lian yang selalu datar sambil menyangga dagunya dengan tangan kanannya


Biandra pun hanya tersenyum kekeh dan ikut mengingat ekprresi datar Lian

__ADS_1


"Ay tapi gue masih gak bisa lupain kejadian di taman purbakala, pas pak Lian manjat pohon karena takut kucing Whahahahah ekpresinya itu lo, sumpah ya lucu banget ekpresi dia" ucapan Biandra membuatnya ketawa lepas dan Ayu yang mendengarnya juga ikut ketawa


"hahaha iya Bi, bisa ya si bos CEO TL Groub yang ekpresinya selalu datar, kaku, dingin, bisa takut sama seekor kucing" tambah Ayu yang tidak habis fikir dengan Lian.


.


"tapi itulah Ay, manusia tidak ada yang sempurna, semua memiliki kekurangan dan kelebihanya masing - masing, semua orang taulah kelebihanya pk Lian, tapi tidak semua orang tau kekurangannya" tutur Biandra dan membuat Ayu menganggukan kepala


"oiya bi, jadi resmi nih gue jadi manager pribadi loe" tanya Ayu pada Biandra yang sedang mengaduk minumannya


"heeh" jawab Biandra sambil menganggukan kepala


"kalau bukan loe yang jadi manager gue siapa lagi Ay, pokoknya kita itu berjuang bareng sukses juga harus bareng bareng" jawab Biandra dengan semangat dan Ayu nampak bahagia sambil menganguk mendengar jawaban Biandra


"terus Bi, rencana loe apa dengan honor pertama kontrak kerja loe" kata Ayu yang sangat kepo, bukan kepo si sebenrnya tapi cerewet, Ayu yang selengekan memang suka ceplas ceplos dan to the poin kalau ngomong dan Nanya


"mau gue kasih ke Bunda untuk modal usaha Ay, loe tau sendiri bunda gue suka banget bikin kue, tapi karena modalnya gak ada jadi bunda jualan kue hanya kalau ada pesenan aja, mungkin kalau punya toko usaha bunda makin maju Ay" jawab Biandra sambil membayangkan dia bisa membahagiakan bundanya dengan memiliki toko kue, karena itu salah satu cita cita bundanya, yang ingin memiliki toko kue sendiri. dan selama ini Biandra juga menabung untuk membantu mewujudtin cita cita bundanya, tapi toko kue dengan alat alat yang yang super banyak membuat modalnya juga besar, hingga tabungan Biandra selama ini jauh dari kata cukup.


"terus Ay gaji pertama loe sendiri jadi manager gue mau buat apa" tanya Biandra balik


"sama Bi, mau gue kasih ke papa buat tambahan modal usaha papa. biar bengkelnya nambah besar" jawab Ayu yang memiliki pemikiran yang sama dengan Biandra, menjadikan gaji pertama kerja nya menjadi manager Biandra untuk tambahan modal usaha orangtuanya


"kita ini ya Ay, dari kecil selalu sama pemikiran kita, tapi ada si kadang yang beda, hingga membuat kita cekcok" ungkap Biandra dan dibalas anggukan dan ketawa oleh Ayu, karena memang benar begitu adanya

__ADS_1


__ADS_2