BIANDRA

BIANDRA
18. SKILL BIANDRA


__ADS_3

Keesokan harinya suasana kantor nampak sibuk tepat pukul 12.00 siang nanti flash sale di kantor akan dibuka dan ditutup pada pukul 13.00 WIB dan akan dilanjut bagi bagi Give away dan malamnya puncak acara syukuran.


sekarang masihcpukul 11.00 WIB Biandra dan Ayu sedang berada dikantor TL Groub dan baru saja selesai meeting untuk acara nanti malam. selesainya meeting sebenernya Biandra dan Ayu ingin kembali kehotel tapi ditahan oleh Azka, mereka diajak untuk melihat acara flash sale produk perusahaan dibalik layar. tentu saja suatu penghormatan bagi Biandra dan Ayu.


saat ini mereka bertiga berada di ruangan Lian untuk bisa langsung melihat dilayar monitor bersama sang punya ruangan.


"boz, sehat" ucap Azka pada Lian yang diam tersender dimeja sambil memegang gelas minum menghadap layar monitor, Lian mengangguk menjawab pertanyaan Azka


"ada kalian" ucap Lian yang melihat ada Biandra dan Ayu, dibalas anggukan oleh Biandra dan Ayu


"silahkan duduk" perintah Lian dan Lian pun juga ikut duduk disofa.


tibalah yang dinanti nanti yaitu tepat pukul 12.00 WIB flash sale dimulai dengan stok produk yang sudah disediakan


" satu dua tiga" ucap Azka dan flash sale pun terbuka. lima menit kemudian ada kejadian yang membuat Azka dan Lian terkejut, benar benar diluar dugaan.


persediaan barang untuk flash sale hanya 50 item per produk. tapi ini baru lima menit sudah 1500 an item per produk yang terjual, itu artinya sistem kebobolan.


"bos bos" ucap Azka nunjuk layar monitor yang memperlihatkan tabel angka penjualan barang flash sale naik drastis. Lian langsung berlari keruang IT diikuti Azka Biandra dan Ayu


"kenapa bisa terjadi seperti ini" tanya Lian pada kepala IT, kepala IT hanya terdiam karena tidak tau, Lian pun langsung mengambil alih komputer, tapi sistem tidak bisa dikendalikan dan barang yang terjual semakin melonjak tinggi, 20 menit sudah waktu berjalan dan hampir satu juta item per produk terjual dengan harga yang sangat murah dan Azka yang melihat itu nampak frustasi, Lian masih dengan jari jemarinya mengetik keybord dan Biandra yang paham dengan kondisi itu langsung mengeluarkan segala macam skill nya.

__ADS_1


"pak Maaf bolehkah saya membantu bapak" Lian awalnya ragu namun Biandra meyakinkan akhirnya Lian mengangguk


"dan tolong bapak minggir dulu biar saya kerjakan" ucap Biandra dan Lian minggir dari hadapan layar monitor, dengan tangan lentiknya Biandra memainkan keybord dan hal itu membuat Lian terheran heran dan hanya butuh waktu lima menit Biandra berhasil mengendalikan sistem dan seketika penjualan berhenti barangpun langsung tertulis terjual habis.


baru saja mereka semua bernafas lega dan tersenyum table penjualan berjalan kembali dan membuat semua orang disana panik lagi


"gimana bisa, sistem kebobolan" bruakkk ucap Lian dengan kesal penuh emosi sambil memukul meja. dan membuat semua orang yang melihatnya langsung ketakutan, otak Lian bener bener ingin pecah rasanya, mengingat orangtuanya masih terbaring koma dirumah sakit dan ini sistem perusahaan kebobolan, dampaknya akan membuat perusahaan rugi banyak.


"pak tenang dulu ya, biar saya lanjutkan lagi" ucap Biandra dan Lian kembali diam dan memperhatikan wajah Biandra. Biandra nampak serius dan aura kecerdasannya keluar, membuat Lian nambah kagum.


setelah mendapat anggukan dari Lian jari jari Lentik Biandra pun kembali beradu diatas keybord, Lian yang tadinya penuh emosi kini sudah mereda karena melihat skill Biandra


"wow gue gak nyangka skill Biandra oke juga" batin Lian yang memperhatikan jari jari lentik Biandra bermain di atas keybord


"makasih Bi" ucap Lian dan dijawab anggukan oleh Biandra


"yang lain tetap kerja sesuai rencana ya, dan kamu harus lebih hati hati kejadian ini jangan sampai terulang kembali" ucap Lian pada semua karyawan dan kepala IT. kepala IT itu hanya mengangguk karena ketakutan akan kecerobohannya.


"kita keruangan saya" ajak Lian pada Azka Biandra dan Ayu, mereka bertiga pun langsung mengekor dibelakang Lian.


sesampainya diruangan mereka berempat duduk disofa dan membahas masalah yang terjadi tadi

__ADS_1


"Bi, sebenarnya ini masalah intern perusahaan, tapi berhubung kamu tadi sudah membantu menyelamatkan perusahaan Ini, maka saya ingin kmu membantu saya menangani masalah ini sampai tuntas" ucap Lian dengan tatapan serius dan dianggukan kepala Biandra


"wow sepertinya bongkahan es kutub utara sudah mulai mencair nih" batin Azka sambil tersenyum dengan memperhatikan Lian yang terlihat jelas sedang jatuh hati dengan Biandra


"pak, melihat barang yang sudah ribuan terjual di flash sale dan melihat komentar costumer yang banyak positifnya, sepertinya jalan satu satunya menyetabilkan keuangan dengan menaikan harga dari harga normal, karena customer kita sekarang sudah percaya dengan kualitas yang kita suguhkan" ucap Biandra memberi usul dan hal itu disetujui oleh Lian. dan benar dua jaman berlangsung dari harga dinaikan produk terjual habis dan pendapatan perusahaan yang tadinya sudah anjlok dan berniat agar bisa stabil sekarang malah jadi untung berlipat lipat. hal itu tidak hanya membuat Lian senang tapi juga semua karyawan disana merasa senang dan aman. tadinya mereka sangat hawatir dan ketakuan dengan adanya kejadian tadi akan ada pemecatan karena keuangan perusahaan yang anjlok


"gue akui Skil Biandra bukan skil sembarangan" batin Lian dengan memandangi wajah Biandra yang nampak selalu riang.


"ini buat kalian berdua" ucap Lian menyodorkan sebuah tiket liburan ke labuhan bajo untuk dua orang


"apa ini pak" tanya Biandra meraih tiket itu


"anggap saja itu hadiah buat kalian berdua karena sudah menolong perusahaan saya" jawab Lian.


"pak tapi kan yang melakukan itu hanya Biandra, kenapa saya juga kecripatan hadiahnya pak, saya dari tadi gak ngapa ngapain lo pak" ungkap Ayu yang heran karena juga mendapat hadiah padahal dia gak ngapa ngapain


"kamu managernya Biandra kan" Ayu menganguk "yaudah" jawab Lian


"gue gak sekalian dikasih bos kan gue asiten loe yang paling setia" tanya Azka "gak" jawab Lian sambil menggelengkan kepala


"nasib nasib bertahun tahun mengabdi di TL Groub belum pernah dapet tiket ke labuhan bajo. giliran yang baru sebulan bergabung langsung dapet tiket gratis kelabuhan bajo" ucap Azka sambil menggaruk kepalanya dan becanda. dia paham dengan karakter Lian, kalau ada orang yang baik dengannya orang mau menolongnya maka dia akan membalasnya juga.

__ADS_1


bantu like dan komen ya lur, bair author semangat semangat dan semangat nulisnya heheheh


__ADS_2