
malam puncak acara ulangtahuan perusahaan TL Group yang dinanti nanti akhirnya tiba. acara dilaksanakan di sebuah hotel yang tidak jauh dari kantor pusat TL Group. para tamu undangan yang datang dari jauh menginap langsung dihotel tersebut begitupun Biandra dan Ayu.
"pak, kok masih disini belum masuk" tanya Biandra yang melihat Lian masih duduk di sofa besar di depan kamarnya, Lian hanya diam dengan tatapan dingin dan kagum akan kecantikan Biandra malam ini, Biandra mengenakan gamis berwarna putih dengan jilbab berwarna moca dengan makeup tipis dan senyum riang yang selalu dipancarkan membuat Biandra benar benar nampak seperti bidadari dimata Lian.
Biandra yang melihat Lian hanya terdiam mulai heran "apa ada yang salah dengan pakaian gue ya" batin Biandra dengan melihat gamis yang dikenakannya.
"pak" ucap Biandra menyadarkan Lian "oh iya kenapa" jawab Lian
"kenapa masih disini" tanya Biandra lagi
"apa ada yang ingin disampaikan, kalau ada sampaikan saja pak, jangan kaku kaku gitu lah nanti stroke hehhehe" ucap Biandra yang merasa lucu dengan ekspresi Lian selalu kaku
"ayolah Lian ngomong, jangan kaku jangan gengsi loe butuh Bia Lian" batin Lian yang menguatkan dirinya sendiri, Biandra nampak bingung
"yasudah kalau tidak ada yang ingin disampaikan, saya duluan ya pak, sudah ditunggu Ayu di aula" ucap Biandra dan segera berdiri, Lian hanya mengangguk
"ya Allah Lian, Bia sudah didepan mata loe, apa sih susahnya ngomong" batin Lian yang kesal dengan dirinya sendiri lalu Lian segera berdiri dan menyusul Bia
"Bi tunggu" Bia pun berhenti dan menoleh ke arah Lian
"iya pak ada apa" tanya Bia
"terimakasih ya buat semuanya" ucap Lian gugup dan Biandra tersenyum "sama sama pak bos, saya juga terimakasih" balas Bia "yasudah saya duluan" ucap Lian dan membuat Biandra menggelengkan kepala sambil tersenyum heran melihat tingkah bosnya
__ADS_1
sebenernya Lian ingin meminta Biandra mendampinginya selama acara berlangsung, tapi lidahnya mendadak kaku lagi dan gengsinya naik lagi.
didalam aula hotel Lian terlihat sibuk menyapa para tamu undangan dan Biandra saat ini menjadi pusat sorotan banyak orang karena terlihat anggun, cantik seperti bidadari.
Biandra celingukan kesana kemari mencari keberadaan Ayu, ternyata Ayu duduk dimeja paling depan, Ayu melambaikan tangan dan Biandra langsung berjalan dengan anggun dengan senyum hasnya yang riang hingga membuat jantung Lian semakin berdebar kencang.
"Assalamualaikum" ucap Biandra yang menyapa model model brand ambassador TL groub yang duduk satu meja dengan Ayu, mereka saling ngobrol dan terlihat langsung akrab.
"eh sebentar ya saya ambil makanan dulu" ucap biandra dan berjalan menuju meja prasmanan, sesampainya diprasmanan ada seorang laki laki muda yang mendekati Biandra dengan mengajak kenalan, Biandra yang periang dan ramah tamah tak segan kalau ada yang mengajaknya berkenalan.
Lian yang dari kejauhan memperhatikan Biandra terlihat tidak senang dengan pemandangan yang dilihatnya, Azka yang peka'an melihat sorot mata Lian yang beda ke arah Biandra langsung menepuk pundak Lian.
"biar gue yang urus bos" bisik Azka dengan cengengesan dan gaya pecicilannya seperti ulet keket dan langsung berjalan ke arah Biandra.
"Bi disuruh cepet sama Ayu" ucap Azka "iya bang" jawab Biandra dan laki laki itu paham kalau Azka tidak suka dengannya, dan memilih pergi dari hadapan Azka. Lian yang melihat itu langsung lega dan fokus kembali menyapa para tamunya.
tapi lagi lagi ada aja ulet bulu yang mendekati Biandra, disaat Biandra berjalan menuju meja nya, dia dihadang oleh laki laki yang ingin mengajak nya kenalan, dan Lian yang mengetahui itu nampak kesal lagi.
"hah dasar ulet bulu gak bisa liyat cwe bening dikit apa ya" gumam Azka lalu mendekat ke arah Biandra dan lagi lagi laki laki itu berhasil disingkirkan oleh Azka.
hal itu terjadi berkali kali hingga membuat Azka capek sendiri dibuatnya.
"bos bos coba aja lo gandeng Biandra, gak bakal ada cowo yang berani ndeketin dia, dasar bongkahan es kutub utara, kaku dan dinginya gak ilang ilang" batin Azka dengan memijit pelipisnya lalu berjalan akan mendekati Lian.
__ADS_1
Lian yang sudah sangat kesal karena sikap tamu tamu nya banyak sekali yang mencoba mendekati Biandra, Lian langsung mendekat ke arah Biandra dan meminta nya untuk menemaninya naik keatas panggung, sontak hal itu membuat Azka yang sangat paham dengan karakter Lian menjadi kaget dan memberhentikan langkahnya.
"hah seorang CEO Azzam Aulian Putra, berani mengajak seorang perempuan berdiri disampingnya didepan banyak orang, Wow, peningkatan yang sangat bagus, cepat kilat bongkahan es kutub utara mulai mencair" gumam Azka sambil tersenyum dan hal itu juga membuat nyali para lali laki tadi ciut dan menyadari kenapa Azka selalu menghalangi tiap ada laki laki yang mencoba mendekati Biandra.
"pak kenapa saya diajak naik panggung si, malu lah" bisik Biandra "temani saya" jawab singkat Aulian dan membuat Biandra gugup karena malu.
"apasih maksudnya ni cowo kaku, gatau apa gue malu banget dilihatin banyak orang" batin Biandra.
diatas panggung Lian dan Biandra nampak seperti pasangan yang serasi, semua orang mengira mereka adalah sepasang kekasih dan banyak yang memuji keserasian mereka, cwe nya cantik kalem periang cwonya ganteng pendiam dan kaku. mereka berdua menjelma menjadi Bidadari semalam dan pangeran semalam.
acara malam itu bejalan lancar dan sukses sampai akhir. Lian juga merasa lega dan ada kesenangan sendiri karena sudah berani mengungkapkan mengajak Biandra untuk berdiri disampingnya.
"Bi, makasih ya udah menemani saya malam ini" ucap Lian, Biandra mengangguk dan tersenyum.
"yasudah pak saya pamit duluan mau istirahat, besok saya harus kembali ke Lampung ba'da subuh" ucap Biandra dengan sopan.
"kenapa pagi pagi sekali" tanya Lian "saya ada UTS jam 10.00 pk" jawab Biandra dan dibalas anggukan oleh Lian tanda paham "yasudah selamat istirahat, hati hati ya besok pulangnya" ucap Lian dan membuat Biandra menjadi bingung "kesambet setan apa ini bos kaku bisa halus juga ngomongnya" batin Biandra dan langsung bergegas keluar dari Aula bersama Ayu yang sudah menunggunya di depan pintu.
"bos" ucap Azka dari belakang dan menepuk pundak Lian, Lian menoleh kearah Azka
"Biandra cantik ya, gimana kalau gue pacarin" ucap Lian dengan posisi merangkul pundak Lian dan pandangan fokus kedepan melihat arah Biandra, Lian langsung memasang mengarahkan wajahnya ke wajah Azka dengan ekpresi seperti ingin menerkam mangsa.
"mau gue hajar lo" jawab singkat Lian "becanda bos becanda" jawab Azka sambil ketawa kekeh tapi merasa bahagia akhrinya sang bos yang dikenalnya kaku mulai mencair.
__ADS_1